GAYA IGI

0
928

Oleh Eko Siswanto, Sekretaris IGI Wonogiri

Hari ini saya bersama anak-anak belajar tentang gaya. Gaya adalah tarikan atau dorongan yang mengakibatkan terjadinya sesuatu pada suatu benda. Gaya dapat menyebabkan benda diam menjadi bergerak, merubah arah gerak benda, dan bahkan merubah bentuk benda. Gaya merupakan bagian dari vektor, yaitu tekanan yang mempunyai satuan dan arah yang jelas.

Setelah belajar tentang gaya bersama anak-anak, saya sedikit mereviu kegiatan belajar tersebut. Pada akhirnya saya mengambil sebuah makna dari pembelajaran bersama anak-anak dan sampai kepada simpulan bahwa IGI adalah gaya, tetapi IGI bukan untuk bergaya.

Di dalam IGI terdapat tarikan dan dorongan yang sangat kuat. Tarikan tersebut berasal dari semua kegiatan IGI tentang peningkatan kompetensi guru yang selalu sangat menarik, dan juga dan di dalam IGl banyak pelatih-pelatih yang siap berjibaku untuk menjaga gigi tetap berada di tracknya sebagai organisasi profesi guru. Mereka adalah orang-orang hebat yang sengaja membaktikan diri demi Indonesia yang lebih baik di masa depan. Mereka yakin bahwa tidak ada cara yang lebih baik untuk memajukan suatu bangsa kecuali melalui perbaikan terhadap pendidikannya. Nah, orang-orang hebat inilah yang bisa menarik guru-guru yang ingin belajar bersama-sama untuk mengembangkan kemampuannya.

Selain itu, di dalam IGI juga terdapat dorongan yang sangat kuat. IGI mendorong guru-guru untuk maju berkembang sesuai dengan kreativitasnya. IGI adalah vektor. Mengapa? Sebagai sebuah organisasi profesi IGI memiliki sebuah gerakan yang jelas, yaitu pengembangan kompetensi guru. Dalam satu tahun ini bahkan terdapat banyak sekali kegiatan yang dirancang dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh IGI. Kegiatan-kegiatan pengembangan kompetensi itu dilakukan IGI baik secara langsung tatap muka maupun kegiatan yang bersifat online. Hal ini membuat usaha guru untuk mengembangkan kompetensi semakin mudah. Guru bisa mengikuti pelatihan dimana saja dan kapan saja serta mereka bisa memilih materi-materi apa saja yang memang sesuai dengan kebutuhan mereka. Mereka bisa berlatih mengembangkan diri untuk meningkatkan kompetensinya baik di rumah sendiri maupun di tempat-tempat terdekat yang sudah disepakati untuk berkumpul dan berlatih bersama-sama.

Dorongan IGI yang sangat kuat mengakibatkan laju pengembangan kompetensi guru menjadi lebih cepat.Didukung oleh trainer-trainer yang hebat yang siap membagikan ilmunya kepada semua guru di Indonesia dengan semboyan IGI sharing and growing together.

Hal yang sama sangat saya rasakan semenjak setahun bergabung dengan IGI. Saya selaku guru yang berada di daerah pinggiran sangat terbantu dengan adanya program-program IGI. Saya banyak belajar dari teman-teman trainer yang ada di IGI.

Ketika saya mengajak teman-teman dari daerah pinggiran untuk belajar bersama-sama IGI, responnya sungguh sangat luar biasa. Kegiatan kami mulai dari pelatihan pemanfaatan Android dan TIK. Teman-teman guru sangat luar biasa antusiasnya.

IGI memang luar biasa. Didalamnya terdapat gaya yang luar biasa, yang bisa merubah mindset guru ke arah perubahan yang lebih baik. Mengingat tantangan kompetensi abad 21, guru harus memiliki keterampilan mengajar abad 21 yang perlu diberikan sebagai bekal anak-anak didik kita di masa yang akan datang.

Harapan saya, IGI tetap memberikan GAYA yang semakin kuat terhadap guru-guru di Indonesia.

Salam pergerakan dari Ujung tenggara Wonogiri.
Sesi menemubaling. Jumat,3-2-2017

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here