WALIKOTA BANJAR BARU: #GURU CANGGIH BERKARAKTER

( Sesi Menemu Baling, menulis dengan mulut membaca dengan telinga, dalam perjalanan Banjarbaru-Amuntai)

0
676
( Sesi Menemu Baling, menulis dengan mulut membaca dengan telinga, dalam perjalanan Banjarbaru-Amuntai)
GURU CANGGIH BERKARAKTER

Ada yang mengejutkan saya  ketika tiba-tiba di sebelah saya duduk seorang berseragam IGI dan dari gesturnya terlihat orang itu sangat percaya diri. Sosok berkaca mata ini terlihat sangat bersahaja tetapi memiliki muka bersih seorang yang terpelajar dan rajin beribadah. Saya sempat menduga dia adalah pengurus IGI kota Banjarbaru yang baru sehingga sama sekali tidak mengenal saya. Namun semuanya menjadi jelas ketika  tak lama kemudian Pak Gusti Surian, Bendahara Umum IGI, mendekati kami  dan  memperkenalkan sosok tersebut yang ternyata adalah wali kota Banjarbaru. Namanya  adalah  Najmi Adani, S.Sos. M.A.P.

Amazing! Seru saya dalam hati. Ini sungguh luar biasa, karena baru kali ini saya menghadiri sebuah pelantikan IGI di suatu daerah dan kepala daerahnya ternyata memakai seragam  IGI. Bagi saya ini tentu saja menjadi moment yang menarik, apalagi karena kebetulan kita duduk bersebelahan. Maka sejenak saya ajak  walikota yang aanagt peduli dengan pendidikan (dan IGI) ini untuk berfoto selfie bersama.  Segera hasilnya saya kirim ke seluruh Indonesia melalui grup grup WhatsApp yang ada di IGI pusat, wilayah, dan daerah. Saya ingin sekali memuji dan  mengapresiasi kerja keras pengurus IGI  kota Banjarbaru yang berhasil meyakinkan seorang kepala daerah tentang potensi besar IGI dalam peningkatan kompetensi guru dan percepatan  perbaikan kualitas pendidikan di Banjarbaru.

Dalam sambutan pembukaan kegiatan Semiloka “Active Learning dalam Bingkai Kurikulum 2013” pada hari Sabtu,  19 November 2016 tersebut walikota mengatakan bahwa sebanyak 3000 guru banjarbaru telah, sedang, dan akan dididik dan dilatih  tentang  bagaimana mereka akan menjadi para guru yang berkarakter.  Guru- guru ini akan mengimplementasikan ilmu yang sudah didapat  di dalam Diklat Guru Berkarakter ke dalam kelas-kelas mereka. Pemerintah kota banjarbaru sudah merancang kurikulum untuk implementasi penguatan karakter tersebut. Caranya dengan memanfaatkan 30 menit pertama sebelum pembelajaran dimulai. Hari Senin, Selasa, dan  Rabu materi yang diberikan untuk siswa sebelum pembelajaran di mulai adalah tentang  keagamaan. Ini  karena diyakini bahwa landasan agama yang kuat akan membentuk karakter anak yang kuat pula pada  para siswa. Sedangkan pada  hari Kamis dan Jum’at materi 30 menit awal sebelum pembelajaran adalah tentang nilai-nilai luhur dan  budi pekerti. Selain agama, peran local wisdom dan moral value warisan leluhur yang sejalan dengan ajaran agama perlu dilestarikan untuk melengkapi penguatan karakter. Dan pada hari Sabtu, sebagai penyempurna,  materi nasionalisme harus juga diberikan kepada siswa sebelum pembelajaran di mulai. Harapannya akan tumbuh jiwa patriotisme yang mengakar pada jiwa para siswa Banjarbaru.

Ada yang menarik dari paparan Pak Wali di hadapan sekitar 200 orang guru dari kota banjarbaru dan sekitarnya yang bertempat di balaikota banjarbaru. Pak wali mengatakan   sebelumnya beliau sudah mencanangkan sebuah tagline untuk pendidikan di   Banjarbaru yaitu #guru berkarakter. Namun setelah para pengurus IGI kota Banjarbaru beraudiensi  dengan walikota akhirnya tagline itu berubah menjadi #guru canggih berkarakter. Pak Wali melakukannya karena apa yang ditawarkan oleh IGI Banjarbaru adalah penyempurna dari rancangan yang sudah ada. IGI menawarkan kegiatan-kegiatan tentang bagaimana mengupgrade kemampuan IT  para guru.  Mereka diharapkan bisa  menjadi guru-guru pembaharu  yang canggih dan  berkarakter.  Yaitu guru menguasai teknologi informasi untuk mendukung peningkatan kualitas diri sekaligus menciptakan pembelajaran-pembelajaran yang menarik di dalam kelas dengan berbagai variasi dan modernitas.  Pada saat yang sama mereka juga harus menanamkan karakter dan nilai-nilai moral  agar menghasilkan generasi ke depan  yang lebih bermutu tinggi dan berbudi.

 

Salam Pergerakan Pendidikan!

Sekjen IGI

 

MAMPUONO

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here