DTV IGI Maluku, Siaran Pendidikan Selama Pandemi Covid-19

0
302

Digital TV (DTV) dengan menggunakan channel youtube bukanlah barang baru saat ini. Dengan aplikasi youtube yang sudah familiar di kalangan masyarakat Indonesia, IGI Maluku kemudian membuat channel youtubenya dan gencar bersiaran live setiap harinya. Materi yang disiarkan berupa informasi-informasi Pendidikan yang hangat dibicarakan.

Berbagai macam konten di hadirkan di channel ini, termasuk juga menginformasikan tips dan trik pembelajaran jarak jauh. Sehingga menjadi fasilitas pembelajaran streaming Digital pertama di Indonesia Timur saat Pemerintah sibuk mengatasi masalah pandemic global yang imbasnya juga sampai ke Maluku.

DTV Sendiri lahir atas keprihatinan dari maraknya tayangan berbagai siaran TV Analog maupun digital yang kurang mendidik dan tidak menjadi karakter kebangsaan. Di samping itu ingin mempublikasi berbagai kegiatan guru se Maluku yang dalam tugas profesinya dan ingin menyampaikan ke publik se-Nusantara bahwa memang guru di Maluku sedang giat-giatnya meningkatkan kompetensinya profesinya.
Karena citra pendidikan di Maluku utamanya kualitas pendidikan dalam 10 tahun terakhir menjadi sorotan karena kualitas kompetensinya selalu berada di tingkat bawah, versi Ujian Kompetensi Guru (UKG). Maka yang dibutuhkan adalah bagaimana para guru ini ditingkatkan kualitasnya dengan berbagai program-program peningkatan mutu yang langsung menyentuh pada pendidikan dan latihan.
Memang benar dalam bebagai kajian terungkap bahwa kualitas guru di Maluku dipengaruhi juga faktor geografis, anggaran dan kebijakan, dan bebagai masalah lainnya, namun IGI Maluku sejak kehadirannya 2016 di Maluku fokus pada peningkatan mutu profesi yang tidak bisa diatasi sendiri oleh pemerintah dalam hal ini pemerintah daerah, dinas pendidikan dan kebudayaan. Maka giat kolaboratif IGI Maluku sejatinya berpartisipasi aktif meningkatkan kualitas kompetensi guru Maluku secara luas.
Yang menjadi masalah adalah luas wilayah dan letak geografis Maluku menjadi kendala maka ide untuk menyatukannya adalah bagaimana akses dan layanan informasi khusus ke Guru harus sampai dan menjadi referensi dan literatur agar mereka siap beraktivitas dan menyampaikan informasi terbarukan kepada siswa dan setiap interaksi pembelajarannya di kelas.
Tentu butuh media bagi guru di Maluku untuk menyampaikan hal ini, dan sarana yang membimbing mereka selama ini, ada juga yakni siaran radio dan TV semisal TVRI dan RRI yang sudah lebih dulu bersiaran dengan beberapa program pendidikan namun tidak pada hal-hal yang praktis dan langsung bisa diserap karena umpan balik tidak terukur dan terbaca progressnya.
Tujuan DTV IGI Maluku
Adalah ide dan karya IGI Maluku yang melahirkan channel DTV ini, program utamanya menyiarkan informasi yang fokus pada siaran pendidikan dan kebudayaan, di samping itu untuk menyampaikan juga kepada warga masyarakat luas bahwa guru Maluku tidak diam dan selalu berkarya sejajar dengan guru-guru lain di kota-kota besar, bahkan sebenarnya ratusan guru di luar Maluku selalu belajar bersama berdiskusi dan berkolaborasi dengan para guru-guru Maluku dalam mengembangkan teknologi pembelajaran dan interaksi pengembangan teknologi pendidikan yang menjadi kebutuhan di masa depan.
Di samping itu DTV IGI Maluku berusaha hadir menjadi referensi digital dan menyajikan siaran pendidikan kepada para guru atau orang tua dan peserta didik. Target lainnya dengan siaran DTV ini menjadikan DTV sarana interaksi dan kolaborasi berbagai guru di Maluku yang selalu terhubung untuk berkarya membangun kualitas pendidikan di Maluku. Karena saat ini jarang ada siaran yang benar-benar murni membimbing profesi para guru untuk memenuhi tugas dan tanggungjawab mereka dalam menjalankan tugas profesionalisme sebagai pendidik.
Di awal-awal bersiaran, DTV fokus pada kegiatan siaran internal IGI Maluku sebagai organisasi guru yang fokus pada program peningkatan mutu guru, dan memang sarat akan kegiatan peningkatan kompetensi guru di berbagai kabupaten kota se Maluku, tayangan di awal adalah publikasi berbagai kegiatan internal IGI yang disiarkan secara digital ke channel youtube dan berbagai sosial media.
Kru yang terlibat dalam produksi siaran pemberitaan terdiri dari gabungan guru kreatif dari beberapa kabupaten kota yang mendapat training kilat dari tim inti DTV yang memang sudah terlibat lama di beberapa siaran digital, berupa kegiatan ekstra kurikuler pengembangan kreativias siswa di beberapa sekolah binaan IGI Maluku.
Beberapa Voice Over (VO) atau pengisi suara dan presenter/host juga terkadang melibatkan beberapa guru IGI dan mahasiswa yang siap dicasting dadakan, sekaligus menyalurkan bakat dalam bidan broadcasting, tapi karena mungkin punya bakat terpendam bersiaran semuanya berjalan lancar, bahkan tampil profesional, meski ke depannya memang harus terus belajar.
Di meja editing adalah para guru-guru yang hampir 24 jam berkarya saling bahu membahu membantu suksesnya jalannya siaran, dan kini hampir setiap hari tayang secara langsung melalui channel digital TV IGI Maluku hampir setiap hari untuk mengawal kompetensi profesi guru se Maluku.
Kemitraan dan Keterlibatan Birokrat dan Pemda dengan DTV IGI Maluku
Siaran live dan program tayang DTV yang tampil dan dipublikasi luas sudah banyak mendapat respon positif dari berbagai pihak. Kadis Pendidikan Provinsi Maluku pernah mengapresiasi usaha IGI ini ketika diwawancara dalam sebuah acara seminar Nasional, bahkan sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Maluku bapak Husen, M.Pd, pernah satu segmen hadir secara live di DTV IGI Maluku memberikan apresiasi dan motivasi bagi guru IGI yang membaca masa depan dengan menghadirkan saluran TV Digital ini.
Kadis Pendidkan kota Ambon, Dr. Fahmi Salatallohy, M.Hum, yang juga menjadi mitra kolaborasi dengan IGI Maluku sering hadir pada program siaran yang fokus pada peningkatan mutu guru, dan terus menjalin kerjasama dalam berbagai program peningkatan mutu guru di kota Ambon.
Termasuk Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seram Bagian Barat Dr. M. Sangadji, yang terlibat aktif mendukung bahkan ikut melaunching program DTV di Kamal, Seram Bagian Barat, mendampingi Asisten I Setda, Ir. B. Sellano, yang mewakili Bupati Seram Bagian Barat di awal Maret 2020.
PLT Kadis Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Seram bagian Timur, Sidik Rumalowak, M.Si, M.Pd., sekaligus juga penerima award Anugerah Pendidikan Indonesia (API) 2018 dari PP IGI Pusat juga terlibat aktif dan mendorong channel TV IGI menyiarkan juga berbagai program-program pendidikan di kabupaten SBBnya.
Yang cukup aktif terlibat dalam siaran langsung DTV akhir-akhir ini adalah Kepala Bidang Perencanaan Dinas Pendidikan Kota Tual, dan Kabupaten Buru yang terus memantau berbagai perkembangan langsung DTV, termasuk Kepala Kantor Bahasa, kepala Bidang Pendidkan Madrasah,  dan berbagai mitra kolaborasi dalam siaran langsung, maupun workshop dalam seminar-seminar dalam jaringan yang diselenggarakan IGI.
tentu ini Contoh birokrat yang terilbat aktif dan paham akan kebutuhan guru saat ini dan di masa depan, mempersiapkan kebutan asupan nutrisi ilmu yang menjadi referensi guru menghadapi perubahan zaman dan kesiapan menjalankan profesinya meski dalam keadaan apapun dan bagaimanapun.
Semoga akan diikuti oleh tokoh-tokoh birokrat-birokrat lainnya yang akan bahu membahu berkolaborasi meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru se Maluku dan tentu akan difasilitasi oleh DTV IGI Maluku sebagai saluran channel yang menyiarkan informasi pendidikan dan kebudayaan secara praktis.
Pembiayaan Program DTV.
 
Pembiayaan prorgam DTV dalam siaran-siaran live selama ini adalah pola donasi sehingga keterlibatan beberapa sekolah bianaan IGI yang memfasilitasi channel berbayar dan produksi siaran adalah kontribusi posisitif dari mereka yang terlibat, karena DTV IGI Maluku bukan siaran komersil tapi channel siaran TV komunitas nonprofit berbasis Digital, maka dengan pola kemitraan ini akan meningkatkan kualitas siaran, Alhmadulillah tak ada danapun siaran DTV akan terus ada dan berkarya dengan kontribusi aktif tim produksi yang tergabung dalam Tim Program Peningkatan Kompetensi Guru (P2KG) IGI Maluku, apalagi jika disuport dana, maka Tim Produksi DTV juga juga membuka ruang-ruang pola kemitraan dengan berbagai lembaga atau instansi yang akan menyiarkan siaran pendidikan dan kebudayaan untuk tayang di channnel DTV IGI Maluku.
Konklusi.
 
Adalah mereka para guru dahsayat yang mengabdikan diri tanpa pamrih yang terus menjaga kualitas profesi guru Maluku dan berjuang di garis terdepan mengawal komptensi guru Maluku. Bagi saya pribadi dan sebagai ketua IGI Maluku  mereka ini sejatinya adalah pejuang pendidikan yang layak mendapat apresiasi dari pemerintah daerah dan berbagai pihak, karena seperti halnya para petugas medis yang berjuang mejaga kesehatan warga Maluku di tengah wabah covid19, mereka juga para pejuang guru IGI ini terus ada di garis terdepan mengawal kompetensi profesi para guru se Maluku, di tengah lemahnya program pembinaan komptensi kepada para guru di Maluku oleh pemerintah daerah di tengah masa-masa pandemik.

Terbatasnya akses dan layanan informasi membuat seluruh pemda dan instansi terkait tidak bisa memantau lagi guru dan perkembangann pembelajarannya, termasuk bagaimana meningkatkan kompetensiya secara mandiri, dan Pemda harus bersyukur ada sekelompok orang yang tergerak hatinya selama 21 kali melakukan seminar dalam jaringan non stop dengan biaya mandiri.

Tentu ini bukan sekedar tugas organisasi profesi seperti IGI, tentu ini men jadi bagian tugas dan tanggungjawab semua pihak yang mengurus kompetensi guru, dan sejatinya manajemen DTV harus terus membuka ruang kolaborasi dan komunikasi seluas-luasnya dengan berbagai pihak untuk bersama menggali potensi dan mengembangkan kader-kader guru berprestasi, karena karya guru-guru berprestasilah siswa atau peserta didik kita jauh lebih berkualitas.

Alhasil, lihatlah perubahan terjadi setelah DTV bersiaran, semakin membuka paradigma baru, cakrawala berfikir sebagian besar para guru Maluku, bahwa kelas daring bukan semata tontonan dan transformasi pengetahuan tapi pembelajaran proses yang dipermudah oleh teknologi, bukan transfer pengetahuan semata.

Lebih spesifik lagi dengan hadirnya DTV IGI Maluku, yang tayang hampir setiap hari, telah mengalihkan tontonan dan perhatian para guru Maluku dari tayangan komersil dan jauh dari kesan mendidik, beralih kepada channel DTV tentang salsaluran pendidikan dan kemudian bersemangat belajar dan menggali potensi diri untuk berkembang bersama.

Inilah inovasi dan kreasi yang sudah dipikirkan jauh hari oleh IGI Maluku melalui siaran DTV, harapannya semua pihak baik langsung maupun tidak langsung mendapat dukungan dari berbagai pihak utamanya dukungan oleh pemerintah daerah, pihak swasta dan para donatur lainnya, untuk berkolaborasi meningkatkan kualitas siaran pendidikan DTV di Maluku.
Ambon, 21 April 2019
Ode Abdurrahman
Ketua IGI Maluku

Comments

comments