Jakarta, IGI.OR.ID— Ikatan Guru Indonesia (IGI) turut ambil bagian dalam Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia di kawasan Gelora Bung Karno (ISTORA) Senayan, Jakarta, pada 14–16 Agustus 2026.
Keikutsertaan IGI dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari undangan melalui jaringan Semua Murid Semua Guru (SMSG), sebuah jejaring yang mempertemukan berbagai unsur pendidikan, guru, murid, dan pegiat pendidikan dalam berbagai kegiatan pembelajaran serta pengembangan wawasan.
FERBI 2026 menjadi ruang edukasi publik yang memperkenalkan Rupiah tidak sekadar sebagai alat pembayaran, tetapi juga sebagai bagian penting dari identitas dan kedaulatan bangsa. Bank Indonesia melalui FERBI mengajak masyarakat untuk semakin cinta, bangga, dan paham Rupiah. Penyelenggaraan FERBI juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif bagi masyarakat.
IGI Hadir dalam Opening Ceremony dan Talkshow

Kehadiran IGI pada FERBI 2026 berlangsung selama dua hari. Pada Jumat, 14 Agustus 2026, sejumlah peserta dari IGI hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan pembukaan, talkshow, kelas belajar, serta mengunjungi berbagai booth pameran yang tersedia di area festival.
Peserta IGI yang tercatat hadir pada hari pertama adalah FH Senowaty, Tuti Dede, Prawiro, Jacklin, dan Amelia.
Sementara itu, pada Sabtu, 15 Agustus 2026, kehadiran IGI semakin mendapat perhatian dengan hadirnya Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia, Dr. Danang Hidayatullah, bersama sejumlah peserta lainnya. Peserta IGI yang hadir pada hari kedua terdiri atas Sri Wuryaningsih, Urip Mulya, Riksa, Endang, dan Dinda.
Kehadiran Ketua Umum IGI pada hari kedua menjadi bentuk dukungan organisasi terhadap berbagai kegiatan edukasi publik yang mendorong peningkatan literasi masyarakat, khususnya literasi keuangan dan pemahaman mengenai Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.
Belajar Rupiah dengan Cara yang Menyenangkan
Tidak hanya mengikuti opening ceremony dan talkshow, rombongan IGI juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengikuti kelas-kelas belajar yang disediakan dalam rangkaian FERBI 2026.
Kegiatan belajar tersebut memberikan pengalaman langsung kepada para peserta untuk memperoleh pengetahuan mengenai Rupiah, sistem pembayaran, serta berbagai aspek yang berkaitan dengan peran Rupiah dalam kehidupan masyarakat.
Bagi para guru, kegiatan semacam ini memiliki nilai penting karena pengetahuan yang diperoleh dapat diteruskan kembali kepada peserta didik dalam proses pembelajaran di sekolah.
Literasi tentang Rupiah pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengenali uang atau melakukan transaksi, tetapi juga menanamkan pemahaman mengenai nilai kebangsaan, tanggung jawab dalam menggunakan uang, serta pentingnya menjaga dan menghargai mata uang nasional.
Bank Indonesia sendiri menempatkan edukasi mengenai Rupiah sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Rupiah sebagai simbol persatuan dan identitas bangsa.
Menjelajahi Booth Pameran SMSG
Selain mengikuti kelas dan talkshow, peserta IGI juga mengunjungi booth pameran SMSG (Semua Murid Semua Guru) yang menjadi salah satu titik penting bagi jejaring pendidikan dalam kegiatan FERBI 2026.
Booth tersebut menjadi ruang untuk bertemu, berbagi informasi, memperkenalkan berbagai aktivitas, sekaligus memperluas jejaring antarguru dan pegiat pendidikan.
Bagi IGI, keterlibatan dalam ruang seperti ini menjadi kesempatan untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai komunitas dan jaringan pendidikan. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar di ruang kelas, tetapi juga sebagai pembelajar sepanjang hayat yang perlu terus memperluas wawasan melalui pengalaman langsung.
Interaksi antara guru, komunitas pendidikan, lembaga, dan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih terbuka dan kolaboratif.
Menguatkan Peran Guru dalam Literasi Keuangan

Partisipasi IGI dalam FERBI 2026 juga memiliki relevansi dengan tantangan pendidikan saat ini. Literasi keuangan menjadi salah satu pengetahuan penting yang perlu dikenalkan kepada generasi muda sejak dini.
Guru memiliki posisi strategis untuk menerjemahkan pengetahuan tersebut menjadi pembelajaran yang dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik.
Melalui pengalaman mengikuti FERBI, para guru dapat membawa berbagai informasi dan praktik baik ke lingkungan sekolah, sehingga pembelajaran mengenai Rupiah tidak berhenti pada teori, tetapi dapat dikaitkan dengan kehidupan nyata.
Hal tersebut sejalan dengan semangat FERBI yang menghadirkan edukasi Rupiah dalam format yang lebih dekat dengan masyarakat. Pada penyelenggaraan sebelumnya, FERBI juga menggabungkan pameran, edukasi interaktif, talkshow, permainan, layanan penukaran uang, hingga berbagai kegiatan kreatif.
Dari ISTORA untuk Dibawa ke Sekolah
Kehadiran IGI di FERBI 2026 pada akhirnya bukan sekadar menghadiri sebuah festival. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses belajar, berbagi, dan membangun jejaring.
Para peserta dari IGI mendapatkan pengalaman langsung mengikuti kegiatan yang disiapkan Bank Indonesia, berdiskusi melalui talkshow, mengikuti kelas pembelajaran, serta berinteraksi di booth SMSG.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual di sekolah.
Dengan membawa semangat “cinta, bangga, dan paham Rupiah” ke ruang-ruang pendidikan, guru dapat ikut membangun kesadaran generasi muda bahwa Rupiah bukan sekadar alat transaksi, tetapi juga merupakan salah satu simbol kedaulatan dan identitas Indonesia.
Kehadiran IGI dalam FERBI 2026 sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi antara organisasi profesi guru, komunitas pendidikan, dan lembaga negara dapat menciptakan ruang belajar yang lebih luas bagi guru dan masyarakat.
Dari ISTORA Senayan, para guru tidak hanya membawa pulang pengalaman mengikuti festival, tetapi juga membawa pengetahuan dan inspirasi untuk dibagikan kembali kepada murid-murid di sekolah.
Dari guru yang terus belajar, lahir murid yang terus bertumbuh. Dari pemahaman terhadap Rupiah, tumbuh pula rasa cinta dan bangga terhadap Indonesia.







