TOC IGI Kalbar ‘Sedikit Teori, Banyak Praktek’, Hasilkan Karya Nyata

0
664

Fathur Rahman, S.Pd
Guru Kelas
SDN 15 Toho

Sudah menjadi rahasia umum dengan akronim 4D saat mengikuti workhsop yaitu, datang, duduk, diam, dengar. Fenomena ini secara turun temurun sudah menjadi pola kebiasaan dalam kegiatan pelatihan baik bersifat daerah maupun nasional. Hal ini menyebabkan pasca mengikuti kegiatan, peserta yang ikut tidak mendapatkan ilmu dan tidak menghasilkan sesuatu karena hanya menjadi pendengar setia.
Memasuki era digital dituntut sebuah pelatihan yang mengedepankan asas komunikasi lintas arah, terbimbing dan berbasis IT. Dengan kemajuan teknologi tersebut dapat menciptakan kemudahan bagi narasumber dan peserta dalam menerima materi yang disajikan.

Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kalimantan Barat bekerjasama dengan Samsung menyelenggarakan kegiatan Training Of Coach (TOC) di Pontianak selama 2 hari pada tanggal 19-20 Desember bertempat di Samsung Center Jl. Jenderal Urip Kota Pontianak. Selama 2 hari para peserta dibimbing untuk membuat media pembelajaran interaktif melalui aplikasi MS. Power Point dan Lectora juga pembuatan komik pembelajaran langsung oleh Bapak Abdul Karim trainer master komik pembelajaran.

Antusias peserta terlihat saat narasumber tidak lagi menggunakan pointer dan menggunakan laptop seperti pada pelatihan-pelatihan biasanya. Seluruh peserta merasakan sesuatu yang baru. Dari sisi teknis peralatan, ini menandakan kemajuan teknologi sangat dirasakan dan seharusnya juga dapat dimanfaatkan oleh guru dalam proses pembelajaran berbasis IT.

Diawali dengan pembukaan kegiatan dan overview IGI oleh pengurus wilayah IGI Kalimantan Barat, kegiatan TOC berlangsung secara kondusif. Dilanjutkan kembali setelah istirahat dengan materi oleh Tim Samsung dalam optimalisasi penggunaan tablet A8 dengan fitur-fitur yang aplikatif dan mendukung untuk proses pembelajaran. Kegiatan pada hari pertama belum begitu “menantang” bagi peserta karena masih seputar gambaran tentang IGI dan optimalisasi tablet A8. Namun demikian, dari sisi teknis kesiapan peralatan dan kemahiran narasumber dalam penyampaian materi menunjukkan adanya suatu perkembangan kemajuan teknologi.

Memasuki hari kedua, setiap peserta dengan laptopnya masing-masing menerima materi workshop tentang komik pembelajaran dan media pembelajaran interaktif. Materi yang disajikan sangat menarik namun dengan terbatasnya waktu menuntut para peserta untuk cekatan dan responsif sehingga waktu yang tersedia masih sangat kurang bagi semua peserta. Dengan contoh-contoh sederhana seluruh peserta dapat mengikuti proses pelatihan tahap demi tahap dan menghasilkan sebuah contoh sederhana yaitu pembuatan komik pembelajaran dan media interaktif dari aplikasi MS.Power Point dengan VBA.

Dari sekian banyak proses pelatihan yang saya pernah ikuti, pelatihan yang diselenggarakan oleh IGI bekerjasama dengan Samsung Center Pontianak ini sungguh dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh setiap peserta. Sedikit teori dan banyak praktek menjadikan pelatihan ini jauh lebih berkesan dari pelatihan yang pernah saya ikuti sebelumnya. Dengan motto Sharing and Growing Together IGI akan dapat berkembang dan mampu meningkatkan kompetensi guru yang ada di Indonesia yang tentunya akan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pihak Samsung Center di Pontianak yang telah memfasilitasi kegiatan ini sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar tanpa kendala sesuatu apapun. Semoga IGI dan Samsung dapat terus meningkatkan kerjasama untuk mendukung dan meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pendidikan Indonesia menjadi lebih baik serta dapat menyiapkan para guru di era digitalisasi dan globalisasi yang akan datang.

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here