Saturday, July 25, 2026
spot_img
Home Berita Ditantang Kuasai AI dan Literasi, IGI Lampung Rumuskan Peta Jalan Pendidikan Lampung...

Ditantang Kuasai AI dan Literasi, IGI Lampung Rumuskan Peta Jalan Pendidikan Lampung di Rakerwil 2026

0
24

BANDAR LAMPUNG, IGI.OR.ID– Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Lampung sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) I yang dirangkaikan dengan Seminar Pendidikan berskala provinsi. Berlangsung pada 17 hingga 19 Juli 2026 di Ruang Abung, Balai Keratun, Pemerintah Provinsi Lampung, perhelatan ini menjadi momentum strategis bagi konsolidasi organisasi sekaligus penajaman kompetensi pendidik menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Puncak acara yang berlangsung pada Sabtu (18/7) ditandai dengan prosesi pelantikan Pengurus Wilayah IGI Provinsi Lampung masa bakti 2026-2031. Pengukuhan ini disaksikan langsung oleh Dewan Pakar, Dewan Pembina, Dewan Kehormatan IGI, termasuk Ketua Umum PP IGI, Kepala BPMP Lampung, Kepala BGTK Provinsi Lampung, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung yang sekaligus membuka acara secara resmi.

Membuka perhelatan, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung melontarkan empat tantangan tajam bagi pendidik untuk mengejar ketertinggalan. Pertama, sesuai arahan kementerian, guru wajib mengalokasikan satu hari per minggu khusus untuk belajar mengembangkan diri. Kedua, guru dituntut aktif berliterasi agar mampu menjadi teladan (role model) bagi siswa. Ketiga, demi pemerataan mutu, dinas mendorong optimalisasi SMA Terbuka dan “Sekolah Cangkok”, di mana guru ditugaskan menimba ilmu ke sekolah-sekolah unggulan. Keempat, ia menegaskan bahwa peningkatan kompetensi dan kolaborasi antar-guru adalah kunci mutlak lahirnya sekolah unggul.

Mengusung tema besar “Bersinergi, Berdaya, Berinovasi, dan Berjejaring Global”, Rakerwil ini mengemban sejumlah mandat krusial. Kepengurusan yang baru dilantik tidak sekadar menerima estafet kepemimpinan, melainkan dituntut untuk menyusun program kerja jangka pendek dan panjang yang selaras dengan visi pendidikan nasional. Melalui serangkaian Sidang Pleno yang intensif sejak Jumat hingga Sabtu (Pleno I hingga VI), IGI Lampung merumuskan solusi atas berbagai problematika pendidikan terkini, merancang program pelatihan guru berbasis digital, serta memperkuat jejaring kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun lembaga profesi lainnya.

“Tujuan utamanya adalah menumbuhkan hubungan yang lebih erat antar-pendidik di Provinsi Lampung, guna memperkuat kapasitas, profesionalisme, dan kualitas pembelajaran,” demikian amanat yang tertuang dalam arah perjuangan organisasi hasil Rakerwil tersebut.

Pemanfaatan Data dan Teknologi Abad 21

Guna mengimbangi kuatnya konsolidasi internal, IGI Lampung juga membekali wawasan para delegasi dan peserta melalui Seminar Pendidikan yang membedah dua diskursus utama pembentuk masa depan pendidikan.

Pada sesi pertama, Kepala BPMP Provinsi Lampung, Inu Kertapati, S.E., M.E., membedah potret mutu Pendidikan daerah dengan menjadikan Rapor Pendidikan sebagai instrument navigasi utama evaluasi sekolah.

Sementara itu, pada sesi kedua, wawasan peserta dibawa menembus batas teknologi masa depan. Dewan Pakar IGI sekaligus Akademisi Universitas Lampung, Prof. Dr. Abdurrahman, M.Si., mengupas tuntas urgensi Augmentasi AI (Artificial Intelligence) dan Deep Learning. Teknologi cerdas ini didorong untuk tidak lagi dihindari, melainkan diadopsi sebagai instrumen vital dalam transformasi dan inovasi pembelajaran di ruang kelas.

Melalui perpaduan penguatan struktural dan pengayaan intelektual ini, IGI Provinsi Lampung optimis dapat terus melahirkan para pemimpin pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global demi kemajuan pendidikan di Bumi Ruwa Jurai.