IT Bukan Hanya Milik Ahli IT

0
911

IT Bukan Hanya Milik Ahli IT

Oleh Desy Hairina – Banjarmasin, Kalsel

desy2

Semula tidak pernah terbayangkan menjadi seorang calon trainer IT perempuan. Apalagi berskala nasional. Di luar sana, banyak yang memandang sebelah mata. Namun, setelah mengikuti Kegiatan Training of Trainer (TOT) Literasi Produktif Berbasis IT di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur yang dilaksanakan oleh Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia pada tanggal 6 s.d 9 Oktober 2016. Mindset dan pandangan kami berubah. Perempuan tidak boleh kalah dengan kaum pria. Kami selalu teringat pesan Ibu DR. Rosnainie selaku Ketua Harian Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia sering mengatakan “kita boleh saja diciptakan menjadi seorang perempuan, namun semangat juang dan kerja keras kita jangan kalah dengan kaum laki-laki. Ini sudah zaman emansipasi wanita”. Kalimat itu kemudian selalu menjadi inspirasi kami untuk selalu berfikir optimis dalam mencapai tujuan yang kami harapkan, terutama dalam hal memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Kegiatan TOT ini melatih kami untuk menjadi trainer sejati. Trainer yang harus selalu memiliki semangat juang tinggi. Trainer yang lebih banyak memberi, bukan yang mengharap kembali. Trainer yang memiliki jiwa berbagi untuk memajukan pendidikan di negeri ini.
Sungguh menjadi suatu kebanggaan yang sangat luar biasa. Memiliki kesempatan mengikuti kegiatan TOT Literasi Produktif berbasis IT ini. Karena tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama. Dalam kegiatan ini, kami bertemu dengan fasilitator yang hebat-hebat dan para peserta trainer yang super luar biasa dan datang dari berbagai pelosok negeri ini. Kami berkumpul bersama membicarakan hal-hal yang berkaitan tentang bagaimana meningkatkan kompetensi para guru se Indonesia, terutama pemanfaatan Teknologi Informasi dalam proses pembelajaran. Kenyataan bahwa saat ini dunia pendidikan tak bisa lepas dari perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, semakin menyadarkan bahwa jika TIK dirancang dan dikembangkan dengan benar dan dimanfaatkan sesuai tujuan dan karakteristik siswa maka penggunaan TIK dalam pembelajaran akan meningkatkan kualitas pembelajaran, baik proses maupun hasilnya.

IT saat ini bukan lagi milik mereka yang ahli dalam teknologi informasi, tapi IT juga haruslah dikuasai oleh mereka yang aktif di dunia pendidikan, terlebih para guru. Kita meyakini bahwa perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh yang besar terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Untuk itu marilah kita manfaatkan perkembangan teknologi dan komunikasi ini sebagai sarana dalam upaya meningkatkan kualitas metode dan proses pembelajaran demi mencapai hasil dan tujuan pembelajaran yang optimal sebagai eksistensi dan kepedulian kita dalam mewujudkan pendidikan di Indonesia yang berkualitas. Kesiapan sumber daya manusia (SDM) di lapangan dalam hal ini para guru untuk memaksimalkan penggunakan TIK dalam kegiatan belajar mengajar menjadi tantangan tersendiri bagi para trainer nantinya dalam implementasi rencana kerja yang telah disiapkan. Namun tidak ada kata pesimis, karena kata pesimis hanya ada pada mereka yang tidak ingin melihat pendidikan di Indonesia mampu bersaing bahkan lebih maju dari negara lain. Kita sudah jauh tertinggal, sudah saatnya kita bangun, bangkit dan berlari untuk benar-benar mampu mencerdaskan kehidupan bangsa. Bangsa dengan generasi yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab, sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yang tertuang dalam pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Program Satu juta Guru terlatih literasi adalah bentuk komitmen Ikatan Guru Indonesia dalam mendorong peningkatan kompetensi guru. Program untuk lebih meningkatkan kemampuan seorang guru dalam berliterasi dengan mengoptimalkan pemanfaatan IT. Program ini perlu mendapat apresiasi yang sebesar-besarnya dari berbagai kalangan insan-insan pendidikan. Dan Kegiatan TOT Literasi produktif ini adalah sebuah langkah awal untuk mewujudkan program tersebut.

Samsung sebagai media partner yang ikut membantu dan berpartipasi aktif dalam mewujudkan program tersebut. Dengan Tab A8, Literasi Produkti berbasis IT dapat diaplikasikan dengan baik. Ada beberapa Program IT yang menjadi unggulan, seperti Sagusatab, Sagusanov, Sagusandro, Sagusakti, Menemu Bali, dan masih banyak program unggulan lainnya. Semua itu dapat kita lakukan hanya dengan satu tablet. Kita mengucapkan terimakasih yangsebesar-besarnya kepada Samsung, dengan IT segala sesuatu jadi mudah.
Dalam kesempatan ini kami ucapkan terima kasih yang Sebesar-besarnya kepada Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (IGI), terutama untuk Ketua Umum, yang telah menyelenggarakan Training of Trainers (TOT) Literasi Produktif Berbasis IT yang telah berhasil mencetak kader-kader trainer yang handal dan berkualitas. Yang nantinya diharapkan mampu menerobos dinding pembatas ke pelosok negeri ini.

Terimakasih kepada Dirjend Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dan Bapak Hamid Muhammad, Dirjend Dikdasmen Kemdikbud, yang telah yang telah memfasilitasi para agen-agen perubahan dan peningkatan mutu guru.

Terimakasih kepada Bapak Bambang, Kepala LPMP Jawa Timur yang telah sangat luar biasa memberikan pelayanan dan fasilitas yang tidak kalahnya hotel berbintang lima.
Terimakasih Bapak Satria Dharma, Pak Gatot, Pak Danang dan Pak Ihsan yang telah berbagi pengetahuan, pengalaman, wawasan dan pandangan yang sangat kami perlukan untuk memantapkan komitmen kami dalam memajukan pendidikan di Indonesia.

Terimakasih kepada Garuda Milies yang telah memberikan fasilitas penerbangan yang nyaman dan aman. Menerbangkan para fasilitator dan para agen peningkatan mutu pendidikan. Semoga ini akan selalu berkesinambungan.

Terimakasih kepada fasilitator yang telah membimbing kami dengan penuh kesabaran, keuletan dan penuh kekeluargaan. Sehingga apa yang telah disampaikan telah kami terima dengan baik. Kami akan meneruskan perjuangan ini secara berkelanjutan dan berkesinambungan.

Pada akhirnya kami bertekad dari kesungguhan hati kami yang paling dalam, semoga kami dapat mengemban dan melaksanakan amanah mulia ini.Menghasilkan karya-karya yang bukan hanya dikonsumsi untuk kalangan sendiri saja, namun juga dapat dimanfaatkan oleh seluruh guru di negeri ini dengan semangat Sharing and Growing Together dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Karena Bersama IGI, kita wujudkan Program Literasi Nasional. Dan sudah saatnya guru menguasai IT, karena IT bukan hanya milik ahli IT. Salam Literasi!

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here