INOVASI HEBAT BERSAMA TOC IGI SULBAR

0
566

Marni Achmad
IGI Polewali Mandar Sulawesi Barat

Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Sulawesi Barat Menggelar Training Of coach (TOC) Dengan tema “Menyiapkan Pelatih Handal Untuk Mendukung Gerakan LITERASI PRODUKTIF ICT Guru-guru Sulawesi Barat”. Kegiatan Training di ikuti oleh para anggota IGI SeSulawesi Barat dimana terdiri dari 6 Kabupaten, yaitu kabupaten Polewali Mandar, Kabupaten Mamasa, Kabupaten Majene, kabupaten Mamuju, Kabupaten Mamuju Tengah dan Kabupaten Mamuju Utara. Kegiatan ini di ikuti dengan antusias dari 28 peserta perwakilan masing-masing anggota IGI dari kabupaten tersebut. Kegitan TOC IGI Sulbar di pandu oleh Elyas, S.Pd., M.Eng selaku Trainer Animasi Drawing IGI dan Juga Mirawati Pasolong, S.Pd, M.Pd Selaku pemateri Satu Guru Satu Buku,dimana beliau adalah Alumnus TOT Nasional Surabaya Kanal Satu Guru Satu Buku.Kegiatan TOC IGI Sulawesi barat di laksanakan selama dua hari yaitu dari tanggal 14 sampai dengan 15 Desember 2016 bertempat di Ruang Meeting Lantai III Kantor Gubernur Sulawesi Barat Kec.Simboro.

Pukul 08.40 Acara pembukaan TOC di buka secara resmi, acara pembukaan tersebut dihadiri oleh pihak Dinas Pendidikan yang di wakili oleh Kepala Badan Pengembangan Tekhnologi Pendidikan Sulawesi Barat, dan juga dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat sebagai Komisi yang membidangi masalah pendidikan. Kedua petinggi dari masing-masing instansi tersebut memberikan apresiasi yang tinggi kepada Ikatan Guru Sulawesi Barat dengan mengadakan kegiatan itu, dimana basicnya bertumpu pada pengembangan kompetensi para guru, Angin segar sempat terlontar dari mulut bapak ketua komisi IV DPRD terkait masalah anggaran, beliau berharap diwaktu yang akan datang mereka mampu menyisihkan sedikit anggaran dari Instansi mereka demi mendukung kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh IGI Prov.Sulawesi Barat, beliau juga berpesan agar all Team IGI mampu melakukan gebrakan spektakuler bukan hanya di kalangan guru-guru perkotaan namun juga mampu meyelinap sampai ke kalangan guru-guru pedalaman.

Bapak Elyas, S.Pd,M.Eng membawakan materi pertama bertajuk Animasi Drawing, Materi di sampaikan dengan sangat ringan di tengah-tengah peserta TOC, Pembawaan yang santai dan humoris tapi penyampaian mengandung arti yang luar biasa membuat suasana training terasa sangat menyenangkan. Sebuah alat canggih di tangannya yaitu Tab. Samsung A8 sering kali menjadi objek pujaan untuk segera di miliki oleh para guru-guru dalam memaksimalkan pengembangan Tekhnologi dalam dunia pembelajaran dan pendidikan. Fitur-fitur yang lengkap seolah selalu menjadi Janji pasti untuk mewujudkan sistem transfer ilmu yang efisien dari guru ke siswa-siswinya.

Bukanlah menjadi sesuatu yang mustahil harapan dari IGI provinsi Sulawesi barat dalam langkah mempercepat Gerakan Literasi IT di jajaran para gurunya, hal ini di buktikan dengan antusisnya para peserta mengikuti training yang secara pasti datang degan satu tekad menyiram dahaga-dahaga mereka yang haus akan ilmu pengetahuan terupdate, dan terang saja kegiatan ini tak bisa diragukan, peserta dan pelatih adalah mereka pejuang Mandiri, tak ada Surat Perintah penugasan dari atasan-atasan mereka dan juga lembaran-lembaran Surat Perjalanan Dinas. Ini sah semata-mata untuk niat bersama satu dalam tekad meningkatkan kapasitas sebagai abdi negara yang profesional. Materi pembuatan Video scribe dan pembuatan Aplikasi berbasis android bukanlah suatu yang mudah untuk segera di transfer dari trainer, dalam hal ini bapak Elyas, S.Pd, M.Eng kepada para peserta Training, dimana para perserta mereka berasal dari berbagai latar belakang mata pelajaran yang sama sekali tak ada kainnya dengan IT, guru-guru pemula yang baru saja mendengar bahasa-bahasa pemprograman tentu saja butuh perhatian khusus untuk memahami materi training dengan cepat. Trainer VS peserta training yaitu 1 : 28, akan menjadi suatu yang sulit ketika masing masing peserta mengharap perhatian maksimal dari seorang trainer, namun hal yang pasti dalam suasana training itu, terealisasi motto IGI yang sudah sangat terkenal seantero nusantara yaitu “share and growing together”. Peserta yang lebih dulu memahami kemudian membantu sesama sahabat guru yang lain yang masih merasa kesulitan agar segera memahami dengan sebaikbaiknya materi pada saat itu. Suatu kekompakan yang patut di acungin jempol dan tepukan yang meriah.

Materi  Satu Guru Satu Buku di sampaikan oleh ibu Mirawati Pasolong dengan sangat edukatif, pendekatan-pendekatan dan pencerahan-pencerahan disampaikan membuat para guru mengantongi ilmu betapa pentingnya menulis dan selalu berusaha membuat inovasi-inovasi berbagai tulisan agar meteri yang akan di sampaikan di depan kelas tersaji dengan sangat menyenangkan dan mudah di pahami, tak hanya sebatas modal pembelajaran dalam kelas, beliau pun sering kali memaparkan beberapa trik agar tangan-tanga hebat para guru mampu memulai sebuah tulisan sehingga henghasilkan karya yang bermanfaat,sering kali beliau memotivasi para peserta training dengan kisah-kisah nyata sebuah karya tulis yang dapat mebuat para panulisnya mampu unjuk gigi di Kanca Nasional bahkan Internasional. Alumnus Kanal Satu Guru Satu Buku TOT Nasional Surabaya itu memang pandai menyampiakan maksud besar, betapa pentingnya para guru untuk tidak menutup mata terhadap Gerakan literasi untuk selalu mampu mengajak dan mengaplikasikan gerakan cinta membaca dan menulis di kalangan para guru untuk mencapai identitas guru-guru yang cerdas dan hebat oleh karya-karyanya.

Penutup materi oleh Bapak Hilman paturusi, selaku Pimpinan IGI Wilayah Provinsi Sulawesi Barat, menyampaikan beberapa fitur canggih yang dapat dengan mudah di aplikasikan via android untuk mendukung gerakan guru melek IT, misalnya Menemu Baling IGI, Membuat Komik pembelajaran, Penggunaan Wifi projector dengan anycash, penggunaan fitur-fitur Google yang tentu saja membuat pekerjaan para guru semakin lebih mudah dan canggih, dan terang saja hal itu menjadi suatu informasi yang sangat bermanfaat bagi para peserta training.

Dua Hari pelaksanaan TOC, membangun semangat dalam diri para IGIERS Sulawesi Barat, tak hanya ilmu, Ikatan persaudaraan dan kekeluargaan terjalin erat disana, hampir tak ada sekat antara para trainer dan peserta training, bersama dalam genggaman tangan yang erat dengan satu visi dan misi saling memberi ilmu, saling melengkapi, saling memotivasi bahwa harapan besar meningkatkan kompetensi para sahabat guru dan juga siswa tak semata mata kita harapkan dari pemerintah, tapi bersama uluran tangan-tangan hebat para Guru Indonesia diharapkan mampu membawa dunia pendidikan berada di taraf lebih Tinggi. Berada di tengah-tengah Kecanggihan Tekhnologi yang semakin berkembang para guru di Indonesia agar tak pernal lelah dalam belajar, belajar dan belajar…Sukses dan terus berkembang bersama Organisasi IGI yang Hebat.

 

 

 

 

 

 

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here