PERCEPATAN PENINGKATAN KUALITAS GURU MELALUI T2M IGI CIMAHI

0
337

Reportase: Lili Priyani (IGI Jawa Barat)

Ikatan Guru Indonesia Kota Cimahi (IGI Cimahi) menggelar kegiatan yang bertajuk T2M atau Trainning Dua Mingguan. Kegiatan yang bertema “Melalui T2M  (Trainning Dua Mingguan), guru-guru tumbuh dan berbagi demi  kualitas  pendidikan yang lebih baik” digawangi oleh panitia: Rahmat Santana (Ketua IGI Cimahi), Salmi Supriatin, Mimin Mintasih, Yuyus Wisnurat, dan Zaenal. T2M merupakan kegiatan yang berbentuk roadshow dari sekolah ke sekolah, dari guru untuk guru dengan berbagai pelatihan/kanal.  Untuk Episode 1 tanggal 18 Agustus 2018  bertempat SMAN 6 Cimahi digelar Sagusabest (Satu Guru Satu Best Practice) bersama founder Sagusabest Rina Sugihartinengsih dan Lili Priyani. Selanjutnya, dua minggu ke depan, tanggal 1 September 2018 bertempat di SMKN 1 Cimahi  akan digelar Pembuatan Media Pembelajaran /PPT Terintegrasi Ispring dengan narasumber Yuyus Wisnurat. Tanggal 15 September 2018 bertempat di SMKTI dengan materi Sagupegtas (Satu Guru Penggerak Integritas) bersama narasumber Salmi Supriatin  dan Tresi Tiara Intania Fatimah. Dilanjutkan tanggal 29 September 2018 bertempat di SMP Hikmah Teladan dengan narasumber Mimin Mintarsih sebagai Guru Fasilitator, dan T2M akan berakhir pada tanggal 13 Oktober 2018 bertempat di SD Hikmah Teladan  dengan Pembuatan Web LMS Exelearning Terintegrasi Server Lokal  bersama narasumber Yuyus Wisnurat dan Zaenal.

Menurut Ketua IGI Kota Cimahi, Rahmat Santana, kegiatan T2M merupakan pelatihan yang bertujuan untuk  mengembangkan empat kompetensi guru dalam menghadapi abad 21  yang didominasi oleh  teknologi dan informasi. Guru harus meng-uprade diri, mengembangakn metode dan model pembelajaran, menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan kekinian. Melalui kegiatan T2M ini, IGI Cimahi membuka peluang bagi guru yang ingin bersama-sama belajar dan mengembangkan kompetensi diri. Kegiatan diawali di SMAN 6 Cimahi. Menurut Wakil Kepala Sekolah Urusan Sarana dan Prasarana, Wandi Suwandi, M.Pd., sekolahnya mendukung setiap upaya untuk peningkatan kompetensi guru. Sekolah asri nan hijau, peraih penghargaan Adiwiyata Nasional ini terbuka untuk kegiatan yang bertujuan untuk pelatihan yang berhubungan dengn guru. Kita perlu mengapresiasi sekolah seperti ini karena  tanpa dukungan berbagai pihak tentunya semua kegiatan yang melibatkan guru tidak bisa berjalan maksimal dan kondusif.

T2M  dibuka tanggal 18 Agustus 2018 oleh Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan Cimahi, ibu Dra. Ifah Latifah, M.Si.  Beliau menyampaikan sambutan mewakili Kepala Dinas Pendidikan Cimahi yang menyambut hangat dan sangat mengapresiasi kegiatan untuk peningkatan kualitas guru. Pemerintah membutuhkan mitra dalam pengadaan pelatihan kompetensi guru yang belum bisa seluruhnya diakomodir oleh dinas terkait. Sejauh ini menurut beliau,  IGI merupakan organisasi guru yang turut berperan aktif dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Beliau berharap agar ilmu yang didapat dalam pelatihan ini bisa diterapkan dan diaplikasikan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari di sekolah. Guru harus terus bersemangat mencari  ilmu,  mengingat tantangan zaman yang sudah berbeda dari tahun ke tahunnya. Beliau pun berpesan agar penanaman karakter peserta didik menjadi hal yang patut diperhatkan, seperti budaya disiplin, tata krama, dan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam masyarakat. Dengan kehadiran dan support pejabat seperti ini menjadi amunisi dan sumber kekuatan bagi para peserta untuk menggaungkan semangat belajar sepanjang hayat dan mengisi makna kemerdekaan sesungguhnya melalui karya nyata, seperti bersemangatnya para pejuang dalam merebut kemerdekaan tahun 1945 lalu.

Sebagai pembuka T2M, sebanyak 37 peserta mengikuti materi Sagusabest yang didahului dengan pretest materi best practice. Dalam paparannya, Rina Sugihartinengsih menguraikan tentang pengertian best practice, kaidah dan sistematika, serta contoh. Peserta diajak langsung berlatih menemukan judul yang tepat dalam penyusunan best practice. Hingga akhirnya, semua peserta diberikan tugas mandiri berupa penyusunan best practice yang harus didiskusikan secara virtual melalui jaringan whattsup. Peserta yang nantinya sudah menyelesaikan penyusunan best practice, akan mendapatkan sertifikat pelatihan dengan pola 32 jam pertemuan. Selanjutnya, Lili Priyani memotivasi peserta untuk selalu bersemangat bergerak dalam  membekali diri dengan berbagai kompetesi. Sharing and growing together, bersama IGI. Implikasi dari kegiatan pembuka ini adalah  sebanyak 12 orang secara langsung mendaftar sebagai anggota IGI.

Kegiatan T2M hari ini ditutup oleh Ketua IGI Jawa Barat, Cucu Sukmana. Dalam pengarahannya, beliau menyampaikan isu-isu pendidikan yang perlu dijadikan bahan perenungan bersama untuk selanjutnya dicarikan solusi bagi permasalahan yang muncul di dunia pendidikan. Akhirnya, beliau mengajak seluruh peserta untuk berperan serta dalam percepatan  peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Bersama IGI kita majukan kualitas pendidikan dan kita tingkatkan profesionalisme guru.

Comments

comments