SAGU SAKU DI BUMI MANDAHILING NATAL

0
658
SAGU SAKU DI BUMI MANDAHILING NATAL
Laporan Murniati
Pada tanggal 22 dan 23 September 2018 untuk pertama kalinya IGI hadir di bumi Mandahiling Natal. Lebih tepatnya di Kecamatan Panyabungan. Salah satu kecamatan yang ada di kabupaten tersebut. Sebuah kecamatan yang letaknya di kota kabupaten. Acara Sagusaku digelar  di SDN 086 Dalan Lidang Panyabungan. Kanal Sagusaku menjadi kanal pertama yang hadir dari Ikatan Guru Indonesia dalam rangka meningkatkan kompetensi guru, dengan melakukan pelatihan menulis buku sampai terbit.
Diklat SAGUSAKU ini diikuti oleh peserta lebih kurang sebanyak 50 orang yang terdiri dari guru dan kepala di Sekolah Dasar yang berasal dari tiga sekolah yang berada di sekitar Panyabungan Kota Kabupaten Mandahiling Natal. Tepatnya kecamatan yang menghadiri diklat ini adalah Kecamatan Panyabungan Kota dan Panyabungan Timur. Elvi,M.Pd selaku ketua pelaksana dalam sambutannya berharap para peserta Diklat dalam dua hari mampu untuk menghasilkan tulisan yang nanti akan dijadikan sebuah buku bersama (antalogi).  Kepala Sekolah 031 Rantanatas tersebut juga berpesan agar peserta bisa menghasilkan buku tunggal.  Dalam rentang waktu 3 bulan peserta akan dibimbing secara daring dalam menyelesaikan naskah.
Acara  dibuka oleh Kadis Pendidikan Kabupaten Mandahiling Natal yang diwakili oleh Bapak Zulkarnain Tanjung,M.Pd selaku Korwas Dinas Pendidikan Kabupaten Mandahiling Natal. Pada sambutannya beliau mengajak para guru dan kepala sekolah agar senantiasa menjadi seorang pembelajar sekali pun sudah lama berdinas. Seorang guru atau pun tenaga pendidikan haruslah senantiasa memperbaharui ilmu yang dimilikinya agar sesuai dengan perkembangan zaman. Anak didik akan hidup pada zaman yang berbeda disaat ia berada di bangku sekolah, oleh sebab itu berilah ia bekal yang sesuai dengan masa depannya kelak. Demikian penjelasan beliau pada sambutannya lebih lanjut. Bapak yang alumni IKIP Padang ini sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Sagusaku IGI dan panitia pelaksana.
Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber yakni ibu Hj.Murniati,M.Pd. pelatih Sagusaku Nasional yang berasal dari Sumatra Barat. Saat ini beliau berdinas sehari-harinya di Kabupaten Padang Pariaman. Diawal penyampaian narasumber menyampaikan manfaat menulis bagi seorang guru sehubungan dengan tuntutan pekerjaan saat ini. Dilanjutkan pengenalan IGI dan Sagusaku kepada para peserta. Tampak wajah-wajah antusias guru penulis ketika nara sumber menyampaikan materi tentang perlunya guru menulis.
Hari pertama pelatihan  peserta harus menyelesaikan  tugas  menulis kisah inspiratif dan cerpen hingga selesai. Hari kedua membuat outline dan sinopsis bakal buku tunggal peserta. Di tengah gerimis yang turun di luar jemari-jemari para guru sibuk menekan keybor laptop untuk dapat menghasilkan sebuah tulisan. Akhirnya tugas pun selesai walau belum sempurna. Seiring hujan mengguyur bumi Madina acara sagusaku ditutup panitya sekitar jam 15.00 Wib.

Comments

comments