Antusias peserta serta Dukungan Kadis dan Sekda di IGI Kab. Touna, Sulteng.

0
279

Pukul 03.00 Wita dinihari kami tiba dilokasi kegiatan, disambut oleh ibu Zainab ketua IGI Kab Touna. Ibu ini luar biasa, masih setia menunggu kami walaupun sudah dinihari. Dengan rasa lelah dan kantuk yang tak bisa diajak kompromi, kami pun bergegas untuk istirahat.

Pukul 07.00 wit. PaK ketwil membangunkan kami karena bu Zainab mau mengajak kami sarapan pagi. Berhubung masih ingin memanfaatkan waktu untuk tidur, aku tidak ikut sarapan, tapi suami ku yang ikut. (suamiku kali ini mau menemani aku ke Sulteng yang penting akhir pekan dan tidak menganggu jam kantornya Beliau).

Pulang dari sarapan, ternyata suamiku membawa 3 toples berbagai macam kuliner seperti nasi kuning, ikan tuna bakar, telur dan kue kue khas. Waduh …. bathinku berkata, bobol lagi nih program diet hari ini, gkgkgk. Tidak menunggu lama, segeralah aku nikmati kuliner titipan bu Zainab. Luar biasa bu Zainab ini, selain seorang sosok pemimpin yang sangat aktif beliau juga sosok yang baik hati dan bersahaja aku yakin di bawah kepempinannya IGI di kab Touna akan berkembang pesat.

Tepat pukul 08.15. kami berangkat menuju lokasi kegiatan. Rombongan kami pun di arahkan ke ruang kepala sekolah. Dan ternyata ibu Zainab adalah kepala sekolah di tempat ini.  Saat itu, kadisdik Kab Touna dan Sekda kab Touna rupanya sudah datang dan kami pun ngobrol-ngobrol sebentar. Dari obrolan ini saya baru tahu bahwa ternyata tempat kegiatan ini jarak nya dengan ibu kota kabupaten kurang lebih sekitar 100 km. Beliau berangkat dari rumah pukul 05.30 pagi, sungguh luar biasa perhatian dan apresiasi beliau ini terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh IGI. Pagi-pagi sudah berangkat ke tempat ini padahal ini hari sabtu bukan jam kerja, tapi demi peningkatan kompetensi guru di Kab Touna beliau datang dengan penuh suka cita.

Pukul 08.45.kami semua menuju aula pertemuan. Saya kembali kaget, melihat antusias guru-guru di sini ada sekitar 250 orang peserta yang ikut kegiatan ini. Mungkin jarang sekali ada kegiatan pelatihan guru di sini, sehingga ketika IGI bisa masuk ke daerah ini seakan seperti air hujan di musim kemarau.

Kegiatan dimulai dengan acara pembukaan yang diawali laporan dari ketua panitia. Rupanya panitia langsung dihandle ketua IGI Touna dan tuan rumah yaitu ibu Zainab. Dalam laporannya, beliau menyampaikan dengan tegas dan lugas tidak lebih dari 5 menit. Setelah itu, dilanjutkan dengan sambutan Ketua IGI wilayah Sulteng yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus IGI kab Touna. Semua berlangsung singkat.

Rangkaian acara selanjutnya adalah sambutan dari ketua dewan pakar IGI. Dilanjutkan dengan penguatan dari PP. IGI. Karena Ketum IGI bergalangan hadir (beliau menghadiri kegiatan di Daerah lain). maka penguatan disampaikan oleh Ketua Harian PP IGI. Pada kesempatan ini pada intinya saya menyampaikan tentang apa Itu IGI dan bagaimana kiprah IGI untuk peningkatan kompetensi guru Indonesia. Saya juga menyampaikan bahwa kegiatan IGI selama ini tidak bergantung pada APBN maupun APBD, tapi bila diberikan maka IGI akan memanfaatkan dengan sebaik baik untuk melaksanakan pelatihan-pelatihan untuk guru dari berbagai kanal pelatihan yang dimiliki IGI sesuai dengan kebutuhan Daerah masing-masing. Saya juga menekankan bahwa menjadi seorang IGIers sejati harus berani menunjukkan jatidirinya dan harus bisa memberikan kebermanfaatan bagi orang lain minimal di lingkungan tempatnya bekerja.

Sambutan terakhir adalah dari kadisdik dan Sekda kab Touna. Keduanya sangat mendukung kanehadiran dan kiprah IGI di Kab Touna. Beliau menginginkan kedepan nya akan ada kegiatan pelatihan-pelatihan dilaksanakan secara kontinyu di kab. Touna. Pak sekda dan pak kadis pun berjanji akan membantu secara moril maupun materi dgn mengaggarkan pada APBD yang bisa mendukung program-program pelatihan guru oleh IGI kab. Touna.

Pukul 10.15.wita rangkaian pembukaan selesai. Tanpa break, langsung dilanjutkan materi pertama tentang Sekolah Ramah Anak (SRA). Sebagai fasilitator Nasional SRA, saya kembali memaparkan materi tentang SRA ini. Peserta pun sangat antusias mengikuti materi dan aktif bertanya maupun menyampaikan pendapat. Hingga tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 12.10. waktu istirahat makan siang.

Pada moment makan siang, kembali kami dikejutkan dengan sajian makanan yang hampir 90 persen dari bahan sayur-sayuran dan ikan laut. Tidak ketinggalan ada ubi ungu dan jagung pulut yang manis dan gurih. Serta sajian penutupnya kelapa muda dan durian asli touna. Sungguh luar biasa, kami semua termasuk Pak Sekda dan Kadisdik ikut bersama sama menikmati makan siang yang terasa sekali aura kekeluargaannya.

Tepat pukul 13.00. materi berikutnya adalah tentang pendidikan Inklusif. Materi ini disampaikan oleh Nursyamsih Anchi, founder kanal Sagupasi yang juga fasilitator nasional Pendididkan Inklusif PKLK kemendikbud. Beliau menyampaikan materinya sampai pukul 14.30.

Pukul 14.30. break sebentar, kemudian materi dilanjutkan lagi dengan Sagusamik. Satu Guru Satu Komik, sebuah kanal yang memberi keterampilan pada guru bagaimana cara membuat komik sebagai media pembelajaran. Materi ini berakhir hingga pukul 17.00, namun ternyata antusias peserta tidak surut sampai kegiatan berakhir.

Sungguh, luar biasa energi positif dari pengurus wilayah IGI Sulteng di bawah komando Pak Fred bisa menular ke semua daerah-daerah di Sulteng. Tidak sampai satu tahun, IGI sudah berlembang pesat hingga ke pelosok daerah kabupatennya.

Tabe Hormat kami buat IGI se Sulteng.

Ditulis oleh Rusnanie (Ketua Harian IGI pusat) dg “Menemu Baling”

Comments

comments

BAGIKAN
Artikulli paraprakAntusias 13 Peserta Sagusaku
Artikulli tjetërIGI ACEH GELAR RAKORWIL
Guru di Kalimantan Selatan, saat ini menjabat sebagai Wakil Sekjen Bidang Literasi dan Publikasi Karya Guru