IGI SEBUAH HARAPAN UNTUK GURU INDONESIA

0
598
Pembentukan IGI Jakarta Timur

Saifudin Zuhri

Tuntutan Guru sebagai seorang yang professional kini menjadi sebuah kewajiban,karena pemerintah kini telah menghargai profesionalitas guru dengan memberikan tunjangan sertifikasi baik untuk guru PNS maupun swasta,kesejahteraan yang tidak pandang bulu ini dimaksudkan agar guru dapat mengembangkanpotensi,kompetensi dan profesinya sesuai tuntutan zaman yang serba android ini dimana peserta didik sudah gandrung dan lekat dengan teknologi Android yang berbasis IT.

Jika ceramah, diskusi dan penugasan masih menjadi ujung tombak guru dalam mengajar, maka sang guru profesioanal telah merampas potensi siswa untuk berkembang karenanya guru professional harus mampu mengasimilasi, mengadopsi dan menginisiasi pola pembelajaran berbasis android agar pembelajaran dapat dinikmatisesuai budaya dan peradabannya.
Menyadari hal tersebut IGi sebagai sebuah organisasi profesi guru ini berjibaku untuk mempelopori program SAGUSATAB (satu guru satu Tablet) dengan memeberikan pelatihan mandiri dan menfasilitasi bimbingan program pengunaan tablet tersebut sehingga sang guru tidak sekedar punya dan bergaya namun betul betul paham dan fasih dalam penggunaanya, tergerak untuk meningkatkan potensi para guru ini mas danang beserta pengurus dan Trainer IGI pusat berhasil dengan menggandeng perusahaan Samsung yang menyediakan tab dengan fitur –fitur edukasi unggulan yang di butuhkan guru dalam proses edukasi baik literasi, komik, tele conference, games edukatif maupun fitur lain yang tidak dimiliki oleh gadget lain sehingga penampilan dan layanan guru semakin canggih dengan pembelajaran virtual yang menyenangkan.
Wahai guru professional,janganlah saudaraku bangga dengan sebutan profesional dan bersertifikasi saja namun marilah kita memiliki sikap malu jika baju sertifikasi telah di kenakan,lebel guru professional sudah di kenakan,namun pola pengajaran kita masih berbasis kapur dan spidol, lalu kita kemanakan tunjangan professional kita itu jika kita memiliki android sekedar untuk wa,share berita,selfie dan BBM, bergabunglah kepada kelompok orang yang haus ilmu dalam kawah candra dimuka IGI sahabat akan dihantarkan kepada guru profesioanal yang sebenarnya, professional dari hati,profesional dengan kesadaran diri untuk kompeten dan profesional sesuai peradaban dan tuntutan peserta didik.

IGI bukan sekedar organisasi profesi yang diakui dan di kenal seantero Indonesia namun lemah dalam kiprah khususnya pengembangan potensi, IGI memilki relawan pengurus yang kerja tanpa pamrih dan tidak kenal lelah, sekalipun libur sekolah mereka mengadakan road to training IT tangga 24-25 Desember di Jakarta diikuti 50 peserta yang berasal dari Jakarta, Lampung, Sumatera Barat, Sukabumi,Bogor ,Sulawesi selatan,Kalimantan memiliki semangat untuk bisa, dengan penuh kekeluargaan mereka melaksanakan training sampai larut malam, setelah acara di Balai Diklat Keagamaan ini purna dilanjutkan dengan TOC di Banten 26 s.d 27 Desember 2016 di GSD DPRD Provinsi Banten, dengan bertajuk mendidik guru membangun bangsa pelatihan ini berhasil mendidik guru kompeten dalam kanal-kanal inovasi layanan pendidikan.

Hal yang tidak dimiliki oleh seminar atau pelatihan Trainer apapun, peserta dan pengisi materi IGI mengikuti pelatihan dengan semangat mandiri, mereka hadir dengan ongkos sendiri tanpa persyaratan surat tugas dan tanda tangan uang akomodasi,bahkan untuk memiliki fasilitas tablet Samsung A8 mereka rela kredit,sungguh potensi guru pilihan telah berkumpul di ikatan guru Indonesia IGI.

Hal yang menarik dalam pelatihan IGI adalah semangat dan kekeluargaan, dalam pelatihan seolah gak ada sekat lagi antara trainer dan peserta, ke tujuh trainer IGI berkenan mendampingi peserta bahkan meminjamkan tabletnya bagi peserta yang belum memiliki, sebuah organisasi profesi yang berprinsip saling asah,saling asuh untuk kemajuan bersama,sehingga setelah pelatihan para peserta langsung berlomba mengeksiskan diri dalam kanal-kanal unggulan yang akan di perdalam dana di bagi kepada guru lain.

Tak cukup sekedar pelatihan trainer IGI juga memotivasi alumni melalui wa grup, mengingatkan,membimbing dan menyediakan vasilitas konseling, semoga semangat ini akan selalu ada insya Allah IGI akan menjadi pioneer organisasi guru berbasis IT yang berkesadaran tinggi untuk meningkatkan dan mengabdikan potensi untuk teman satu profesi.
(Saifudin Zuhri)

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here