- 16 May 2012 | dibaca 33 | komentar 0
GURU BERSERTIFIKASI: Kejar Kredit Poin, Guru Bersertifikasi Mangkir Ngajar
Kinerja guru bersertifikasi di Kabupaten Klaten mendapat sorotan dari kalangan wali murid karena kerap meninggalkan jam mengajar.
Sorotan itu disampaikan saat reses yang digelar sejumlah anggota DPRD Klaten sepekan terakhir. Anggota DPRD Klaten dari Fraksi Golkar, FX Setyawan saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, awal pekan kemarin mengatakan reses yang digelar di Kecamatan Kalikotes pekan lalu dibanjiri keluhan dari orangtua siswa. - 16 May 2012 | dibaca 23 | komentar 0
Pemindaian Tuntas, Diumumkan 24 Mei
Meski muncul ratusan laporan kecurangan, proses pemindaian lembar
jawaban ujian nasional (unas) SMA/sederajat berjalan lancar. Bahkan
Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud melaporkan
jika 100 persen lembar jawaban berhasil dipindai. Proses berikutnya
yaitu scoring dan penetapan kelulusan.
Usai mengikuti pelantikan beberapa rektor PTN di Kemendikbud kemarin (14/5), Kabalitbang Kemendikbud Khairil Anwar Notoridiputro mengatakan, seluruh PTN yang bertugas meminda lembar jawaban di 33 provinsi telah menuntaskan tugasnya. "Insyallah jadwal penetapan kelulusan berjalan sesuai rencana," kata dia. Pemerintah sudah menjadwalkan pengumuman kelulusan unas SMA/sederajat dilaksanakan pada 24 Mei nanti.
- 14 May 2012 | dibaca 31 | komentar 0
Siap Publikasi Hasil Verifikasi
Mendikbud: Program Bidik Misi Masih Baru, Wajar Jika Ada yang Keliru
Teka-teki penyimpangan penyaluran beasiswa pendidikan
mahasiswa berprestasi (Bidik Misi) di Universitas Sumatera Utara (USU)
sebentar lagi terkuak. Direktur Jendral Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti)
Kemendikbud Djoko Santoso menuturkan, besok atau lusa hasil investigasi
selesai dan siap dipublikasi.
Meskipun laporan resmi belum dikeluarkan, mantan rektor ITB itu sudah bisa memperkirakan hasil investigasi. "Kalau ada yang menyimpang, jumlahnya tidak banyak," ujar Djoko setelah nggowes bersama keluarga besar Kemendikbud kemarin pagi (13/5). Menurut perhitungannya, paling banter nanti jumlah penyaluran bidik misi yang tidak tepat sasaran sekitar 20 kursi.
- 14 May 2012 | dibaca 18 | komentar 0
LPMP: Jangan Tutupi Angka Putus Sekolah
Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Tengah meminta
pemerintah daerah agar tidak menutupi angka putus sekolah yang terjadi
di daerah masing-masing.
"Sebenarnya masih banyak anak yang putus sekolah, namun data yang diberikan sering tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi, mustahil kalau angka putus sekolah nol persen," kata Kepala LPMP Kalimantan Tengah Krisnayadi Toendan di Palangka Raya, Minggu (13/5/2012).
Jika angka putus sekolah tak diungkapkan secara transparan, maka akan menambah persoalan pendidikan karena semakin banyak anak yang hilang haknya untuk memperoleh pendidikan.
- 14 May 2012 | dibaca 54 | komentar 0
Profesi Guru Makin Dibidik Kaum Muda
Profesi guru semakin diminati kaum muda seiring dengan meningkatnya
kesejahteraan untuk profesi ini sejak beberapa tahun terakhir, kata
Kepala SD 191 Palembang Sri Kusnirawati.
"Saat ini fakultas ilmu keguruan sekarang menjadi favorit di sejumlah universitas, sungguh berbeda dengan era saya dulu karena sempat malu mengambil jurusan menjadi guru," ujar Sri di Palembang, Sabtu (12/5).
Peluang dan kesempatan untuk mengembangkan diri semakin terbuka bagi guru seiring dengan tingginya perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan.


14 May 2012 | dibaca 5
Dalam rangka memperingati hari pendidikan Nasional yang bertepatan tanggal 2 mei, Ikatan Guru Indonesia (IGI) wilayah Jambi sumbangkan buku ke Tiga sekolah di Jambi Sebrang. Sabtu (12/5).Menurut Ketua IGI wilayah Jambi Christop SPd, tiga sekolah tersebut adalah SMP 13 Kota Jambi Kecamatan Pelayangan, SD 167 Kota Jambi Kecamatan Danau Teluk dan MTS Al-Jauharen Kecamatan Pelayangan dengan total buku 10.600 eksemplar.
SHARING YUK...
22 Mar 2012 | dibaca 3
Oleh Dhitta Puti Sarasvati
Suatu hari, seorang murid saya yang masih SMP mengirimkan "print screen" berupa salah satu komen twitter saya ke saya. "Ibu menulis ini yah?" tanyanya pada saya.
Sejak kejadian itu, saya sadar bahwa guru di zaman sekarang harus sangat berhati-hati dalam menggunakan berbagai media sosial. Ada kemungkinan besar bahwa siswa-siswa kita yang begitu melek dengan teknologi mengawasi kita. Yang diperlukan guru bukan hanya keterampilan untuk menggunakan teknologi, tetapi juga sikap yang baik untuk bisa memanfaatkan teknologi dengan bijaksana.
Suatu hari, seorang murid saya yang masih SMP mengirimkan "print screen" berupa salah satu komen twitter saya ke saya. "Ibu menulis ini yah?" tanyanya pada saya.
Sejak kejadian itu, saya sadar bahwa guru di zaman sekarang harus sangat berhati-hati dalam menggunakan berbagai media sosial. Ada kemungkinan besar bahwa siswa-siswa kita yang begitu melek dengan teknologi mengawasi kita. Yang diperlukan guru bukan hanya keterampilan untuk menggunakan teknologi, tetapi juga sikap yang baik untuk bisa memanfaatkan teknologi dengan bijaksana.











