6 Peserta Pelatihan Penulisan Buku “Sagusaku” IGI Wonogiri Mendapat Penghargaan Dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri

0
1071

Wonogiri, IGI.OR.ID- Dalam menggiatkan Literasi dikalangan pendidik, IGI Wonogiri bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan pelatihan penulisan buku “Sagusaku” (Satu guru satu buku) pada tanggal 25 Januari samap 6 Februari 2021.
Kegiatan tersebut dikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari guru Paud/TK, SD, SMP, dan SMA/SMK. Tidak hanya dari Wonogiri, Sagusaku diikuti juga dari luar wilayah Wonogiri seperti Jogja, Rembang, Klaten, dan Padang Utara.
Puncak dari pelatihan tersebut yaitu pada peringatan Hardiknas tahun 2021 dengan tema serentak bergerak wujudkan merdeka belajar. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri (Senin, 3 Mei 2021) mengumumkan 3 finalis penulis tercepat dan 3 finalis penulis terbaik pelatihan sagusaku.
6 Finalis tersebut diberikan penghargaan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri berupa piala dan piagam penghargaan yang diserahkan di aula Ruang Ki Hajar Dewantara, Jumat, 7 Mei 2021.
menurut Ka Dinas P dan K Kabupaten Wonogiri, Yuli Bangun Nursanti, saat membuka acara menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan suatu capaian yang positif disaat covid-19, dimana segala aktivitas serba dibatasi, namun kegiatan yang diselenggarakan secara virtual ini dapat menjaring potensi.
Lebih lanjut pesannya, semoga prestasi yang diperoleh ini bisa bermanfaat. Dalam sebuah karya akan menjadi berdaya guna jika disertai dengan tanggung jawab masing-masing. Harapnnya, sebagai guru yang mendapat penghargaan nantiya bisa sebagai motivator dalam memotivasi anak-anak dalam belajar.
“Kami ucapkan beribu terima kasih. Setelah jadi juara nantinya bisa sebagai ispirator, sebagai motivator, dan sebagai pendidik. Guru yang sudah memperlihatkan potensinya, bukan sekedar guru yang datang ke kelas. Dengan menjadi juara bisa memberikan pengalaman pada siswa.”

Foto Bersama Penulis Tercepat Sagusaku 4, Adi Setyo Nugroho, Stefany Agung S (Kasi PTK SD), Yuli Bangun N (Kepala Dinas P dan K Wonogiri), Siti Nurjanah, dan Sri Marhaeningsih (Dari Kiri ke Kanan)

Kepala Dinas menambahkan, untuk memperoleh pengalaman sebagai juara tersebut diperlukan perjuangan. Dalam Menggali potensi, 4 kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh seorang guru (Professional, Pedagogik, Sosial, dan Kepribadian) supaya dikembangkan terus.
Sebagai seorang juara harapnnya bisa menularkan ilmunya atau meneruskan kegiatan Sagusaku ini. Kegiatan pelatihan Sagusaku sudah dilaporkan ke pemerintah daerah Kabupaten Wonogiri sebagai wujud nyata meningkatkan literasi di Kabupaten.
Setelah memberikan arahan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Yuli Bangun Nursanti menyerahkan Piala dan Piagam tersebut kepada 6 penulis peserta pelatihan. Untuk katagori Penulis Tercepat, Juara Pertama, Adi Setyo Nugroho, S.Pd, M.Pd, dari SDN 2 Wonokerto Wonogiri, Judul Buku “Menentukan Ide Pokok Ala CIRC”. Juara Kedua, Siti Nurjanah, S.Pd.dari SDN 2 Gondangsari Jatisrono, Judul Buku “Seneng Maca Aksara Jawa”. Juara Ketiga, Sri Marhaeningsih, S.Pd dari SDN 1 Wonoboyo Wonogiri, Judul Buku “Literasi Big Book”.

Foto Bersama Penulis Terbaik Sagusaku 4, Apriyani Parawitasiwi, Stefany Agung S (Kasi PTK SD), Yuli Bangun N (Kepala Dinas P dan K Wonogiri), Sutri Lestari, dan Dewi Apriliana Ujianti (Dari Kiri ke Kanan)

Katagori Penulis Terbaik, Juara Pertama adalah Apriyani Parawitasiwi,S.Pd dari SDN 1 Brenggolo Jatiroto, Judul Buku “Sirius and Alhena Di Susur Sula”. Juara Kedua Sutri Lestari dari SDN 2 Gondangsari Jatisrono, Judul Buku “Sompil”. Juara Ketiga Dewi Apriliana Ujianti, S.Pd – SMAN 2 Wonogiri, Judul Buku “My Story Book”.
Setelah penyerahan selesai, Kepala Dinas berpesan kepada panitia agar semua buku hasil pelatihan kegiatan penulisan buku “sakusaku” nantinya diarsipkan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri.
Menurut Sri Marhaeningsing finalis penerima penghargaan sebagai penulis tercepat, mengatakan, “Sebagai kepala sekolah awal mula saya berkesulitan untuk melakukan kegiatan praktik baik yang sudah saya laksanakan di sekolah, dengan penulisan sagusaku kami merasa terbimbing, termotivasi, dan terfasilitasi dalam penulisan praktik-praktik baik itu. Akhirnya praktik baik itu dapat saya wujudkan dalam sebuah karya yaitu buku yang nantinya bisa menjadi praktik baik sekolah di sekolah yang bisa saya tularkan dengan teman-teman kepala sekolah. Terima kasih selamat sagusaku 4 Wonogiri.”
Dewi Apriliana salah satu peserta dari SMA 2 Wonogiri yang menerima penghargaan penulis terbaik mengutarakan, “Disagusaku 4 ini saya merasa beruntung sekali diajari menulis dari nol, mulai dari ide sampai ke penerbitannya, akhirya muncul sebuah buku saya yang berjudul “My Story Book”. Dengan kegiatan ini saya berharap bisa menggitakan literasi di sekolah saya. Terima kasih IGI Wonogiri, Terima kasih Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri yang telah menyelenggarakan sagusaku 4.” (Gito)

Comments

comments