Surat Terbuka Dari Ketua Umum IGI Untuk Para Guru

1
1511

http://www.timurnews.com/surat-terbuka-dari-ketua-igi-untuk-para-guru/5521/

Yth. Bapak /Ibu Guru yang saya banggakan. 

Jika sebuah negara tiba-tiba runtuh dan hancur lebur, guru adalah orang pertama yang dicari untuk menegakkan kembali bangsa dan negara itu.
Mengapa guru yang dicari karena gurulah yang mendidik generasi bangsa untuk bangkit dan membangun peradaban negara itu. 
Gurulah yang mampu menginspirasi dan membangkitkan motivasi seluruh elemen bangsa untuk berbagi dan tumbur bersama-sama: sharing and growing together. 
Di situ, Ikatan Guru Hadir. Para pendiri IGI yang saat itu masih bernama KLUB GURU INDONESIA(KGI) mengawal draf UU Sisdiknas dan UU Guru dan Dosen hingga lahirlah sertifikasi guru. KGI sendiri didirikan sejak tahun 2000 dengan Ahmad Rizali sebagai Ketuanya.
Sertifikasi guru sejatinya adalah profesionalisme: 1. Meningkatkan mutu dan kompetensi guru 2. Meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan guru. IGI FOKUS di situ, mutu, mutu, mutu, kompetensi, kompetensi, kompetensi. 
Buah profesionalisme itu adalah kualitas kehidupan, sejahtera bermartabat. IGI adalah Organisasi Profesi Guru yang disahkan Negara Kesatuan RI dg SK Kementerian Hukum dan HAM Nomor tahun 2009 dan diperbarui lagi pada tahun 2016.

SK Kemenkumham RI Nomor : AHU-125.AH.01.06.Tahun 2009 tertanggal 26 November 2009 dan SK Kemenkumham RI Nomor : AHU-0000308.A H.01.08. Tahun 2016
IGI adalah organisasi profesi guru satu-satunya di Indonesia yang sesuai keinginan UU Guru. 

 

Organisasi yang dipimpin oleh guru, bukan pejabat, bukan kepala dinas pendidikan, bukan dosen, bukan rektor, bahkan bukan politisi di senayan bahkan bukan organisasi buruh yang menjadi anggota ILO. IGI adalah Organisasi Profesi Guru. 
Sesuai UU Guru, para guru di seluruh negeri ini wajib menjadi anggota organisasi profesi GURU dan BUKAN organisasi BURUH, bukan Organisasi Partai Politik dan BUKAN menjadi organisasi yang berkongsi ikut politik praksis. 
IGI hadir untuk guru, untuk profesionalisme guru dengan TIGA PILAR yaitu BERBAGI, BERTUMBUH, dan BERSAMA-SAMA : Sharing, And Growing Together. 
Selamat Bergabung dengan Organisasi Profesi Guru yang sebenarnya, yang tulus memberi, menumbuhkan kita semua: TANPA iuran Bulanan, dan Tanpa PUNGLI 2 % TPG. 
Hanya Guru sejati yang berani menjalankan TIGA PILAR peradaban modern: Berbagi, Bertumbuh, dan Bersama-sama. ITULAH GURU IGI. Ayo bergerak dan tinggalkan kejahiliyahan.
Hingga hari ini, hanya ada satu organisasi guru, dipimpin oleh guru, diurus oleh guru, yang bukan asosiasi mata pelajaran yang terdaftar di kemenkumham dengan kepengurusan terbaru, hanya Ikatan Guru Indonesia (IGI). Jika ada yang mengaku terdaftar di kemenkumham, minta mereka tunjukkan.

Muhammad Ramli Rahim
Ketua Umum Pengurus Pusat IGI

Comments

comments

1 KOMENTAR

  1. Betul pak….. guru itu memag harus memikirkan mutu mutu mutu dan kompetensi kompetensi dan kompetensi demi menghasilkan generasi emas tahun 2045. Semangat pak…. Bapak telah menyebarkan semangat di hati kami.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here