Teach For Indonesia – BINUS dan IGI DKI Jakarta Kerjasama Tingkatkan Kompetensi Guru

0
848

Jakarta, 14 Februari 2020, Ikatan Guru Indonesia (IGI) DKI Jakarta bekerjasama dengan Teach For Indonesia – BINUS University International gelar Pelatihan Komputer Dasar bagi guru DKI Jakarta dan sekitarnya. Pelatihan ini merupakan pelatihan gratis untuk memfasilitasi guru yang membutuhkan pengetahuan dan keterampilan dasar komputer. Pelatihan digagas sebagai respon akan kebutuhan guru di Era Digital yang menuntut guru untuk meningkatkan kemampuan teknologinya. Pelatihan ini direncanakan dibuat berkelanjutan dan diadakan per gelombang.

Pelatihan gelombang pertama yg dibuka pada hari Jum’at 14 februari 2020 dilaksanakan di kampus BINUS University International (BINUS @ Senayan). Pelatihan gelombang pertama ini diikuti oleh 60 peserta. Pelatihan yg akan dilakukan selama 5 kali pertemuan dengan materi Microsoft Office (Word, Excel, dan Power Point) diberikan oleh Dosen dan Mahasiswa BINUS University International.

Hadir dalam pembukaan tersebut Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) DKI Jakarta beserta jajaran pengurus. “Kerja sama adalah fitrah. Dengan kerja sama kita dapat melakukan banyak hal. Dengan kerja sama sesuatu yang berat bisa menjadi ringan, bahkan sesuatu yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin”, ungkap Iwan Ridwan, Ketua IGI DKI JaKarta dalam sambutannya.

Andyni Khosasih, SE, B.A., M.Lit, Community Development Center – Teach For Indonesia Manager juga menyampaikan “Semoga dengan adanya pelatihan ini, bisa mengembangkan kemampuan Bapak/ Ibu Guru, sehingga mempermudah proses pembelajaran di kelas nanti”

“Kami ingin kegiatan ini tetap berlanjut ke depannya, kami juga butuh komitmen dari Bapak/ Ibu Guru semuanya dalam proses pelatihan ini”, tambah Andyni.

Danang Hidayatullah, fasilitator kemitraan IGI DKI Jakarta dan Binus Teach For Indonesia – BINUS University International mengungkapkan bahwa jika dalam setahun saja bisa digelar sepuluh gelombang pelatihan, akan ada 600 guru yang akan terlatih kemampuan komputer dasarnya. Bayangkan jika ini berkelanjutan dan banyak pihak yang turun tangan, mungkin tidak akan ada lagi guru yang mengeluh karena gagap komputer. Danang sempat terkejut saat melihat respon para guru yang luar biasa. “Pelatihan ini selain dibutuhkan para guru, juga sejalan dengan motto Binus “Building and Serving The Nation”. Gelombang satu ini sebetulnya hanya dibatasi satu kelas saja dengan jumlah peserta 30 orang. Namun ternyata jumlah guru yang mendaftar jumlahnya sampai ratusan. Akhirnya kami meminta pihak Binus untuk menambah satu kelas lagi menjadi total 60 orang. Guru guru yang belum mendapatkan kesempatan pada gelombang pertama dimasukkan dalam daftar peserta pelatihan untuk gelombang berikutnya. Sepertinya kita masih membutuhkan banyak relawan untuk membangun bangsa ini, sharing and growing together”.

Comments

comments