Monday, June 1, 2026
spot_img
Home Berita Transformasi Ujian Digital dari Daerah: SMAN 2 Pinrang Jadi Percontohan Nasional Pemanfaatan...

Transformasi Ujian Digital dari Daerah: SMAN 2 Pinrang Jadi Percontohan Nasional Pemanfaatan QR Scanner Exambro

0
9

PINRANG, IGI.OR.ID– Komitmen menghadirkan ujian yang jujur, akuntabel, dan berbasis teknologi kembali ditunjukkan oleh SMAN 2 Pinrang, Sulawesi Selatan. Sekolah yang berjarak sekitar 200 kilometer dari Kota Makassar ini berhasil melaksanakan ujian digital nasional menggunakan aplikasi SIM IGI yang terintegrasi dengan fitur QR Scanner Exambro.

Penerapan sistem ini menjadikan SMAN 2 Pinrang sebagai salah satu sekolah pelopor di luar Pulau Jawa yang mengimplementasikan teknologi pengamanan ujian digital secara menyeluruh. Melalui fitur tersebut, peserta ujian tidak dapat berpindah ke aplikasi lain selama ujian berlangsung, sehingga potensi kecurangan dapat diminimalkan secara signifikan.

Kepala SMAN 2 Pinrang, Abdul Wahid Nara, menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi yang dikembangkan oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI). Menurutnya, sistem ini membantu menciptakan lingkungan ujian yang lebih objektif dan memberikan ruang bagi guru untuk fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran.

“Sekarang guru tidak lagi disibukkan dengan pengawasan penggunaan gawai siswa. Sistem bekerja secara otomatis sehingga hasil ujian lebih mencerminkan kemampuan peserta didik yang sebenarnya,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Drs. Muh. Adam, M.Si., menjelaskan bahwa proses adaptasi memang menjadi tantangan pada awal pelaksanaan. Namun, setelah siswa memahami mekanisme penggunaan aplikasi, ujian berjalan lancar dan efektif.

“Pada hari pertama masih ada penyesuaian dari siswa. Setelah diberikan pendampingan dan sosialisasi, pelaksanaan ujian berikutnya berlangsung lebih tertib dan nyaman,” jelasnya.

Keberhasilan SMAN 2 Pinrang menarik perhatian berbagai kalangan pendidikan karena menunjukkan bahwa sekolah di daerah mampu menjadi pelopor dalam pemanfaatan teknologi pendidikan. Langkah ini sekaligus membuktikan bahwa transformasi digital tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga dapat tumbuh dari sekolah-sekolah yang memiliki visi inovatif.

Ketua Bidang IT Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (IGI), Amin Muamar, menjelaskan bahwa QR Scanner Exambro dikembangkan untuk menjawab kebutuhan sekolah akan sistem ujian digital yang aman, ringan, dan mudah diterapkan.

“Fitur ini dirancang agar integritas ujian tetap terjaga tanpa menambah beban guru. Sistem dapat digunakan bersama berbagai platform ujian online seperti Google Form, Microsoft 365, CBT sekolah, dan platform lainnya,” ungkapnya.

Selain menghadirkan fitur pengamanan ujian, SIM IGI versi terbaru juga membawa sejumlah pembaruan, di antaranya akses kalender kegiatan IGI, notifikasi inspirasi harian bagi guru, serta peningkatan performa aplikasi agar lebih stabil dan nyaman digunakan.

Keberhasilan implementasi di SMAN 2 Pinrang kini dipandang sebagai model praktik baik yang berpotensi direplikasi oleh sekolah-sekolah lain di seluruh Indonesia. Dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan sistem evaluasi yang kredibel, pemanfaatan teknologi seperti QR Scanner Exambro diyakini dapat menjadi bagian penting dalam penguatan budaya integritas akademik di lingkungan pendidikan.

Melalui inovasi ini, SMAN 2 Pinrang kembali menunjukkan bahwa sekolah daerah tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga berperan aktif menjadi penggerak perubahan pendidikan nasional.