MEMAKNAI STAY AT HOME DALAM MASA PANDEMI

0
356

MEMAKNAI STAY AT HOME DALAM MASA PANDEMI
Oleh: Rusnani Esra

Situasi saat ini memang tidak seperti biasa. Dalam berbagai hal mengalami perubahan secara drastis baik dari tata cara pergaulan maupun pola kerja.

Tidak ada yang membayangkan dan menghendaki sesuatu seperti ini terjadi. Kenyataan yang harus dihadapi dengan masa pandemi akibat Covid 19 yang panjang dihadapi oleh berbagai negara di dunia termasuk Indonesia sebagai negara berkembang pun terkena dampak virus ini.

Rasa cemas, sedih, bosan, kekhawatiran pun tiba-tiba menyerang setiap individu dengan sendirinya. Semua pun harus dilalui di masa pandemi yang belum tahu berakhirnya. Kondisi ubi sangat manusiawi dihadapi setiap orang. Tetapi dengan kemampuan beradaptasi paling tinggi, manusia akan mampu beradaftasi dalam situasi apapun di banding makhluk lainnya. Kemampuan inilah yang membuat manusia merupakan makhluk yang smepurna dan mampu menghadapi segala perubahan yang terjadi dalam segala lini kehidupan hingga bisa bertahan.

Stay at home (sah) adalah sebuah solusi dan tindakan yang paling tepat dan bijak unyuk dilakukan oleh semua pihak saat ini. Jika terpaksa harus keluar rumah itu pun karena hal yang sangat mendesak dan harus mengikuti protokol yang sudah di tetapkan.

Memaknai sah bukan berarti tidak melakukan apa-apa atau hanya berpasrah diri saja. Tetapi sah tetap harus melakukan aktifitas yang positif yang dapat menunjang kehidupan bagi setiap individu itu sendiri.

Apapun profesinya, bila memungkinkan untuk WFH, bekerjalah secara online juga mampu memenuhi dan mneyelesaikan sesuatu tugas sesuai dengan yang diperintahkan dan prosedur yang dilakukan. Stay at home tetap akan produktif dan bermanfaat.

Dengan sah akan memberikan banyak kesempatan untuk berkreatifitas dalam berbagai hal dan bidang yang disukai.

Rumah bukanlah sebuah penjara, tetapi rumah adalah taman yang indah, tempat bercengkrama bersama keluarga, tempat berkarya, tempat memuji dan memuliakan nama NYA.

Sementara saat ini masih banyak orang yang berada di luar disebabkan karena berbagai hal. Mereka tak bisa pulang ke rumah karena sesuatu hal dan justru kondisi ini menjadikan mereka sangat merindukan rumah.

Bersyukur dan berbahagialah yang masih bisa berdiam di rumah dan bisa melakukan berbagai aktifitas di rumah serta bisa berkumpul bersama keluarga.

Marilah kita selalu berusaha untuk menciptakan suasana gembira dalam rumah masing masing dengan melakukan aktifitas berkebun, bersih-bersih rumah, memasak, membuat kue dan sebagainya agar hormon edorfin atau hormon bahagia terus diproduksi oleh tubuh karena salah satu fungsi hormon ini adalah untuk memperkuat imun tubuh pada manusia.

Jadikanlah stay at home bukan sebagai belenggu tetapi sebagai life style saat ini sebagai bentuk adaptasi diri terhadap suatu perubahan. Berkarya pun tidak terabaikan meskipun masa pandemi terus berlangsung tetapi sah akan memberi arti dan makna dalam hidup.

Percayalah ini hanya sementara dan yakinlah pasti ada pelangi sehabis hujan.

Teruslah berdoa agar badai ini segera berlalu. Salam sehat dan salam bahagia

Palangka Raya 30 April 2020
By Rusnanie Esra/Rose🌹

Comments

comments