Kebutuhan Literasi Masih Tinggi, IGI Kendal Latih 115 Guru Menulis Artikel Ilmiah Populer

0
128

Oleh: Edy Siswanto

Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Kendal terus begerak. Tingginya kebutuhan guru akan peningkatan kompetensi diri. Belum semua bisa terfasilitasi baik oleh pemerintah maupun tak cukup oleh hanya satu-dua organisasi profesi.

Salah satu kebutuhan peningkatan guru lewat gerakan literasi. Berupa pelatihan penulisan artikel ilmiah populer. Kerjasama IGI Kabupaten Kendal dengan Jawa Pos Radar Semarang. Harapan lahirnya guru-guru penulis hebat.

Dibutuhkan sinergi dan kerjasama antar orgnisasi untuk menangkap dan melatih peluang ini. Guru tidak bisa menulis itu dua- tiga tahun lalu. Itu dulu. Sekarang tak ada lagi guru mengeluh tak bisa naik pangkat hanya karena tak bisa mempublikasikan karya tulis ilmiah di media massa.

IGI konsen terhadap peningkatan mutu dan kompetensi guru. Terutama bidang literasi. Dalam bentuk menulis karya iliah populer. Kemampuan menulis ilmiah populer dimedia massa ini perlu diasah. Diulang-ulang dan dilatih terus. Sehingga tak ada lagi keluhan. Yang selama ini susah atau sulit guru menembusnya.

Acara ini mendapat sambutan luar biasa. Acara yang semula agak pesimis mencapai target. Diluar dugaan hari-hari terakhir pendaftar membludak. Dari target seratus peserta. Tak disangka hadir peserta sampai 115 orang. Dari berbagai tempat. Dihadiri guru-guru hebat dari Kendal bahkan ada yang dari luar Kabupaten Kendal. Dari guru TK, SD, SMP, SMA/SMK.

Kegiatan literasi ini tak bisa dipisahkan dari dunia pendidikan, baik siswa, guru dan akademisi. Banyak orang mampu membaca dan beretorika, namun belum tentu bisa menulis dengan baik. Keterampilan menulis membutuhkan sistematika dan cara berfikir terstruktur. Belum lagi bagaimana tulisan bisa menembus sebuah media masa yang tentu bisa mendapatkan koin juga poin.

Oleh karena itu, penting terutama guru untuk bisa mengembangkan kemampuan menulis guna menunjang kompetensinya. Ini bukan masalah dapat poin sertifikat pelatihannya atau tidak. Namun produk artikelnya (Publikasi Karya atau artikel Ilmiah Populer) yang akan dibantu lewat pembimbingan online dalam grup yang pasti dimuat dua kali @poin 1,5. Kini kesulitan guru dalam menulis artikel ilmiah populer dimedia masa terpecahkan.

Acara berlangsung Minggu, 31 Maret 2019. Bertempat di Aula SMA Negeri 1 Cepiring Kendal. Dengan pembicara trainer utama redaktur pelaksana Ida, dari kantor Jawa pos Radar Semarang. Menjadi istimewa lagi, hadir Kang Widi, M.Pd. Wasekjen IGI pusat. Ketua IGI Isa Anshori, S. Pd. MSI dan Ketua Panitia, Edy Siswanto, M. Pd. Mewakili tuan rumah SMAN 1 Cepiring Kendal. Dan beberpa pengurus lain.

Dalam Sambutannya Ketua IGI menyampaikan Sebagai organisasi mandiri kegiatan ini murni iuran anggota atau peserta tanpa bantuan ataupun anggaran pemerintah. Peserta juga mendaftar sendiri tanpa ada tekanan. Semata keinginan meningkatkan kompetensi diri.

IGI terus bergerak dengan motto “sharing and growing togather ” mucul dari kesadaran tinggi. Untuk bangkit dari zona nyaman guru selama ini. Bagaimana bisa urun rembug membangun bangsa ini melek pengetahuan dan kompetensi terutama literasinya. Ujar Isa, yang juga Kepala SMAN 1 Rowosari Kendal.

Dibagian lain Kang widi menyampaikan semangatnya agar guru-guru di Kabupaten Kendal. Selalu meningkatkan kompetensi diri. IGI siap memfasilitasi. Karenanya bangkitlah teman-teman untuk menyenangi dunia tulis menulis.

Menulis bukan lagi sebuah kesulitan bagi guru jika ada kesungguhan. Ayo ditunggu tulisan-tulisan hebat dari para guru. Orang boleh berilmu setinggi langit namun dia akan hilang dalam sejarah peradaban, karena menulis adalah bekerja untuk keabadaian (Pramoedya Ananta Toer).

Comments

comments