IGI TANBU ADAKAN WORKSHOP MENEMU BALING DAN PENULISAN KTI, PESERTA MEMBLUDAK

0
369

IGI TANBU ADAKAN WORKSHOP MENEMU BALING DAN PENULISAN KTI, PESERTA MEMBLUDAK
#menemubaling
Oleh: Mampuono

Warta IGI- Antusiasme guru-guru di Batulicin, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan dan sekitarnya terhadap perubahan sungguh luar biasa. Minat mereka terhadap hal-hal yang baru seperti misalnya metode menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga (Menemu Baling) begitu tinggi. Hal itu membuat mereka rela hati meninggalkan keluarganya pada hari libur untuk berkumpul di aula SMK 1 Simpang Ampat. Mereka mengikuti workshop tentang menulis buku dalam 1 hari dengan metode tersebut. Kondisi ini menjadikan peserta yang semula ditargetkan sejumlah 100 orang membludak menjadi 180 orang.

Workshop yang berlangsung dua hari, dari hari Sabtu sampai hari Minggu tanggal 13-14 Oktober 2018 ini dimulai pada pukul 09.00 WITA dan rencananya berakhir pada pukul 16.30 WITA. Kegiatan dimulai secara ceremonial dengan kumandang lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars IGI yang kemudian diikuti pelantikan pengurus Ikatan Guru Indonesia daerah Tanah Bumbu.

Pembacaan surat keputusan pengangkatan pengurus Tanah Bumbu yang baru hasil reshuffle tahun 2018 dilakukan oleh Alfian, pengurus IGI Kalimantan Selatan. Pengambilan sumpah dilakukan oleh Gusti Surian selaku bendahara umum, dan penyerahan SK dilakukan oleh Mampuono selaku Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia.

Workshop yang diikuti oleh 180 peserta dari berbagai kecamatan di seluruh Kabupaten Tanah Bumbu itu berlangsung dengan semangat yang tinggi. Seorang peserta bahkan menyatakan datang dari jarak lebih dari 40 km untuk mengikuti kegiatan tersebut. Belum lagi peserta-peserta yang lain yang juga datang dari tempat yang lebih jauh lagi untuk mendapatkan pengetahuan baru. Semangat ingin tahu yang berlebih dari para peserta membuat mereka tak bergeming dari tempat duduknya bahkan sampai pukul 17.00 WITA petang ini

Para peserta itu berasal dari guru guru Sekolah Dasar, SMP, SMA, dan SMK. Mereka mengikuti kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan kompetensi diri bersama IGI, organisasi profesi yang memang fokus untuk membuat guru-guru Indonesia kembali kepada marwahnya, yaitu menjadi guru yang pintar, berbudi, dan sejahtera.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh ketua JPKP Kalimantan Selatan. Winardi Septhiono. Dalam sambutannya, ketua JPKP kalimantan Selatan mengatakan bahwa organisasinya sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh IGI dalam meningkatkan kompetensi para guru Indonesia. JPKP siap untuk mendukung berbagai kegiatan IGI dan terlebih lagi jika terjadi permasalahan yang terkait dengan kebijakan dan harus melibatkan advokasi. Mereka siap untuk membantu IGI mencarikan solusi tethadap permasalahan yang dihadapi.

Secara keseluruhan workshop melibatkan tiga narasumber yang mengajar pada kanal-kanal pelatihan IGI yang berbeda. Mampuono mengisi kanal Metode Menemu Baling atau menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga. Nurbaiti akan mengisi kanal Sagusakti atau Satu Guru Satu Karya Tulis Ilmiah, dan Gusti Surian akan mengisi materi penulisan karya ilmiah populer.

Materi Metode Menemu Baling yang diampu Mampuono lebih spesifik meliputi tiga hal, yaitu instalasi aplikasi Menemu Baling, Penulisan Berbasis Pendekatan Proses, dan Implementasi 9 Rahasia Menulis Buku dalam 5 Hari dengan Metode Menemu Baling. Peserta dibimbing satu persatu hingga bisa menguasai metode tersebut dan mengimplementasikannya.

Target dari kegiatan ini adalah setiap peserta bisa menghasilkan buku-buku mereka sendiri hingga terbit dan ber-ISBN. Pelatihan yang bersifat offline selama dua hari ini akan dilanjutkan dengan pelatihan-pelatihan selanjutnya yang bersifat daring atau online. Pihak tim panitia akan melakukan pembimbingan hingga tuntas.

Kegiatan pelatihan ini Rencananya akan ditutup pada hari Minggu besok pada pukul 16.00. Pelatihan yang bersifat daring sudah disiapkan jadualnya di grup WA khusus “Workshop IGI Tanbu” yang sudah dibentuk sebelumnya.

==========================
Batulicin, 13 Oktober 2018 12.30 WITA. Ditulis dengan metode Menemu Baling, menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga.

Comments

comments