IGI Banjarmasin Lantik Pengurus Baru Hasil Reshuffle Dibarengi Seminar “Teacher Preneurship”

0
115
Sebagai  upaya menjaga organisasi agar terus bergerak dinamis, Pengurus IGI Kota Banjarmasin adakan resuffle kepengurusan. Ada beberapa posisi yang dilakukan perombakan, diantaranya posisi Sekretaris kini diduduki Bhayang Sampurna serta penempatan koordinator di masing-masing kecamatan.
Kegiatan yang digelar hari Senin, 10 September 2018 ini bertempat di aula SD Negeri Pemurus Dalam 5 Banjarmasin. Dihadiri oleh Walikota Banjarmasin yang diwakili oleh Bapak Drs. M. Sarwani, SE., MM. dari Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ketua IGI Wilayah Kalsel, Adnani, S.Ag., M.Pd.I., Bendahara IGI Pusat Gusti Surian, S.Ag., M.Pd.I., serta Anggota DPD RI Kalsel oleh Ibu Antung Fatmawati, ST.
Sarwani, dalam sambutannya berharap agar organisasi profesi keguruan dapat menjadikan guru u tuk terus meningkatkan kompetensi sebagai seorang pendidik. Ini berguna dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Kegiatan yang dikuti oleh 122 orang peserta dari Guru SD dan SMP di Kota Banjarmasin ini juga barengi dengan seminar “Teacher Prenuership” dengan Tema “Dengan Teacher Preneurship Kita Tingkatkan Kompetensi dan Kemandirian Guru”. Menghadirkan Winardi Sethiono dari JPKP Kalsel.
Dalam paparannya, Winardi, pemilik Win Advertaising ini mengungkapkan bahwa seorang guru harus selalu meningkatkan kemampuan sebagai seorang pendidik, itu yang namanya profesional. Semua itu bisa didapat melalui kegiatan-kegiatan pengembangan diri.
Pada kesempatan ini Winardi yang biasa disapa Pak Win ini juga mendorong para guru agar bisa mengembangkan jiwa entrepreneurship-nya. “Sebagai pendidik jangan hanya fokus mencari gajih dari pemerintah saja, tapi bagaimana seorang pendidik juga bisa mencari sumber-sumber penghasilan lain. Bisa dari mana saja sesuai kompetensi atau keahlian yang dia milikinya” paparnya.
Para peserta yang kebanyakan dari guru honorer ini menyambut positif apa yang disampaikan oleh nara sumber. Bagi guru honorer, jika hanya berharap dari gajih pemerintah maka hanya akan dapat penghasilan seadanya. “Karena itu sambil berwirausaha adalah salah satu solusi untuk menambah penghasilan untuk kebutuhan rumah tangga,” papar salah seorang guru honorer.
Ref.: Bhayank S. & Desy “Adis” Hairina

Comments

comments

BAGIKAN
Artikulli paraprakGELIAT SAGUSAKU-IGI DI ATAM
Artikulli tjetërGubernur Baru dan Zonasi Guru
Guru di Kalimantan Selatan, saat ini menjabat sebagai Wakil Sekjen Bidang Literasi dan Publikasi Karya Guru