Kabiro Daqu Training Center (DTC) Membuka Pelatihan Guru

0
135

Pelatihan “Teaching and Learning Through Inquiry” bagi guru di Daarul Qur’an (Daqu) School pimpinan Ustaz Yusuf Mansur digelar hari ini (20/7/19). Pelatihan yang kali ini bertempat di Daqu School Kalibata City ini dibuka langsung oleh Kepala Biro Daqu Training Center (DTC), Mr. Kupmin Rambe dan Kabiro Fullday School Daqu Kalibata City. Pelatihan kali ini menghadirkan fasilitator Danang Hidayatullah, guru Binus School Simprug yang juga adalah Direktur School to School Training (STST) Program Ikatan Guru Indonesia (IGI) DKI Jakarta.

Menurut Kabiro DTC, pelatihan bagi guru Daqu di seluruh cabang (biro) dilakukan secara berkala dan berkesinambungan. “Teaching and Learning Through Inquiry” merupakan salah satu materi pelatihan dari sekian pelatihan yang sudah disiapkan bagi guru Daqu. Menurut Mr. Kupmin, inquiry sebagai sebuah pendekatan pembelajaran sangat dibutuhkan di era ini. Mengingat pentingnya peningkatan kompetensi bagi guru, Mr. Kupmin berharap agar ke depan pelatihan guru di Daqu terus berkelanjutan.

Menghadapi era 4.0 yang membutuhkan integrasi STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematic) dan berbasis HOTS (High Order Thinking Skills), kemampuan dasar yang wajib dimiliki guru adalah kreativitas mengajar yang kekinian. Siswa sebagai “partner” di kelas harus mulai dilatih untuk aktif, kreatif dan berpikiran terbuka. Inkuiri adalah karakter dasar yang harus dimiliki siswa menghadapi Era 4.0.

“Teaching and Learning Through Inquiry” adalah sharing session bagi guru untuk mengenal lebih jauh tentang model pendekataan berbasis inkuiri. Tujuan dari sharing ini agar guru dapat menerapkan model pendekataan inkuiri dengan efektif di kelas. Peserta pelatihan akan mendapatkan pengetahuan seputar bagaimana membangun budaya inkuiri di kelas, pedagogi inkuiri, model perencanaan integrasi inkuiri Kath Murdoch, membangun kemampuan bertanya siswa, mengenal karakter murid inkuri, dll. Inkuiri harus dibagun sebagai proses pembelajaran yang menyenangkan. Kuncinya adalah interest.

Ref./Foto: Danhid

Comments

comments