KALAU BUKAN GURU, SIAPA LAGI?

0
157

Oleh: Ikhsan Kurniadi , anggota IGI Kab. Mempawah KALBAR.

#menemubaling

 Teman…, Aku ingin bercerita tentang masakan yang ada di daerahku. Masakan yang lezat dan banyak orang  yang  senang menikmatinya. Masakan ini tentunya memiliki nilai rasa khas.

Orang-orang di daerahku memanggilnya dengan sebutan pecel, masakan ini terbuat dari  berbagai jenis sayuran seperti kecambah, daun ubi, kangkung mentimun, dan sayuran lainnya. Pecel juga bisa ditambah dengan mie kuning, ketupat atau lontong nasi serta kerupuk sebagai pelengkap.

Sayuran-sayuran tersebut hanya akan menjadi tumpukan sayuran dan belum menjadi pecel apabila tidak diberi bumbu kacang yang dicampur bersama sayuran yang telah disiapkan. Jika sayuran telah dicampur dengan bumbu kacang maka akan tercipta suatu olahan masakan yang lezat dan nikmat yang bisa disantap sebagai menu sarapan pagi dan makan siang, bahkan makan malam.

Begitu pula dengan NKRI yang kita cintai, berbagai jenis sayuran dan bahan-bahan masakan pecel di ibaratkan sebagai perbedaan yang ada di negara ini. Perbedaan berbagai jenis bahan itu menjadi sebuah peroaduan yang sempurna kketika dipersatukan oleh bumbu kacang.

NKRI yang memiliki kebhinekaan dalam banyak hal dipersatukan dengan bumbu kacangnya nilai persatuan. Indahnya negeri ini begitu mempesona  dengan bersatu ya berbagai perbedaan seperti beragam suku, bahasa daerah, dan agama.  Setiap daerah juga memiliki tarian daerah, masakan daerah, pakaian daerah, senjata tradisional, rumah adat, bahasa daerah dan banyak lagi. Sejak jaman dahulu bangsa Indonesia terkenal ramah dan memiliki toleransi tinggi sehingga persatuan yang begitu indah mewujudkan nyata.

Perbedaan di Indonesia seperti indahnya warna pelangi menghiasi langit. Setiap warna saling bergandengan tangan, setiap warna saling berdekatan, setiap warna saling menguatkan, setiap warna berjabat tangan. Aku dan kamu menjadi kita. Kita bersama  berjuang demi Indonesia, untuk Ibu Pertiwi tercinta.

Teman-teman guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Indonesia. Marilah kita menyemai dan menaburkan nilai moral persatuan kepada anak didik kita. Metode MENEMU BALING bisa dijadikan sarana menaburkan nilai persatuan. Ayo kita mulai dengan metode ini karena NKRI tanah pusaka sebagai warisan nenek moyang harus dijaga dan dipelihara. Kalau bukan kita siapa lagi ?

Comments

comments