Seputar TOC IGI Jateng: GURU HEBAT BERSAMA IGI

0
476
 Oleh: R.Antono,S.Pd.,M.Pd.I NTA.201603260000038
“Training of Coach” Literasi dari IGI sangat membantu diri saya dalam mencapai keberhasilan untuk dapat menjadi guru yang lebih hebat.”
Pada mulanya sebelum saya datang mengikuti Training of Coach (TOC) Literasi yang diadakan oleh IGI saya merasa sebagai salah satu guru yang mungkin bisa dikatakan kurang pengetahuan dan pengalaman dalam literasi produktif berbasis IT. Namun dengan arahan dan bimbingan dari para trainer dari IGI yang sudah berpengalaman, maka alhamdulillah, akhirnya saya sekarang telah mampu memanfaatkan dan meningkatkan literasi produktif berbasis IT, dalam menunjang kemampuan dan pengembangan kreativitas yang saya miliki secara lebih efektif dan efesien. Sebagai contoh penggunaan metode “Menemu Baling”, menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga, sebagai kanal unggulan IGI, yang diciptakan oleh Mampuono (Sekjen IGI) benar-benar sangat bermanfaat dalam keinginan diri saya mengembangkan bakat menulis yang saya miliki selama ini.
Dengan metode “Menemu Baling” ini membawa saya lebih cepat dalam menulis yang cukup saya lakukan dengan mulut dan lebih mudah dalam mengoreksi kata-kata atau kalimat-kalimat yang kurang tepat ataupun efektif dalam tulisan tersebut, melalui metode membaca dengan telinga. Karena itu saya berharap semoga semua rekan-rekan guru tanpa pernah mengenal putus asa untuk terus giat meningkatkan kualitas dan kemampuan profesionalisme diri kita masing-masing, demi pencapaian peningkatan kreativitas serta kualitas pembelajaran kita sehingga menghasilkan karya karya yang hebat, dan menghantarkan anak-anak didik bangsa yang lebih hebat pula di masa yang akan datang.
Selamat dan terima kasih untuk para trainer TOC Literasi IGI Jawa Tengah atas semua ilmu dan berbagai pengalaman serta keahlian yang di berikan, juga pendampingan terhadap diri kami selama kegiatan TOC Literasi tersebut.
Mudah-mudahan para trainer akan tercatat sebagai orang-orang yang berjuang dijalan Allah SWT. Dan semoga pula IGI dapat segera terwujud menjadi “Organisasi Profesi” bagi Seluruh Guru Indonesia. Amin ya Rabb.
(* Penulis adalah Guru IPA MTs Negeri 1 Pekalongan)

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here