Special Event Hardiknas 2020, IGI Kab. Sintang Selenggarakan Pelatihan Daring

0
868

Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2020, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sintang melatih 98 guru se-Kabupaten Sintang dalam bentuk pelatihan daring. Pelatihan ini sesuai tema Hardiknas tahun ini yakni “Belajar Dari Covid-19”.

Pembukaan Diklat Daring IGI Kabupaten Sintang dilakukan Jumat (1/5) melalui meeting online. Kegiatan dibuka Murjani, S.Pd,M.Si, Kabid Pembinaan SD Disdikbud Kabupaten Sintang.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Apalagi saat ini guru-guru sedang melakukan proses pembelajaran dari rumah pada masa pandemi COVID-19,” ucapnya.

Menurut Murjani, kegiatan ini menjadi bukti bahwa guru-guru Kabupaten Sintang bekerja sepenuh hati. Dengan terus mengembangkan diri mereka untuk terus belajar, meskipun dalam kondisi bangsa yang sedang prihatin seperti sekarang ini.

Murjani mengaku terharu dengan banyaknya peserta. Bahkan ada yang dari Kecamatan-kecamatan yang jauh seperti Serawai-Ambalau, jalur Kayan dan Ketungau. “Karena ini pelatihan daring maka akan mengalami hambatan signal,” ucapnya.

Oleh karena itu, Murjani berharap kepada para peserta agar memanfaatkan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Sehingga hasil pelatihan dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran di tempat tugas masing-masing.

“Terima kasih kepeda penyelenggara karena berinisiasi mengadakan kegitan seperti ini,” ucapnya.

Ahmad Satim, selaku Koordinator Pelaksana HPN mengatakan, pelatihan daring tersebut dilakukan dari tanggal 1 Mei dan berakhir 7 Mei 2020 mendatang. Pelatihan tersebut tanpa dipungut biaya apapun. Meski gratis peserta akan mendapatkan bimbingan online, sertifikat dan akun Office 365 Education.

“Bentuk pelatihan daring materinya seperti Google Clasroom, pemanfaatan Quizlet dan Aplikasi APP Inventor. Pesertanya, guru-guru dari 14 Kecamatan Se-Kabupaten Sintang. Mulai dari guru SD, SMP hingga guru SMA,” jelasnya.

Sementara, Ketua IGI Kabupaten Sintang Nurlyanto mengatakan lembaga yang dipimpinnya terus berupaya untuk selalu mengagendakan kegiatan pelatihan-pelatihan daring.

“Hampir tiap bulan, 2 minggu sekali mengadakan kegiatan untuk pengembangan guru-guru di Kabupaten Sintang. Kita ingin agar guru-guru di Kabupaten Sintang mampu memanfaatkan teknologi meski dengan segala keterbatasan di daerah tempat bertugas” ucapnya.

Apalagi, sambung Nurlyanto, peserta didik kedepan memang sudah masanya menggunakan teknologi.

“Kami memegang prinsip bahwa teknologi tidak akan pernah menggantikan guru. Tetapi guru-guru yang tidak faham teknologi suatu ketika akan digantikan oleh guru-guru yang faham dan menguasai teknologi,” pungkasnya

Comments

comments