PERAN SAMSUNG DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS GURU MENGGUNAKAN MEDIA ITC PADA MAPEL BIOLOGI

0
503

Oleh: Dra. Eka Wahyuningsih, M.Si.
Bendahara  IGI NTB

Dunia pendidikan dewasa ini mengalami kemajuan yang sangat pesat karena mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilandasi dengan peningkatan iman dan taqwa. Kemajuan ini bertitik tolak dari pemakaian High Technology (teknologi tinggi) berupa pemakaian perangkat ICT (Information and Comunication of Technology/Teknologi dan Informasi Komunikasi).

Pembaharuan  pendidikan dan pengajaran mengalami penyempurnaan baik dari segi kurikulum, metode maupun media pengajaran yang bertujuan membentuk anak didik berkualitas, kreatif dan dapat mengikuti perkembangan ICT. Oleh sebab itu, untuk membantu siswa dan guru agar lebih memahami konsep-konsep Biologi dalam kehidupan sehari-hari sesuai mapel yang diajarkan penulis, tentu harus dibuat visualisasi materi melalui media pembelajaran yang berbasis ICT. Dengan penggunaan perangkat ICT ini diharapkan dapat membantu memantapkan konsep Biologi pada siswa dalam kegiatan belajar mengajar, atau pun sebagai alat bantu pembelajaran siswa di rumah setelah suatu topik diajarkan oleh guru di sekolah.

Penggunaan media  berbasis ICT dalam proses belajar-mengajar merupakan salah satu alternatif guru untuk menyeragamkan media pengajaran sehingga merangsang siswa dalam berpikir, perhatian, perasaan dan minat siswa untuk memungkinkan terjadinya proses belajar-mengajar yang timbal balik antara guru dan siswa. Secara umum peran media pembelajaran antara lain :

  1. Memperjelas penyajian materi agar tidak hanya bersifat verbal (dalam bentuk kata-kata tertulis atau tulisan) 
  2. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indera, karena menurut para ahli kemampuan daya serap manusia dalam memahami masalah dengan panca indera meliputi :   1) Telinga (pendengaran) 13 %, 2) Mata (penglihatan) 75 %, 3) Hidung (penciuman)  3  %, 4) Kulit 6  %, 5) Lidah (rasa)  3  % 
  3.  Penggunaan media secara tepat dan bervariasi dapat  mengatasi sifat pasif  anak didik 
  4. Menghindari kesalahpahaman terhadap suatu objek dan konsep 
  5. Menghubungkan yang nyata dengan yang tidak nyata.

Namun kenyataannya pada saat ini sebagian besar media ICT  masih ditemukan kelemahan-kelemahan antara lain : tayangan terlalu cepat, mata cepat lelah, gambar kurang tajam, waktu yang sedikit. Kelemahan ini dapat diperbaiki dengan pengaturan waktu penanyangan dan pengggunaan penampilan gambar yang lebih baik.

Berdasarkan uraian di atas maka IGI sebagai  salah satu organisai Guru di Indonesia bertanggung jawab dalam meeningkatkan kemajuan pendidikan, mutu, dan profesionalisme guru dengan cara bekerja sama dengan berbagai fihak, hal ini sesuai dengan misi yang diemban IGI. Dengan demikian, Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia telah menentukan peta kebijakan pada 12 provinsi di Indonesia untuk menyelenggarakan Training of Trainer (TOT) secara mandiri dalam rangka menghasilkan instrument calon trainer yang berkualitas dan dapat didayagunakan untuk menggerakan revolusi perubahan guru di tanah air. Ikatan Guru Indonesia Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat diberikan kesempatan dan kepercayaan melaksanakan kegiatan Training of Trainer (TOT).  Kegiatan ini mulai tanggal 17 s.d. 18  Desember 2016 bertempat di SMK Negeri 3 Mataram, Jalan Pendidikan 47 Mataram.

Tujuan kegiatan TOT dengan tema Literasi Produktif Nasional ke-2 adalah meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan para pendidik dalam penguasaan IT sebagai media pembelajaran yang efektif, efisiensi dan menyenangkan bagi pendidik maupun peserta didik sehubungan dengan perkembangan zaman. Ruang lingkup atau materi kegiatan TOT tingkat nasional adalah Materi Optimalisasi Penggunaan Tablet  A8 Samsung,  Sagusanov (Animasi Drawing dan Buku Digital), membuat media pembelajaran  menarik dan menyenangkan, dan  Menemu Baling menulis dengan menggunakan mulut dan membaca menggunakan telinga.

Kehadiran tablet Samsung A8 dengan system MENEMU BALING di bawah kendali trainer yang hebat seperti Ahmad Dahli,  Ririn dkk dari Samsung, bapak Yul dari IGI Kalteng, dan bapak  Gusti Surian menjawab segala permasalahan dan kelemahan media ICT yang  digunakan selama ini. Pendidik atau guru alumni TOT IGI Wilayah Nusa Tenggara Barat diharapkan mampu membuat media ICT yang berkualitas dengan tujuan untuk meningkatkan  minat siswa dalam mempelajari Biologi maupun ilmu-ilmu lainnya yang terasa susah dipahami.

Akhir kata,  semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.

Mataram, 9 Januari 2017

 

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here