Perjuangan IGI Menemui Titik Terang, Guru Honorer K2 Segera Dituntaskan

0
538

Nasib honorer Kategori 2 (K2) se-Indonesia yang belum lulus tes CPNS kini mulai menemui titik terang. Muhammad Ramli Rahim (MMR), Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia membeberkan bahwa saat ini DPR RI baru merampungkan rapat kerja gabungan dengan kementerian terkait dan telah menghasilkan lima poin penting, yaitu:

Pertama, pemerintah dan DPR sepakat menuntaskan masalah K2 yang jumlahnya mencapai 438.590 orang, paling lambat Desember ini.

Kedua, sesuai UU dan aturan terkait lainnya, ada 13.347 K2 yang segera ikut tes CPNS

Ketiga, bagi sisa 425.243 Honorer K2 yang tidak bisa lagi mengikuti tes CPNS, DPR dan Pemerintah menyiapkan sejumlah opsi. Diantaranya pemerintah akan membuka tes PPPK (Pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Bagi yang tidak lulus jangan berkecil hati, tetap diberi kesempatan kerja sesuai kebutuhan instansi dan bahkan diberi gaji sesuai UMR

Keempat, DPR mendorong pemerintah memvalidasi data K2 secara teliti, dan yang terakhir DPR mendorong pemerintah memasukkan anggaran penuntasan K2 ini pada Nota Keuangan RAPBN 2019.

Pemerintah juga memberikan prioritas pada tenaga kependidikan dan kesehatan. Sehingga untuk Guru Honorer ada 157.210 yang berpeluang mendapatkan manfaat dari kesepakatan ini.

“Ini adalah kabar baik kepada teman-teman honorer K-2 yang selama ini nasibnya masih terkatung-katung. Kami di Ikatan Guru Indonesia selama ini tak henti-henti bersuara tentang kekurangan guru dan posisi guru honorer yang dibanyak tempat tidak memperoleh pendapatan yang layak dan tidak dimanusiakan”, ujar MRR.

“IGI selama ini selain bersuara di media massa, mendatangi langsung DPR RI, serta mengarahkan pengurus IGI di seluruh Indonesia agar bergerak mendorong pemenuhan kebutuhan guru baik secara kuantitas maupun kualitas”, tambahnya pula.

Bersama teman-teman di IGI, kami sangat mengapresiasi kesepakatan ini dan akan ikut serta mengawal kesepakatan ini agar segera diwujudkan. Selanjutnya pemenuhan kekurangan guru yang hampir satu juta jumlahnya masih terus kita perjuangkan bersama, tegas Muhammad Ramli Rahim selaku Ketua Umum IGI. /*hlm

 

Comments

comments