Gerakan IGI Membangkitkan Semangat Guru dan Menyengat Organisasi Lain yang Masih Tertidur

0
747
Kanal penulisan buku dg fasilitator Pak Joko Wahyono

Gerakan IGI Membangkitkan Semangat Guru dan Menyengat Organisasi Lain yang Masih Tertidur

Oleh-oleh dari dan untuk Peserta TOT Literasi Produktif 6 – 9 Oktober 2016 di LPMP Surabaya

Perhelatan besar tempat berkumpulnya 150 guru hebat, guru pejuang yang memiliki militansi tinggi dari berbagai pelosok nusantara, berakhir sudah. Dan itu meninggalkan kenangan manis dan percikan api semangat untuk bekal mengabdi dan berbagi di daerahnya masing masing.

Perhelatan dari guru, oleh guru dan untuk guru tersebut dimaksud untuk menghasilkan produk, metode, strategi yang berguna bagi peningkatan mutu dan kompetensi guru yang menjadi visi utama gerakan Ikatan Guru Indonesia.

Gerakan IGI yang dipimpin Muhammad Ramli Rahim (MRR) menjadi gerakan yang masif, fenomenal dan modern. Dikatakan masif, gerakan ini dalam waktu 8 bulan telah menjangkau rarusan kabupaten kota seluruh Indonesia, mengadakan pelatihan setiap hari,  menjadi penawar bagi guru yang haus ilmu pengetahuan dan menyengat organisasi lain yg tertidur pulas. Dan itu dilakukan dan digerakkan oleh MRR dengan cara cara elegan, modern dan bermartabat tanpa menggunakan dana APBD dan APBN.

IGI mencanangkan Gerakan Sejuta Guru Trampil Literasi Produktif dalam 5 Tahun. Apakah bisa tercapai tanpa dana pemerintah?

Dengan tekad yang kuat, untuk mewujudkannya dibuatlah action plan dengan cara menyeleksi guru guru terbaik dari seluruh Indonesia untuk dilatih dan  diterjunkan ke seluruh pelosok nusantara.

150 guru hebat terlatih lirerasi produktif dibagi menjadi 6 kanal, antara lain kanal SAGUSAKU. Satu Guru Satu Buku, kanal SAGUSAKTI Satu Guru Satu KTI, kanal SAGUSANOV Satu Guru Satu Inovasi dan 3 Kanal lainnya di bidang pengembangan kompetensi guru di bidang IT.

Tentu saja IGI tidak berjalan sendiri. Selalu saja ada orang baik, organisasi baik dan instansi baik yang dapat menangkap niat baik IGI, mereka adalah Dirjen GTK Kemdikdud yg support point Garuda Miles untuk Guru, Samsung, Kementerian ESDM dan Indosat.

Mari kita bayangkan wajah sejuta guru Indonesia 5 tahun ke depan. Bersama IGI,  Guru Indonesia inshaallah akan  tampil lebih modern, percaya diri dan bermartabat. Itu karena syarat syarat menjadi guru profesional telah dimiliki.

Salam IGI,

Joko Wahyono – IGI Kaltim

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here