“Kampus Jiangsu-China Yang Tak Terlupakan”, Kesan Dari Program Short Course Ke Luar Negeri

0
102

Oleh: Hj.Rosita Sari, M.Pd.

(Kepala SLB Negeri Pembina Provinsi Kalimantan Selatan)

Program short course yang di adakan oleh tendik GTK Kemendikbud dari tgl 1 sampai 24 Maret 2019 dengan 130 orang participant terdiri dari kepala sekolah, pengawas sekolah, guru SMK, guru Paud/ Dikdas, guru lembaga kursus non formal menyimpan satu kenangan tersendiri di hati. Kita semua mendapat kesempatan untuk menimba ilmu di kampus Jiangsu vocational Institute of architectural technology kota Xuzhou dengan masing masing bidang pilihan keahlian yang sudah di tentukan Kemendikbud sebagai upaya pengembangan diri dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Belajar di negeri tirai bambu di saat musim dingin adalah satu tantangan yang harus di taklukkan agar ketahanan tubuh cepat bisa beradaptasi.

Selama tinggal di asrama kampus Jiangsu Xuzhou, hal hal yang di khawatirkan saat di Indonesia hilang seketika setelah melihat banyaknya supermarket yang tersedia di area kampus tersebut yang menjual segala perlengkapan kebutuhan kita. Ternyata kampus Jiangsu ini sangat modern dan lebih mengutamakan untuk memperhatikan sarana prasarana umum untuk kepentingan orang banyak tersebut. Jejak langkah 80 anak tangga setiap kali turun dan naik hingga dalam sehari hampir 4 kali penulis lakukan karena tinggal di asrama kampus lantai 6 kamar 607, suatu olahraga yang bernilai kesehatan dan wajib di jalani.

Materi mata kuliah yang di berikan oleh para dosen pengajar di kampus Jiangsu ini sangat bervariasi dan semua lebih mengarah pada strategi kepemimpinan, rekrutmen pegawai, Inovasi pembelajaran di kelas dan pengelolaan manajemen. Ruang kelas kampus sangat nyaman, Materi kuliah di sampaikan oleh semua dosen dengan bahasa Mandarin. Penulis sangat tertarik dengan materi Principals curriculum reform oleh profesor Wei Benya yang menerangkan banyaknya masalah di sekolah hingga harus melakukan pemetaan guru sedini mungkin dengan klasifikasi level atau predikat guru berdasarkan informasi manajemen staff Yang terdiri dari guru dan siswa. Akhirnya akan terlahir siswa siswa yang hebat di bidangnya karena sudah di petakan dari awal untuk pembagian kelas berdasarkan kemampuan yang di miliki siswa dan guru tersebut seperti contoh kecil dari kelas excellent khusus ilmu sains dan akademik, kemudian ada juga kelas Seni dan musik.

Penyerahan laporan kegiatan selama di kampus Jiangsu pada kepala dinas pendidikan provinsi Kalsel H.M.Yusuf Effendy

Selama belajar di kampus Jiangsu ini, Penulis sangat rasakan adanya keseimbangan antara pembelajaran teori dan praktek di bengkel kerja , mereka sangat memahami peran revolusi industri 4.0 sebagai mitra pendidikan sehingga menjadi satu keharusan dalam pembelajaran untuk memasukkan mata kuliah baik teori maupun praktek sesuai kebutuhan dunia usaha atau dunia industri.

Ada satu hadist yang berbunyi Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China, kita bisa kilas balik sejarah di jamannya nabi tercinta mengapa inginkan umatnya untuk bisa belajar dari sistem pendidikan maupun ekonomi di negeri China dan sekarang sangat terbukti sampai jaman millenial negeri China tetap terakui sebagai negeri yang selalu berkembang sangat pesat dalam hal technology. Masyarakat China di budayakan untuk mencintai tanah air nya sendiri baik dalam hal kebangsaan serta bahasa dan sangat wajar jika banyak yang memang tidak mampu berbicara bahasa asing kecuali bahasanya sendiri Mandarin.

Menikmati hari demi hari di kota Xuzhou, serta jalan jalan ke tempat wisata di negeri tirai bambu ini , sepanjang perjalanan banyaknya motor electric, taxi, bus dan mobil semua merupakan produk lokal atau dari buatan China sendiri yang notabene di rancang anti polusi udara hingga kenyamanan berjalan kaki tidak terganggu akan adanya asap kendaraan, sungguh sangat Beda jauh dengan Indonesia yang semua merk /type kendaraan ada dijalanan sesuai kelas tersendiri untuk memilikinya menimbulkan kemacetan dan polusi udara yang luar biasa setiap hari .

Program short course oleh Kemendikbud di harapkan akan terus berlanjut dalam membantu meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melahirkan orang orang hebat yang mampu memberikan inspirasi di daerahnya masing masing. Asa untuk Indonesia merupakan bagian mimpi kecil semua peserta menjadi pribadi yang lebih baik lagi dalam mengolah potensi diri yang ada supaya selalu berdaya guna untuk Indonesia. Terima kasih Kemendikbud

Comments

comments