SIAGAKAN LIMA TRAINER HANDAL, DIKLAT IGI BERBASIS TABLET BERBASIS KABUPATEN/KOTA

0
1726

Ikatan Guru Indonesia akan semakin massif dalam melakukan workshop dan diklat peningkatan kompetensi guru berbasis IT. Untuk itu, Ikatan Guru Indonesia akan selalu fokuskan pelaksanaannya di kabupaten/kota. Workshop dan Diklat dapat dilaksanakan apabila anggota yang terdaftar di sisfo berjumlah minimal 100 orang,dan jika kurang dari jumlah itu , cukup dengan menyelenggarakan seminar sebagai upaya pengenalan dan penggalangan anggota baru.
Ikatan Guru Indonesia siap menurunkan 4 orang trainer setiap Sabtu dan Minggu ,kemudian 1 orang lagi siap setiap hari.
Keempat trainer tersebut adalah :

1. Slamet Riyanto. Ketua bidang Literasi dan Publikasi Karya Guru ini adalah penulis buku.Beliau telah menyusun dan menerbitkan 171 judul buku dan ini mengantarkannya bukan saja berkeliling Indonesia tapi juga dunia. Slamet Riyanto siap membimbing sesama guru dengan berbagai bentuk misalnya “cara menulis buku”, “terampil berbahasa Inggris dalam 1 Jam”, dll. Bapak Slamet Riyanto yang kami berikan gelar Maestro Buku Indonesia siap turun melatih guru setiap Sabtu dan Minggu di seluruh wilayah Indonesia.
2. Mampuono. Beliau adalah peraih medali emas microsoft innovative teacher se-Asia Fasifik, sangat ahli memberikan pelatihan power point pembelajaran yang tentunya berbeda dengan power point yang sering kita gunakan dalam presentase. Beliau juga hebat dalam berbahasa Inggris, sempat dikarantina di Singapura untuk belajar advant english. Mampuono juga bisa melatih tentang TEL atau Technogy Enhanced Learning, yaitu tentang bagaimana menggunakan fitur teknologi mobile dalam tablet untuk aktivitas seperti menulis dengan mulut, membaca dengan telinga, melukis dengan pena, perkenalan dan memberi tugas activity dengan barcode dan lain-lain.
3. Elyas. Wakil Sekjen IGI Pusat yang juga berasal dari Yogya ini , telah menulis buku-buku cara membuat animasi pembelajaran dengan mudah.Elyas bisa melatih guru membuat aplikasi pembelajaran dan membuat animasi drawing.  Elyas kemudian kami gelari Master Animasi Drowing.
4. Abdul Kholiq, sudah sangat dikenal di kalangan guru-guru pembelajar, beliau telah berkeliling melatih guru membuat aplikasi pembalajaran berbasis android, kawan-kawan IGI mengenalnya sebagai Master Sagusanov. Hanya dalam 8 jam bapak ibu bisa membuat sendiri aplikasi pembelajaran berbasis android dan dilanjutkan bimbingan online agar bisa posting di play store.
5. Satu lagi yang kawan-kawan bisa undang dengan tak perlu mencari waktu libur adalah Abdul Karim. Beliau telah mendedikasikan dirinya untuk meningkatkan kompetensi guru di Indonesia. Meninggalkan tunjangan profesionalisme guru karena ingin membuat seluruh guru di Indonesia menjadi BISA. Beliau telah berkeliling Indonesia membagi kemampuannya sehingga guru-guru dapat membuat komik pembelajaran dengan mudah. Abdul Karim adalah guru matematika sehingga kemampuannya itu juga digunakan untuk pembelajaran berbasis IT. Trainer yang satu ini bisa melatih wolfram alfa sehingga guru-guru mampu menjawab soal secara tepat, lengkap dengan tahapannya atas bantuan teknologi. Abdul Karim yang terkenal dengan julukan Master Komik ini,juga bisa membantu guru membuat program UBK (Ujian Berbasis Komputer) sehingga guru-guru mampu membuat ujian berbasis komputer tanpa harus membeli software mahal
Nah, tiket perjalanan dan honor kelima trainer ini akan dibiayai oleh IGI Pusat . Kawan-kawan di daerah cukup menjemput di Bandara, serta menyediakan TEMPAT dan PESERTA saja, dengan ketentuan : 

1. Jumlah anggota IGI daerah di sisfo tidak kurang dari 100 orang (banyak IGI daerah yang anggotanya lebih dari 3000 tapi belum terdaftar di sisfo IGI, kami hanya menghitungnya di sisfo IGI saja)

2. Seluruh Diklat menggunakan software berbasis Tablet. Untuk itu seluruh peserta wajib menggunakan Tablet, tidak harus milik sendiri, boleh meminjam milik guru lain.

3. Diproritaskan bagi daerah yang Sagusatabnya melampaui standart minimal. 

4. Diklat dilakukan minimal pada dua daerah yang berdekatan. Masing-masing 8 jam tatap muka lanjut 24 jam Daring.

5. Jumlah peserta tidak kurang dari 35 orang dan maksimal 150 orang dengan ruangan diklat harus menggunakan meja.

6. PT. Samsung Elektronik Indonesia akan memberikan bantuan sebesar Rp.319.970 kepada IGI daerah, Rp. 79.980 kepada IGI Wilayah dan Rp. 39.990 kepada IGI Pusat atas setiap pembelian Tablet Samsung Tab A8 melalui toko.igi.or.id untuk pelaksanaan diklat guru di daerah masing-masing. Jika ada perusahaan lain yang juga berniat mengembangkan kompetensi guru, pertemukan dengan kami.
Jika ingin mengundang mereka, silahkan kirim undangannya ke Pak Halim via Telegram di +62 821 59088608 atau Ibu Marete di +6281349121098 atau via telegram ke 0822 5568 7756
Seluruh jadwal kelima kawan pelatih ini untuk seluruh Indonesia akan diatur dan dikelola oleh Pak Halim dan Ibu Marete, demikian pula dengan jadwal saya. Kelima Trainer ini saya minta untuk tidak lagi melatih di daerah yang anggota IGInya kurang dari 100. Percuma kita melatih guru yang hanya mau menikmati IGI tapi mendaftar sebagai Anggota IGI saja enggan. Kelima Trainer ini juga hanya akan menggunakan Tablet dalam diklat-diklat IGI.
Insya Allah setelah TOT Surabaya, kita akan memiliki trainer-trainer baru dengan branding masing-masing.
Bagaimana membuat guru berminat ikut diklat, bergabung dengan IGI dan menggunakan tablet dalam pembelajaran?
Disinilah fungsi SEMINAR NASIONAL LITERASI PRODUKTIF BERBASIS IT. Saya selaku ketua umum siap terjun ke berbagai daerah di Indonesia untuk menggerakkan itu . Siap 4 hari dalam seminggu dan jika memungkinkan, jangan biarkan saya menganggur di setengah harinya. Jika memungkinkan juga, kita bisa menggelar seminar tersebut di 2 kabupaten/kota berdekatan dalam 1 hari. Boleh Pagi dan Siang atau Siang dan Malam. Insya Allah saya bisa menuntaskan pembahasan GERAKAN NASIONAL LITERASI PRODUKTIF BERBASIS ITC dan memaksimalkan pengetahuan guru tentang teknologi terbaru.

Kedepan, kita akan siapkan beberapa pembicara seminar yang bisa dipilih oleh daerah.
IGI pusat juga berharap, IGI Wilayah tak perlu membuat kegiatan tapi seluruh kegiatan berbasis kabupaten/kota. IGI WIlayah berfungsi mendorong dan mengawal kegiatan-kegiatan di daerahnya agar bisa maksimal. Alhamdulillah, IGI Sulsel mampu menyelenggarakan road show di 20 dari 24 kabupaten/kota dengan pola seperti ini. IGI daerah sebagai penyelenggara, IGI wilayah yang mengawal dan mengarahkan pelatih dan pemateri.
Ayo kawan-kawan, satukan langkah terus mengembangkan kompetensi guru. Jangan berharap lagi pada siapapun termasuk pemerintah, kita lah yang harus berubah.

Makassar, 11 September 2016

Muhammad Ramli Rahim

Ketua Umum Pengurus Pusat

Ikatan Guru Indonesia.

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here