Guru IGI Ikuti Training of Trainer Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI 2019

0
206

Beberapa orang anggota dan pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) mengikuti pelatihan sebagai pelatih /Training of Trainers (TOT) nilai-nilai kebangsaan yang digelar di Hotel Rattan In Banjarmasin 16 sd 26 Juli 2019.

Kegiatan yang digelar selama 11 hari ini dibuka oleh Gubernur Lemhannas RI Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, Selasa/16 Juli 2019. Selanjutnya dipantau dan ditutup secara langsung oleh Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Lemhannas RI, Mayjend TNI (Mar) Guntur I.C. Lelono, Jumat, 26 Juli 2019.

Bersama dengan 90 tenaga pendidik, baik dosen, guru, dan widyaiswara lainnya, 10 orang guru yang tergabung dalam orprof guru IGI ini mendapatkan 4 materi dasar yaitu wawasan nusantara, ketahanan nasional, kepemimpinan nasional dan kewaspadaan nasional. Juga materi utama yang terkait Pancasila, UUD, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Abdul Halim, Ketua Bidang Publikasi Pengurus Pusat IGI yang mengikuti ToT ini mengatakan bahwa guru sebagai pendidik memang sangat memerlukan materi ToT ini. “Guru adalah sosok teladan bagi siswa-siswanya. Bahwa apa yang dilakukan dan diucapkan akan selalu ditiru dan diikuti para siswa. Karena itu guru harus memahami nilai-nilai kebangsaan ini untuk selanjutnya bisa ditanamkan kepada siswa-siswanya.” ungkap Halim.

“Nilai-nilai kebangsaan ini bisa disisipkan dalam pembelajaran di kelas, ini untuk siswa. Kalau untuk guru bisa disampaikan atau disisipkan dalam kegiatan workshop pelatihan guru. IGI saat ini mempunyai lebih dari 80 kanal pelatihan untuk guru dan nilai-nilai ini bisa masuk didalamnya. Bisa juga kita buat kanal khusus unuk melatih guru-guru dalam penanaman dan implementasi nilai-nilai kebangsaan di masyarakat,” tambahnya.

Hal senada diungkapkan oleh A. Hadi, Sekretaris IGI Wilayah Kalsel, bahwa materi ini penting bagi guru sebagai agen perubahan. “Di tengah polarisasi masyarakat pasca pilpres dan kondisi bangsa yang sangat heterogen menuntut adanya perekat sebagai satu bangsa. Karena itu implementasi nilai-nilai kebangsaan ini menjadi urgen bagi generasi muda ditengah semakin lunturnya warisan nilai-nilai karakter bangsa,” kata Hadi.

Faizah Abdiah, Ketua Ikatan Guru Pendidikan Khusus (IGPK) IGI juga mempunyai komitmen kuat untuk mengimplentasikan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Faizah adalah guru yang juga aktivis gerakan pro disabilitas, membantu kaum disabilitas untuk bisa mandiri dan mendapat pekerjaan yang layak.

“Kita sudah memperjuangkan adanya keadilan dan kesetaraan bagi kaum disabilitas. Bersyukur pada ToT ini Saya bertemu dengan beberapa aktivis dan akademisi, sehingga kita semua bisa saling bersinergi untuk gerakan ini,” ungkap guru SLB Pembina Kalsel ini.

Plt Direktur Pelatihan Untuk Pelatih (PUP) Taplai Lemhannas RI, Kolonel Kes Drs Yudi Triono, M.Sc, sebagai Ketua Penyelenggara ToT ini menjelaskan, selain Gubernur dan Wakil Gubernur Lemhannas, kegiatan ini dihadiri oleh Para Direktur Taplai Lemhannas RI, seperti Laksma TNI Erman Syafril, SH, MM, Laksma TNI Suratno, SH, MH, dan Brigjend Pol Drs. Sumadi, M.Si.

Berdasarkan informasi Yudi, panitia sempat kewalahan mengakomodir animo peserta yang membludak. Peserta sangat antusias karena selain mendapat pengalaman dan wawasan baru, Lemhannas juga menghadirkan para narasumber yang merupakan pakar pengajar Lemhannas RI, dari unsur TNI/POLRI/ASN/Profesional.

Sebagai pemateri hadir pula Laksda TNI (Purn) Dicky Y, Irjen Pol (Purn) Drs Harwiyanto, SH, MH, Mayjen TNI Juwondo, Sejarawan Dr. Anhar Gonggong, Prof. Dr. Dadan Umar D, D.E.A, Dr. Leila Mona G. M.Si, dan Motivator Ir. Hamry Gusman Zakaria, MM, dan beberapa narasumber lainnya.

Ref./foto: Hlm

 

Comments

comments