IGI AKAN TERBANGKAN PELATIHNYA KE SINGAPURA,  AUSTRALIA, KOREA DAN ARAB SAUDI

0
1203

Ikatan Guru Indonesia akan meningkatkan kemampuan guru Indonesia dalam 3 jalur yaitu :

1. Jalur Organisasi

2. Penanganan Khusus

3. Jalur Individu

Ketika jalur ini akan berjalan secara bersamaan dan bersinergi.

Pada jalur organisasi, Pengurus Daerah akan menjadi pelaksana, kini pengurus daerah harus menggunakan jalur IGMP untuk menyelenggarakan kegiatan IGI. Berdasarkan Surat Edaran Nomor : 021.1/0180/2017 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN KEGIATAN DALAM KALENDER NASIONAL PENINGKATAN MUTU GURU (KNPMG) IGI TAHUN 2017, kegiatan yang mendapat support dari pengurus pusat hanyalah kegiatan IGI Daerah yang dilaksanakan oleh IGMP apapun IGMPnya. Kegiatan ini sudah terjadwal dalam Kalender Nasional Peningkatan Mutu Guru tahun 2017 namun pengurus daerah diharapkan dapat lebih agresif dan tidak menyelenggarakan kegiatan hanya tergantung KNPMG 2017.

Jalur kedua adalah penanganan khusus, jalur ini adalah hal-hal khusus yang dilaksanakan pengurus pusat karena pertimbangan khusus dan keharusan serta bersifat nasional dan menyangkut pengembangan IGI atau target khusus IGI.

Ketiga, Jalur Individu, jalur indvidu adalah jalur khusus yang diberikan kepada pelatih nasional IGI. Pelatih Nasional IGI ini adalah alumni TOT dan TOC yang telah dilatih khusus untuk melatih guru-guru Indonesia pada berbagai kanal pelatihan IGI. Sehebat apapun guru yang berniat jadi pelatih IGI, tidak akan diberikan kesempatan menjadi pelatih IGI jika tidak pernah dinyatakan lulus TOT atau TOC IGI-Samsung. 

Para pelatih nasional IGI ini diberikan hak untuk melatih guru dimanapun, kapanpun dan berapapun jumlahnya. 

Jalur ketiga inilah yang akan mendapatkan kesempatan terbang ke Singapura, Australia, Korea dan Arab Saudi. 

Bagaimana mendapatkan kesempatan terbang ke Singapura, Australia, Korea dan Arab Saudi?

Para pelatih ini diminta bergerak sendiri, melatih guru-guru dimanapun tempatnya, kapanpun waktu dan berapapun pesertanya. Kegiatan para pelatih ini mungkin saja tidak diketahui oleh pengurus daerah setempat karena mereka bisa saja melatih hanya satu guru saja, bisa pula puluhan guru dan juga bisa ratusan guru. Hanya saja, dalam setiap memberikan pelatihan, mereka semuanya diwajibkan menggunakan baju IGI berapapun jumlah yang dilatihnya disertai spanduk berlogo IGI dan Logo Samsung yang pelatih harus siapkan, dibentangkan dan difoto dimana pun mereka melatih. Satu spanduk seumur hidup juga boleh, jika bisa, dibuatkan kolom tempat dan tanggalnya yang bisa ditulis dan dihapus. 

Mereka para pelatih ini, tidak dibiayai oleh Pengurus Pusat ataupun Samsung karena mereka akan mendapatkan manfaat dari kegiatannya melatih banyak guru. Guru yang dilatihpun harus dipastikan mampu menggunakan Samsung Tab A8 dengan sempurna dan menguasai kanal-kanal pelatihan IGI. 

Para pelatih juga diminta untuk selalu membawa Formulir pendaftaran Offline keanggotaan IGI untuk selanjutnya diserahkan ke sekertaris IGI setempat jika sudah ada.

Sebanyak 4 pelatih nasional yang jumlah guru dilatihnya paling banyak akan mendapatkan kesempatan terbang ke Singapura bagi peringkat 4, Australia bagi peringkat 3, Korea bagi peringkat 2 dan Arab Saudi untuk peringkat pertama. Namun pelatihan yang dihitung adalah pelatihan dengan menggunakan Samsung Tab A8 S-Pen.

Untuk itu setiap pelatih yang memberikan pelatihan dengan menggunakan Tablet Samsung A8 diminta mengisi laporan pelaksanaan pelatihan di http://gg.gg/pelatih_igi17 . Periode pelatihan terhitung mulai 1 Januari 2017 hingga 1 November 2017 tetapi kegiatan dianggap kadaluarsa jika dalam 20 hari tidak dilaporkan. 

Makassar, 16 Januari 2017
Muhammad Ramli Rahim

Ketua Umum Pengurus Pusat IGI.

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here