Catatan Harianku dari Mengikuti Rembuknas Pendidikan dan Kebudayaan (Part 1)

0
160

Senin, 11 Februari 2019 pukul 14.15 WIB terbanglah aku dari  Palangkaraya menuju Jakarta menggunakan maskapai cap “Singa”. Sekitar pukul 16.00 WIB pesawatpun mendarat di bandara Soeta. Disana sudah menunggu Anchi, Bendahara IGI Pusat. Pesawatnya sudah landing duluan dari Makassar.

Setelah makan siang di Bandara Soeta kami berdua bergegas menuju Pusdiklat Sawangan. Kali ini kami berdua sepakat naik bis Damri. Eh.. ternyata bis-nya nyaman dan  bersih lagi.

Sekitar 1 jam sampailah kami di lebak Bulus. Dari Lebak Bulus perjalanan menuju Pusdiklat kami lanjutkan dengan menggunakan taksi online “Grab”. Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 19.00 WIB saat kami tiba di Pusdiklat. Kami berdua langsung menuju Gedung Merah Putih tempat Registrasi peserta. Panitia sangat ketat dan disiplin. Peserta yang berhak menerima bahan-bahan Rembuknas hanya satu orang pada tiap lembaga/ Instansi.

Di dalam list peserta tertulis nama Ketum. Sehingga tempat menginap yang disiapkan oleh panitia adalah di wisma pria. Aku dan Anchi pun berunding. Akhirnya kami memutuskan untuk mencari penginapan di sekitar Pusdiklat. Hampir 1 jam Anchi mencari-cari penginapan yang tidak jauh dari Pusdiklat, tidak ada satu pun yang tersisa. Akhirnya karena sudah lewat pukul 20.00 WIB, kami berdua sepakat untuk menginap di tempat langganan IGI yaitu di “W Home” Homestay rasa hotel berbintang. (Aku ingin PP IGI buat Mou lah dengan Penginapan ini).

Sekedar diketahui “W Home” merupakan Penginapan andalan kami termasuk Ketum juga sejak 2017. Karena dengan harga Rp 230.000 kita sudah bisa mendapatkan kamar dengan fasilitas seperti hotel bintang 3.

Singkat cerita, pukul 21.30 WIB kami berdua tiba di “W Home” dalam kondisi lapar… he he..
Biasalah si Anchi yang tak sanggup lapar segera saja dia pesan makanan. Tak perlu pake lama dalam waktu 15 menit nasi goreng puedas sudah mendarat di hadapan kami. (Hancur berantakan program dietku kalau bersama adeku ini gk..gk gk..)

Setelah ngobrol dengan gaya heboh spt biasa, kami berdua sepakat untuk segera istirahat karena pukul 06.00 pagi selasa harus meluncur ke Pusdiklat.

By Rose
Kaha 1 PP IGI

Bersambung…. Nanti malam tulisan di atas hanya pendahuluan saja Nantikan lagi yg lebih.. Seru……..

Comments

comments