KETIKA AKU BERADA DI TENGAH-TENGAH KOMUNITAS IGI

0
628

Oleh: Eny Zuhro, DKI Jakarta

aku memang tak muda lagi
tapi untuk menimba ilmu
gunung pun kan ku daki
lautan ku seberangi

DKI Jakarta-IGI. Sabtu pagi itu untuk pertama kalinya aku memenuhi undangan Pengurus IGI DKI Jakarta yang sedang mengadakan acara “kopi darat” bersama anggota di Gedung Batavia Tower, Kantor PT. Samsung Elektronik Indonesia yang megah. Aku tak menyangka ternyata tempatnya berada di lantai 22.

Saat itu aku mulai mengenal beberapa pengurus IGI DKI Jakarta. Ada Pak Iwan, ada Bu Yully Rahmawati, ada Pak Fabian ada juga Pak Badrun Fuadi, ada Mas Danang eh ternyata ada juga Pak Widadi, dan yang lain-lainnya. Ternyata asyik bisa berada di tengah-tengah mereka. Di tengah-tengah komunitas IGI. Semuanya well come. Semuanya enjoy

Di tempat itu pulalah aku mulai mengenal beberapa fitur Samsung Galaxy Tab A 8 With S Pen yang penuh sensasi. Mungkin karena factor “U” teman-teman yang lain cepat nyambung, sementara aku tak cepat mengerti. Teman-teman cukup belajar satu dua kali sementara aku harus mengulangnya berkali-kali. Tapi aku takkan putus asa, pantang berhenti.

Maka tatkala berlangsung TOC IGI bersama Samsung di Gedung Pendidikan dan Pelatihan Departemen Agama Jakarta Timur aku lebih tekun mengikuti. Di tempat itu tak satupun sesi yang aku tinggal pergi. Mulai dari materi yang disampaikan oleh Bu Rahmi, Bu Ella, Bu Azizah, Bu Yully Rahmawati,  Pak Adan, Mas Danang, dan Pak Badrun Fuadi. Semuanya menginspirasi.

Namun ternyata masih begitu banyak fitur-fitur lain yang lebih menantang dan bervariasi. Maka ketika IGI bersama Samsung kembali mengadakan pelatihan di SMA Pangudiluhur Jakarta aku datang lagi. Pada kesempatan itu Mas Danang dan Pak Adan yang menyampaikan materi. Mas Danang menjelaskan tentang optimalisasi fitur S Note, sementara Pak Adan melengkapi dengan teknik membuat soal untuk berbagi.

Bahkan, Minggu kemarin ( 15 Januari 2017) aku pergi ke Pandeglang bersama Bu Muna dan Bu Iin Kartini. Dan ternyata justru di tempat inilah materi yang selama ini aku cari-cari, yaitu “Animasi Drawing untuk Pembelajaran.” Tapi sayang perlengkapan yang kubawa saat itu belum memadahi. Beruntung sedikit-sedikit aku bisa mengerti karena coacnya (Kang Dahli Ahmad) menyampaikannya dengan sangat terperinci, sehingga mudah dipahami.

Wahai teman-teman IGI, aku memang tak muda lagi. Tetapi semangatku takkan berhenti. Apalagi di setiap pelatihan selalu ada Bu Suamah yang menemani. Memang benar pepatah, “belajar diwaktu kecil seperti melukis di atas batu, belajar di waktu besar seperti melukis di atas air.” Benar-benar terasa sulitnya. Maka mumpung masih muda, jangan berhenti belajar teman-teman IGI yang hebat. Dan berpindahlah kuadran dari guru hebat menjadi coac yang hebat.

Bukankah Allah SWT telah berfirman di dalam surah Al Mujaadilah ayat 11, yang artinya: Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu, “Berlapang-lapanglah kamu dalam majelis, ”maka lapangkanlah, niscaya Allah akan melapangkan (pula urusanmu) dan apabila dikatakan, “ Berdirilah kamu,” maka berdirilah kamu, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa-apa yang kamu kerjakan. Semoga menginspirasi.

 

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here