IGI Keerom Menggelar Penguatan Guru dan Kepala Sekolah

0
493

Keerom, IGI.OR.ID- Upaya meningkatkan mutu pendidikan di Papua khususnya di Kabupaten Keerom maka digelarlah penguatan guru dan kepala sekolah daerah sasaran Program Organisasi Penggerak Ikatan Guru Indonesia (POP IGI) tingkat SD Tahun 2023 di Kabupaten Keerom.


Kegiatan penguatan guru dan kepala sekolah Daerah sasaran POP IGI tingkat SD Tahun 2023 yang digelar di salah satu hotel di Kabupaten Keerom dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Keerom Drs. Stenly Moningka, M.M.Pd. menjadi jadwal penting dan strategis sebagai upaya mengaplikasikan praktek dengan baik dalam upaya mendukung Kurikulum Merdeka Belajar yang diselenggarakan Pemerintah di Bawah naungan Ikaatan Guru Indonesia (IGI) yang selama ini terus berjuang baik secara langsung maupun tidak langsung, sehingga mampu meningkatkan diri, mutu dan dari kegiatan kali ini dihadiri Dewan Pembina IGI Pusat, Ahmad Sururi Aziz, M.Pd. diharapkan peserta tidak hanya sekedar datang untuk duduk, namun mampu menghasilkan sebuah karya yang baik sekaligus menginspirasi guru-guru lainnya ikut bergabung di IGI meski kita berada di tapal batas Indonesia dengan Negara tetangga PNG.


Namun dalam hal Pendidikan tidak boleh ketinggalan, tentu saja untuk mewujudkan itu semua, para guru dan Kepala sekolah harus mampu mengimplementasikan di lingkungan sekolah masing-masing dan bisa mengimbas, demikian disampaikan Ketua IGI Daerah sekaligus Ketua Panitia pelaksana POP Tahun 2023 di Kabupaten Keerom, Minarsih,M.Pd.


Hal senada disampaikan dewan pembina Ikatan Guru Indonesia (IGI) Pusat Akhmad Sururi Azis sekaligus Dewan Pembina Pusat IGI, kehadiran IGI harus terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan melalui program-programnya sehingga mampu menigkatkan kualitas pendidikan literasi serta implementasi kurikulum merdeka, sehingga pada akhirnya Pendidikan di Papua setara dengan Pendidikan di Jawa, Kalimantan dan Pendidikanj layaknya di luar Papua.

Kegiatan POP Tahun 2023 di Keerom berlangsung tiga hari, di awali pembukaan dan refreshment implementasi literasi dan di hari ke dua praktek penyusunan perangkat pembelajaran berbasis literasi numerasi, karakteristik asesment Nasional. Dan di Hari ke tiga di akhiri simulasi pembelajaran atau peer teaching, evaluasi dan post test. [KRH]

Comments

comments