Sunday, March 8, 2026
spot_img
Home Berita IGI–KREASI–Save the Children Perkuat Dukungan Daerah Lewat Kunjungan Koordinasi Masa Transisi 2026

IGI–KREASI–Save the Children Perkuat Dukungan Daerah Lewat Kunjungan Koordinasi Masa Transisi 2026

0
71

Nias Selatan, IGI.OR.ID — Program KREASI memasuki fase strategis menuju tahun kedua pelaksanaan melalui kegiatan Kunjungan Koordinasi Program KREASI Masa Transisi (Bridging) Tahun 2026 yang berlangsung pada 22 Februari hingga 8 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di delapan kabupaten pada empat provinsi sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan mitra pelaksana lokal.

Di Kabupaten Nias Selatan, Ikatan Guru Indonesia (IGI) berperan sebagai Mitra Pelaksana Lokal (MPL) dan terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada 23–25 Februari 2026.

Kunjungan koordinasi ini bertujuan untuk meninjau secara langsung implementasi Tahun Pertama Program KREASI yang berakhir pada 31 Desember 2025, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan masa Non-Cost Extension (NCE). Selain itu, kegiatan ini menjadi jembatan strategis dalam menghimpun masukan dan rekomendasi sebagai dasar penyempurnaan program sebelum dimulainya implementasi Tahun Kedua pada 1 April 2026.

Selama masa transisi tiga bulan, Tim KREASI bersama IGI memanfaatkan forum koordinasi untuk memaparkan capaian program, melakukan refleksi pelaksanaan, serta menyepakati penyesuaian strategi berdasarkan pembelajaran dari tahun pertama. Laporan capaian tersebut disampaikan kepada para pemangku kepentingan sektor pendidikan, bersamaan dengan pemaparan rencana kegiatan Tahun Kedua Program KREASI.

“Koordinasi ini penting untuk membangun pemahaman bersama mengenai capaian yang telah diraih, sekaligus memastikan kesiapan seluruh pihak dalam memasuki fase implementasi berikutnya,” ujar Jasmin, Sekretaris Jenderal IGI, dalam Lokakarya Capaian Program KREASI 2025 dan Persiapan Program KREASI 2026 di Kabupaten Nias Selatan.

Rangkaian kunjungan dilaksanakan selama tiga hari. Hari pertama difokuskan pada pertemuan dengan pemerintah daerah dan dinas terkait untuk menyampaikan tujuan kunjungan serta menyelaraskan agenda program. Hari kedua diisi dengan diskusi teknis bersama mitra pelaksana lokal serta kunjungan ke sekolah sasaran Tahun Pertama, sekolah imbas, dan calon sekolah sasaran Tahun Kedua. Sementara itu, hari ketiga dilaksanakan lokakarya bersama pemerintah daerah dan kelompok kerja pendidikan untuk membahas capaian Tahun Pertama, rencana implementasi Tahun Kedua, serta penyusunan rencana tindak lanjut.

Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Selatan melalui Kepala Dinas Pendidikan, Dr. Nurhayati Telaumbanua, S.Pd., MM, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Selatan, Ir. Ikhtiar Duha, MM, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program KREASI pada tahun pertama. Keduanya juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh implementasi Program KREASI pada Tahun Kedua hingga fase akhir program.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain Tim KREASI dari Save the Children, IGI sebagai Mitra Pelaksana Lokal di Kabupaten Nias Selatan, perwakilan Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK), Kementerian Agama Provinsi Sumatra Utara, serta unsur pemerintah daerah yang meliputi Bapperida, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, Dinas Sosial, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

Tim KREASI Save the Children diwakili oleh Tim Nasional KREASI, Laurel Macleren dan Gaby, Man Magilan sebagai Regional Manager Sumatra Utara, serta Reinhard sebagai District Representative, serta Tim IGI, Jasmin sebagai Sekjen PP IGI, Muliadin Harahap sebagai Program Coordinator sekaligus sebagai acting Project Manager, Khairina Lubis sebagai National Staff dan para Officer Kreasi Nias Selatan.

Melalui kunjungan koordinasi ini, diharapkan terbangun kesepakatan awal terkait sekolah dampingan, kluster sekolah, serta rencana implementasi Tahun Kedua. Dukungan dan komitmen pemerintah daerah dinilai menjadi kunci keberlanjutan Program KREASI dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di wilayah sasaran.

Program KREASI dirancang sebagai inisiatif kolaboratif untuk memperkuat ekosistem pendidikan daerah melalui pendekatan kemitraan, pembelajaran berkelanjutan, serta tata kelola yang akuntabel. Dengan selesainya rangkaian kunjungan koordinasi ini, Program KREASI optimistis memasuki Tahun Kedua dengan kesiapan yang lebih matang dan dukungan daerah yang semakin solid.