Di Tambolaka, Hampir 2000 Guru Terjangkit Virus IGI

0
1269

Ikatan Guru Indonesia akhirnya mendarat sempurna di Nusa Tenggara Timur. Hasil kerja keras Ermawanty, Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat IGI Regional Bali Nusa Tenggara akhirnya berbuah manis.

Menyisir dari pinggir dan langsung berefek, itulah yang terjadi di Sumba Barat Daya, sebuah kabupaten yang baru berdiri tahun 2007 ini menjadi lokasi pendaratan pertama IGI.

Virus pertama IGI ternyata diterima dengan baik seorang Guru PAUD Bunda Kasih Tambolaka yang baru saja terpilih menjadi menjadi Bunda PAUD tingkat nasional tahun 2016. Ratu Ngadu B Wulla Tallu, ST menerima dengan baik IGI, yakin dengan IGI dan bukan saja siap menggerakkan guru-guru di Sumba Barat Dayat tetapi Ratu Ngadu siap menjadi Ketua IGI Sumba Barat Daya.


Ratu Ngadu B Wulla Tallu betul-betul membuktikan kapasitasnya sebagai seorang Ketua IGI Daerah yang mampu menggerakkan guru. 

Bertempat Restoran Ratu Tambolaka Sumba Barat Daya, hampir 2000 guru berkumpul dalam rangka Pelantikan Pengurus Daerah IGI Sumba Barat Daya sekaligus Seminar Nasional Pemanfaat IT dalam Pembelajaran. 


Bupati Markus Dairo Tallu dalam sambutannya berharap, IGI hadir di Tambaloka, hadir di SBD untuk membantu SBD meningkatkan Kompetensi Gurunya.

Selama ini tidak ada organisasi apapun yang melakukan upaya peningkatan kompetensi guru di SBD, mereka hanya organisasi papan nama dan guru-guru terdaftar sebagai anggota disini hanya sebagai pelengkap untuk kenaikan pangkat saja. 

Jangankan seminar seperti ini, diskusi tentang bagaimana meningkatkan kompetensi guru pun hampir tak pernah terjadi.


Hal inilah yang membuat hampir 2000 guru betul-betul termotivasi akan kehadiran IGI di SBD. Abdul Karim, Master Komik dan MPI IGI bahkan kewalahan menerima berondongan pertanyaan dari peserta seminar yang ingin tahu lebih banyak tentang segala upaya yang IGI bisa lakukan untuk peningkatkan kompetensi guru di Sumba Barat Daya.


Virus IGI memang tak dapat ditahan lagi, semakin dihalangi semakin menerjang, semakin dilarang semakin di cari.

Kini, saya yang minggu lalu sesungguhnya mempertimbangkan untuk mengundurkan diri sebagai ketua umum Pengurus Pusat IGI harus mengurungkan niat, bukan karena persoalan yang sudah tuntas tapi karena semangat kawan-kawan yang hingga kini terus mendorong saya untuk terus maju dan berbuat maksimal untuk kompetensi guru yang jauh lebih baik. 


Melihat Sumba Barat Daya Bergerak, saya terlalu tega jika meninggalkan IGI disaat pesawat ini tengah terbang tinggi. TAK PERNAH ADA SEBELUMNYA KEGIATAN IGI DI DAERAH YANG PESERTANYA LEBIH BANYAK DARI INI.

Ayo kawan-kawan, kita kembali bergerak, buat Jatim dan Jabar, maafkan saya, semua ini hanya karena saya ingin melihat IGI jauh lebih baik lagi dari sekarang.

20 Februari 2017

Muhammad Ramli Rahim

Ketua Umum Pengurus Pusat

IKatan Guru Indonesia.

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here