SERI SAGUSATAB IGI: ANIMASI PEMBELAJARAN DENGAN SENTUHAN

(Sesi Menemu Baling, menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga, sambi menunggu waktu Isya', Sampangan, 1 Desember 2016)

0
1591
Sumber:http://bestanimations.com/Animals/Birds/Penguins/animated-penguin-gif-5.gif

Animasi adalah sebuah ilusi gambar bergerak yang terpampang di layar sebuah monitor baik itu televisi, komputer, smartphone, tablet, atau gadget lainnya. Ilusi itu muncul dari beberapa gambar yang berbeda yang dimunculkan secara bergiliran dengan kecepatan tertentu. Animasi merupakan salah satu bagian dari komponen desain komunikasi visual yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai bidang, diantaranya untuk hiburan, informasi, iklan, simulasi, kampanye, media pembelajaran interaktif, dan sebagainya.

Ada 8 komponen yang biasanya terlibat di dalam desain komunikasi visual yang diimplementasikan dalam pembuatan media pembelajaran interaktif (MPI), yaitu tipografi, tata letak, gambar, warna, video, audio, interaktivitas, dan animasi. Tulisan ini akan mengupas tentang peran animasi untuk mempermudah pemahaman siswa terhadap suatu materi pembelajaran di dalam MPI dan aplikasi  yang menyediakan cara membuatnya. Animasi ini selanjutnya disebut sebagai animasi pembelajaran.

Animasi pembelajaran yang akan didiskusikan disini adalah yang berbasis mobile. Sebagaimana kita ketahui bahwa saat ini teknologi komunikasi mobile sudah berkembang sedemikian rupa sehingga banyak bermunculan berbagai macam gadget yang mendukung komunikasi tersebut. Di antara berbagai varian gadget tersebut yang lebih efektif penggunaannya untuk membuat animasi pembelajaran adalah jenis tablet. Gadget ini biasanya memiliki ukuran layar yang lebih besar daripada telepon seluler tetapi lebih kecil daripada notebook ataupun laptop. Ukuran layarnya yang cukup lebar dan bobotnya yang ringan menyebabkan tablet menjadi pilihan yang menarik untuk digunakan sebagai perangkat kerja sekaligus juga sebagai alat komunikasi.

Dalam kaitannya dengan hal ini maka Ikatan Guru Indonesia (IGI) yang merupakan salah satu organisasi profesi guru di Indonesia yang paling fokus terhadap peningkatan kompetensi guru juga memilih tablet sebagai gadget paling cocok untuk guru. IGI bahkan melaunching program yang bernama gerakan Sagusatab (Satu Guru Satu Tablet) dalam mendukung pembelajaran abad 21 yang berbasis IT dan paperless. Bahkan dengan ditemukannya Metode Menemu Baling atau menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga, alat ini menjadi lebih efektif lagi.Dengan memanfaatkan metode temuan Mampuono,.Sekjen IGI ini orang tidak perlu susah payah menggerakan jarinya untuk mengetikkan sesuatu di atas tuts keyboard pada gadgetnya. Cukup hanya dengan berbicara saja semuanya sudah akan tertulis di dalam area kerja aplikasi pengolah kata yang digunakan di dalam tablet Sagusatab IGI. Menulis menjadi sangat mudah, semudah menghela nafas. Dan untuk melakukan proof reading dalam merevisi dan menyunting tulisan, orang cukup mengirimkan teks yang sudah diproduksi ke alat pembaca. Mereka tidak perlu susah-susah lagi untuk membaca dengan mata, tetapi cukup mempergunakan telinganya untuk mengetahui konten yang sudah diproduksi dengan mendengarnya dari aplikasi mesin pembaca. Ini termasuk membuat teks di dalam produksi animasi pembelajaran.

Ada beberapa aplikasi pembuat animasi pembelajaran berbasis Android yang bisa digunakan oleh para guru, di antaranya GIF Animasi, Stick Draw, Flipaclip Cartoon, Animation Desk, Draw Cartoons 2, dan lain-lain. Dari beberapa uji coba yang dilakukan oleh penulis ternyata pilihan mengerucut pada aplikasi Draw Cartoons 2. Aplikasi gratis besutan perusahaan Drawing Cartoons Ltd ini bisa didownload langsung di Google Playstore.

Berbagai aplikasi pembuat animasi berbasis android

Dengan aplikasi ini didalam tablet Sagusatab IGI, membuat animasi pembelajaran serasa membuat sentuhan-sentuhan penuh perasaan kepada layar multitouch tablet kita. Kita bisa menemukan salah satu cara yang paling menarik dan menyenangkan untuk mengekspresikan diri melalui seni dalam teknologi untuk mempermudah pemahaman terhadap materi yang kita ajarkan. Proses rumit memproduksi animasi pembelajaran hanya menjadi tugas yang mudah dan seringan sentuhan. Aplikasi ini menangani setiap aspek menciptakan animasi pembelajaran, dari menggambar karakter dan background, memotong gambar hasil impor, ataupun memanfaatkan sejumlah besar karakter yang tersedia di dalam aplikasi sampai publikasi akhir.

Pengguna yang menginstal aplikasi Draw Cartoons 2 bisa menikmati character constructor dan desain baru. Berikut ini adalah daftar fiturnya:

– Desain animasi halus oleh keyframes. Tidak ada lagi flip-book style.
– Dilengkapi dengan library yang berisi ratusan karakter dan item.
– Adanya character constructor yang dilengkapi persendian dan tulang (kita dapat membuat item dari awal atau menggunakan template)
– Tersedianya voice over cart00n untuk menambahkan musik baik dari file sediaan maupun import dari luar.
– Ekspor ke dalam file video ( form mp4) dan gambar animasi GIF serta berbagi file.

Tampilan Draw Cartoons 2

Berbicara tentang pemanfaatan IT dan animasi untuk pembelajaran di IGI sendiri sudah ada grup-grup yang berkonsentrasi pada pelatihan dan pengembangan kompetensi yang sifatnya mendukung pembelajaran abad 21 yang tersebut. Bahkan selepas kegiatan Training of Trainer Nasional IGI di LPMP Surabaya September 2016 lalu sudah terbentuk kelas-kelas online yang sangat aktif dari 8 kanal pendukung literasi produktif berbasis IT. Salah satu di antaranya adalah kelompok daring “Sekolah Animasi IGI” yang memanfaatkan media sosial Telegram, portal video online Youtube, dan LMS Edmodo untuk sarana pembelajaran. Dan untuk kembali menggalakkan kegiatan “membuat animasi pembelajaran dengan sentuhan” rencananya akan dilaunching blog khusus yang membahas tentang penggunaan aplikasi Draw Cartoons 2 dari A-sampai Z pada awal tahun 2017 ini. Harapannya dengan penggalakan lagi kegiatan ini target satu juta guru Indonesia terlatih literasi produktif berbasis IT oleh IGI dalam lima tahun ke depan bisa terealisasikan.

Salam Pergerakan Pendidikan!

Sekjen IGI
Mampuono
#menulislah5menit#

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here