IGI DAN MOTIVASI PENGEMBANGAN DIRI

0
748

Puji Windriyani

IGI (Ikatan Guru Indonesia), nama tersebut saya kenal melalui media setelah saya cukup intens membuka-buka internet beberapa tahun yang  lalu.  Perkembangan IGI saya dapatkan juga berbagai media . Suatu waktu sempat membaca akan adanya agenda kegiatan TOT (Taining  Of Trainer) yang  bekerjasama dengan PT. Samsung Elekronik  Indonesia di 12 Kota di Indonesia Angkatan ke 2 yang diantaranya adalah di DKI Jakarta. Saya cukup tertarik untuk mengikutinya. Salah satu hal  yang harus saya pertimbangkan dalam mengikuti TOT adalah jarak tempuh. Saya tinggal di Tangerang Selatan yang secara geografis masuk dalam wilayah propinsi Banten namun untuk mempermudah akomodasi perjalanan maka saya memilih mengikuti TOT di Kota Jakarta

.TOT Kota Jakarta berlangsung  di  Badan Diklat Keagamaan  Jakarta Timur yang berlangsung pada tanggal 24-25 Desember 2016 yang diikuti kurang lebih oleh 50 peserta yang terdiri dari DKI Jakarta dan dari berbagai daerah diantaranya Bandung, Sukabumi, Karawang, Bogor, Bekasi, Pandeglang, Tangerang Selatan, Kota Tangerang , Lampung, Solok, Bukit tinggi, Selayar, dan Maros. Kegiatan  TOT berlangsung lancar, menyenangkan, semangat dan tentu saja dalam suasana sharing  and growing  together untuk maju bersama-sama meningkatkan kompetensi dalam rangka pengembangan diri. Secara tidak langsung ini juga merupakan acara silaturahmi reuni karena banyak bertemu dengan teman-teman guru yang sudah dikenal sebelumnya baik di kampus maupun di berbagai event pendidika.

 Ketua Umum  IGI Bapak Ramli menyempatkan hadir dan member sambutan di hari pertama yang dilanjutkan dengan materi pertama oleh Bapak Sururi Aziz tentang “ Litersi: Dulu, Kini dan Nanti”. Dilanjut dengan materi pengenalan dan optimalisasi penggunaan Tab A8 oleh Bapak Danang Hidayatullah. Selanjutnya adalah materi penggunaan aplikasi S Note oleh Ibu Nur Azijah yang cantik dan sabar dalam membimbing dan menanggapi berbagai pertanyaan dari para peserta.

Tab A8 yang baru saja diterima dan dikenal cukup banyak hal yang harus segera disesuaikan untuk segera bisa mengikuti penjelasan aplikasi selanjutnya yaitu Sagusamik (Satu Guru Satu Komik) yang disampaikan oleh Bapak Badrun Fuad. Sesi ini diawali dengan instal ke comic pro supaya hasil pembelajaran lebih lengkap.Pembelajaran dengan komik itu mampu mengakomodir type-type belajar siswa diantaranya visual (belajar dengan melihat gambar), siswa yang bertype visual akan terbantu belajarnya dengan tampilan aneka gambar/foto yang disajikan dalam metode pembelajaran ini dan juga type auditory ( belajar dengan mendengar dan membaca) dengan aneka dialog ilustrasi akan makin mempermudah siswa dalam mengikuti pembelajaran.

Sesi lain adalah  Menemu baling (Menulis dengan mulut membaca dengan telinga)  yang disampaikan oleh Ibu Yully Rahmawati. Ini merupakan materi unik karena kita bisa merasakan kemudahan aplikasi dari Tab A8 ini. Dengan S Note, menulis terasa mudah karena cukup berbicara maka tulisan akan muncul, aplikasi sangat membantu kita yang terbiasa dengan mobile yang tinggi sehingga komunikasi tertulis tetap bisa berjalan meski sedang berkendara sekalipun atau pada saat ide muncul namun belum sempat menulis panjang maka aplikasi ini sangat membantu. Para guru BK (Bimbingan  Konseling) juga akan sangat terbantu dengan metode ini karena catatan akan langsung terdokumentasikan bersamaan saat proses konseling  berlangsung sehingga konselor dengan konseli tetap berjalan nyaman tanpa direpotkan oleh tulis menulis.

Untuk selanjutnya adalah materi tentang pembuatan blog. Blog merupakan hal yang pernah saya buat beberapa waktu lalu namun tidak begitu diperhatikan dalam perkembangannya sehingga lupa. Penyaji materi ini adalah bapak Danang Hidayatullah yang dengan waktu sangat singkat berusaha meyakinkan  pada peserta betapa penting dan beruntungnya bila kita mampu mengelola blog yang telah dibuat. Tiap hasil karya/tulisan bisa dishare di blog sehingga bisa dinikmati oleh banyak orang dalam berbagi kebermanfaatan.

Begitu beragamnya media pembelajaran yang dapat membantu proses belajar mengajar di sekolah pada saat ini dengan implementasi teknologi dan informasi. Perkembangan teknologi yang begitu cepat diharapkan sejalan denga laju perkembangan kurikulum yang diterapkan di sekolah sehingga mampu menyesuaikan dengan tuntutan kemajuan zaman. Media pembelajaran seperti gadget dengan aplikasi android produk Samsung Galaxi Tab A8 with S pen SM-P355 produksi PT. Samsung Elektronik Indonesia untuk memenuhi kebutuhan guru terhadap media pembelajaran di kelas sangat relevan. IGI menyambut baik produk tersebut dengan melakukan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dalam rangka pengembangan diri.

TOT yang dilakukan di DKI Jakarta ini meruapakan bagian dari komitmen PT. Samsung dengan IGI dalam melatih guru-guru di nusantara yang nantinya bisa saling sharing/berbagi dengan guru lainnya.

 

Tangerang Selatan, Desember 2016

Puji Windriyani

 

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here