Dari TOT menjadi TOC Literasi Berbasis IT Angkatan Ke-2

1
735

Jam menujukkan angka 3.30 ketika di pagi tanggal 24 Desember 2016 aku terbangun dari tidur, pagi pertama libur semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017. Disaat rekan guru yang lain masih terlelap tidur atau yang sudah bangun dan bersiap mengisi liburan dengan keluarga, dipagi itu aku bersegara mandi dan menjalankan sholat subuh, karena setelah sholat subuh sudah harus menunggu rekan sesama guru anggota Ikatan Guru Indonesia DKI Jakarta di depan gedung Bidakara untuk menjemput rekan guru dari Way Kanan, Lampung di stasiun Gambir Jakarta Pusat.

Febian Helmi

Tak lama menunggu Bu Nur Azijah yang kutunggu pun datang, kami segera menuju stasiun Gambir, sesampai disana kami bertemu dengan Pak Ahmad Muslim guru anggota IGI Lampung yang khusus datang ke Jakarta untuk mengikuti kegiatan Training Of Trainer (TOT)  Literasi Produktif berbasis IT angkatan ke 2 yang diselengarakan oleh Ikatan Guru Indonesia DKI Jakarta berkerjasama dengan PT.Samsung Electronics Indonesia bertempat di Balai Diklat Keagamaan DKI Jakarta, Jl.Rawa Kuning, Pulo Gebang Jakarta Timur.

Dalam perjalanan ke Balai Diklat Keagamaan DKI Jakarta terbersit dihatiku betapa guru memang adalah seorang pembelajar yang tak pernah berhenti belajar, jauh dari Way Kanan Lampung menumpang bus Damri menyeberangi selat Sunda dengan kapal fery Pak Ahmad Muslim meninggalkan keluarga dan meninggalkan kesempatan berlibur dengan mereka hanya untuk satu tujuan yaitu belajar.

Ketika kami sampai ditujuan, nyatanya rekan guru dari berbagai daerah sudah berdatangan dan mulai registrasi dan mendapatkan kunci kamar, ya karena memang kegiatan Traning of Trainer (TOT) ini diselenggarangkan pada tanggal 24-25 Desember 2016.

Registrasi Peserta TOT Literasi Produktif berbasis IT angkatan ke 2, Balai Diklat Keagamaan DKI Jakarta

Ada rekan guru yang datang jauh dari kota Bukit Tinggi, Solok (Sumatera Barat) ,Selayar, Maros (Sulawesi Selatan), Bandung, Sukabumi, Bogor, Bekasi, Karawang ( Jawa Barat), Tangerang (Banten) dan tuan rumah Jakarta, dimana mereka semua datang untuk satu tujuan yaitu meningkatkan kompetensinya dan menjadi guru pembelajar.

Setelah sarapan pagi nasi uduk yang dibawa Bu Nur Azijah dan beristirahat sejenak dikamar 2208, akupun naik ke lantai 3 untuk memulai kegiatan TOT pada hari ini. Jam menunjukkan angka 8.00 tepat ketika Mas Danang Hidayatullah dengan resmi membuka kegiatan Training Of Trainer Literasi berbasais IT angkatan ke 2 yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Indonesia DKI Jakarta bekerjsama dengan PT.Samsung Electronics Indonesia.

Materi pertama yang kuperoleh pada pagi hari ini adalah Literasi Dulu,Kini dan Akan Datang yang disampaikan oleh pak Sururi Aziz, materi yang kembali menyegarkan ingatanku betapa pentingnya literasi dalam kehidupan bermasyarkat apalagi bagi seorang guru , dimana literasi tak akan pernah berhenti dalam setiap langkah pengabdiannya.

Setelah materi literasi yang disampaikan Pak Sururi Aziz, kami dikejutkan dengan kedatangan Ketua Umum Ikatan Guru Indonesi Daeng Muhammad Ramli Rahim (MRR) yang secara tak terduga berkenan hadir dalam kegiatan TOT ini.

Dari sekian banyak TOT yang diselenggarakan oleh daerah baru TOT inilah beliau berkenan hadir, bahkan yang diselenggarakan di Makassar oleh IGI Sulawesi Selatan beliau mewakilkannya pada pengurus yang lainnya, sebuah penghormatan yang tak terhingga bagi kami peserta TOT di Jakarta.

Dalam sambutannya MRR menyampaikan bahwa kegiatan pagi ini bukanlah sekedar TOT tetapi beliau menginginkannya sebagai TOC . Apa yang diinginkan oleh MRR sesuatu yang sangat menarik dimana beliau berharap alumni kegiatan ini tidak hanya menjadi seoarang trainer tetapi lebih sebagai seorang coach.

Apa yang diinginkan Daeng Ramli dengan perubahan TOT menjadi TOC tersebut, coba kita telaah lebih lanjut.

Training of Trainer, atau dalam bahasa Indonesia adalah Pelatihan untuk Pelatih. Definisi secara luasnya adalah adalah pelatihan yang diperuntukkan bagi orang yang diharapkan setelah selesai pelatihan mampu menjadi pelatih dan mampu mengajarkan materi pelatihan tersebut kepada orang lain.

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai Training of Trainer, kita perlu memahami definisi dari training atau pelatihan terlebih dahulu. Secara umum Training atau pelatihan dapat didefinisikan sebagai proses pemindahan pengetahuan dan keterampilan dari seseorang kepada orang lain sehingga orang lain tersebut menjadi cakap dalam pekerjaannya. Kegiatan tersebut tidak dibatasi oleh lokasi ataupun formalitasnya karena dimana pun tempatnya, apabila terjadi suatu proses pemindahan pengetahuan/keterampilan kepada orang lain maka itu bisa dikatakan sebagai training.

Coaching is a form of development in which a person called a coach supports a learner or client in achieving a specific personal or professional goal by providing training, advice and guidance. The learner is sometimes called a coachee. Occasionally, coaching may mean an informal relationship between two people, of whom one has more experience and expertise than the other and offers advice and guidance as the latter learns; but coaching differs from mentoring in focusing on specific tasks or objectives, as opposed to general goals or overall development

(Coaching adalah bentuk pembangunan di mana seseorang disebut pelatih mendukung pelajar atau klien dalam mencapai tujuan pribadi atau profesional tertentu dengan memberikan pelatihan, saran dan bimbingan. pelajar kadang-kadang disebut binaan. Kadang-kadang, pembinaan mungkin berarti hubungan informal antara dua orang, di antaranya satu memiliki lebih banyak pengalaman dan keahlian dari yang lain dan menawarkan nasihat dan bimbingan sebagai belajar yang terakhir; tetapi pembinaan berbeda dari mentoring dalam memfokuskan pada tugas-tugas atau tujuan tertentu, sebagai lawan tujuan umum atau pembangunan secara keseluruhan)

Dari pengertian diatas seorang trainer dan coaching pada hakekatnya sama sama pelatih namun dengan pendekatan yang berbeda , pendekatan seorang coach yang diinginkan MRR buat para alumni TOT ini dimana selain sebagai orang yang mampu mengajarkan materi pelatihan kepada orang lain, juga diharapkan mendampingi orang yang dilatihnya sampai  mampu mengaplikasikan materi yang diterimanya dalam pelatihanan, bukan hanya setelah memberikan pelatihan selesai tugasnya sedangkan hasil pelatihan tergantung dengan kemapauan dan kemauan peserta untuk mengaplikasikannya.

Optimalisasi pengunaan Tab A8 dan pengunnan aplikasi S Note

Sebuah tantangan yang tidak ringan bagi seluruh peserta TOT Literasi Produktif berbasis IT angkatan ke 2. Dan mulailah kami peserta TOT Literasi Produktif berbasis IT , ini menjadi peserta Training Of Coach ( TOC ) Literasi Produktif berbasis IT dengan materi yang dilatihkan pertama kali adalah optimalisasi penggunaan Tab A8 Samsung dan aplikasi S Note.oleh Ibu Nur Azijah.

Pengenalan produk Samsung ,Kevin

Setelah materi optimalisasi penggunaan Tab A8 dan aplikasi S Note, dilanjutkan dengan pemaparan tentang produk Samsung oleh Pak Kevin

 

 

 

Satu Guru Satu Inovasi, Syarifudin

Satu Guru Satu Inovasi ( SaguSanov), peserta dilatih untuk dapat membuat aplikasi pembelajaran dengan Android, materi ini diberikan oleh Pak Syarifudin.

 

 

 

IGI Berkarya, Widadi

Ice Breaking oleh Pak Widadi.

 

 

 

 

Hari pertama diakhiri dengan materi dari Pak Iwan Ridwan Ketua IGI Wilayah DKI Jakarta yang memberikan tentang Literasi, Komunikasi dan Kepemimpinan ketika jam menunjukkan angka 22.30, tak terasa waktu berlalu begitu cepat.

Apakah kegiatan malam tersebut benar benar sudah berakhir, ternyata tidak sambil menikmati bir pletok dan kacang rebus diruang makan, para peserta tak langsung beranjak ke kamar masing masing namun masih mengerubungi trainer untuk bertanya lebih dalam tentang Tab A8 yang mereka gunakan, karena ada yang baru pegang Tab A8 tersebut untuk pertama kalinya tadi pagi. Tak ada kata lelah bagi peserta dan trainer untuk Sharing and Growing Together sesuai Motto Ikatan Guru Indonesia

Soul Of Speaking , Iwan Ridwan

Pagi tanggal 25 Desember 2016, saat rekan rekan guru yang beragama Nasrani merayakan Natal,serta tanggal yang juga spesial dalam kehidupankku, dimana 24 tahun yang lalu ditanggal itu aku mengikat ijab kabul dengan gadis pilihanku dan sepantasnya di momen spesial itu aku berada ditengah tengah keluarga ,namun panggilan jiwaku sebagai guru yang tak puas untuk meningkatkan kompetensi dan terus belajar membawa aku untuk melupakan hal itu untuk sesaat.

Menulis itu mudah, Ali Mustahib Elyas

Jam 8.00 setelah sarapan pagi,  kamipun kembali keruangan dilantai 3 gedung Balai Diklat Keagamaan DKI Jakarta untuk segera mengikuti Training Of Coach Literasi Produktif berbasis IT, untuk menerima materi pertama dari Pak Ali Mustahib Elyas yaitu Menulis itu mudah dimana diharapkan peserta dapat bisa menulis dan diterbitkan melalui media massa.

Ini Komikku….komikmu mana ??

Setelah materi menulis itu mudah, materi dilanjutkan dengan pembuatan komik menggunakan aplikasi Comic Strip dengan menggunakan Tab A8 oleh Pak Badrun Fuady, dalam waktu yang tidak terlalu lama para peserta sudah dapat membuat komik yang diajarkan dan menunjukkannya kepada peserta lainnya.

 

Materi optimalisasi penggunaan Tab A8 Samsung dilanjutkan dengan Menemu Baling (menulis dengan mulut, membaca dengan telingga)

Siang hari setelah ISHOMA, kegiatanpun berlanjut dengan materi Satu Guru Satu Blog (SAGUSABLOG) materi ini disampaikan oleh Pak Danang Hidayatullah
Sesi SAGUSABLOG pun berakhir dilanjutkan dengan video conference dengan menggunakan Webex dengan dipandu oleh Ibu Nenny Ekosari Sri Kanarsih dari IGI Sukabumi

Setelah kegiatan Video Conference kegiatan dilanjutkan engan presentasi hasil TOC oleh para peserta.

Ice Breaking Dongeng oleh Pak Widadi

Tak terasa waktu berlalu begitu cepat , tepat jam 17.30 Pak Badrun Fuady pun menutup kegiatan Training Of Coach Literasi Produktif berbasis IT.

Selamat berkarya untuk guru guru Ikatan Guru Indonesia yang telah menyelesaikan kegiatan Training Of Coach (TOC) Literasi Produktif berbasis IT, Sampai berjumpa dikegiatan selanjutnya.

Jakarta, 25 Desember 2016
Fabian Helmi, IGI DKI Jakarta
(KTA.201601050000001)

Comments

comments

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here