IGI Aceh Gelar Leadership Training Untuk Kader

0
166

Aceh Barat, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Aceh melaksanakan Leadership Training untuk para kader. Kegiatan dipusatkan di Aula Dinas Pendidikan Aceh Barat pada tanggal 17 Maret 2019. Kegiatan ini melibatkan sebanyak 30 orang pengurus IGI.

Perwakilan pengurus IGI tersebut berasal dari IGI Wilayah Aceh, IGI Daerah Aceh Barat, IGI Daerah Nagan Raya, IGI Daerah Aceh Barat Daya dan IGI Daerah Aceh Selatan. Pemateri pada kegiatan ini yaitu Ahmad Rizali yang merupakan salah satu pendiri IGI dan juga staf khusus Mendikbud Era Anies Baswedan.

Penanggung jawab kegiatan, Fitriadi, S.Pd.I, M.Pd yang juga sekretaris IGI Wilayah Aceh menyampaikan bahwa kegiatan leadership training ini dilaksanakan dengan tujuan mencetak kader IGI yang militan, agar mereka menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang komitmen membangun pendidikan serta setia pada organisasi.

“Para kader IGI harus sadar, bahwa IGI sebuah organisasi yang bersifat sosial membantu para guru dalam meningkatkan kompetensi serta mereka yang membutuhkan advokasi”. Imbuhnya

“Pada kesempatan ini, IGI Wilayah Aceh fokus melatih kader untuk wilayah pantai barat selatan, dan selanjutnya akan kita latih para kader wilayah pantai timur dan tengah”. Lanjutnya

Ketua IGI Wilayah Aceh, Drs Imran dalam sambutannya menyampaikan terima kasih banyak kepada pendiri IGI yang mau meluangkan waktu melatih para kader IGI di Aceh. Bahwa ini menjadi sebuah penghormatan untuk guru-guru pengurus IGI Aceh.

“Kita terus melatih para kader IGI menjadi pelatih atau trainer, serta menjadi calon pemimpin yang konsisten”, Lanjutnya.

“Sebuah organisasi besar, harus menyiapkan kader-kader hebat untuk meneruskan estafet kepemimpinan di masa depan”, Imbuhnya

Salah satu peserta training, Muhammad Nasir,S.Pd yang juga Ketua IGI Daerah Aceh Barat menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pengurus. Karena dengan adanya kegiatan ini dapat memahami bagaimana menjadi seorang pemimpin yang ideal.

“Mudah-mudahan setelah mengikuti training ini, kami sudah bisa menerapkan ilmunya dalam kepemimpinan, baik dalam organisasi maupun dalam kegiatan lainnya”, tutupnya.

Comments

comments