SADAR 110; “MUATAN SPIRITUAL ERA DISRUPSI”

0
32

Baru saja kemarin saya terlibat komen panjang di laman facebook. Seorang netizen mereply komen saya, beliau mengkritisi teknologi menyesatkan karakter peserta didik. Beliau menganggap saya mengagungkan teknologi sehingga adab, akhlak siswa bobrok karenanya. Banyak netizen yang memandang skeptis teknologi karena melihat dampak negatif, saya pahami beliau mengkritisi saya, meski teman tersebut tidak memahami utuh komen saya. Itupun saya pahami, karena pada bacaan yang sama kita bisa multitafsir, perbedaan kreativitas berpikir.

Saya mengatakan, teknologi hanyalah tool yang membantu percepatan pemahaman materi, membuat materi lebih nyata, lebih mudah diakses. Namun peran guru tetap tidak bisa tergantikan dalam pemahaman konsep yang benar dan pembinaan karakter siswa. Tapi mendikotomi teknologi seolah menghancurkan pendidikan karakter, itu keliru menurut saya. Justru teknologi pula dapat membantu guru membina karakter siswa. Data-data statistik tentang kelaparan, kemiskinan mudah diakses dengan teknologi bahkan melalui teknologi pula kita mudah menggalang donasi. Video-video inspiratif menyentuh qalbu beredar bebas di dunia maya. Bacaan-bacaan pembinaan karakter untuk pembentukan akhlak dapat diunduh secara gratis. Bahkan SADAR IGI kerap menayangkan pembinaan guru bagi murid untuk membangkitkan emosional spiritual yang berbudi pekerti mulia.

Teknologi tidak bisa dibendung, inilah zamannya. Anak-anak milenial tidak bisa dipisah dari gawai, mereka penduduk di zaman ini, seperti tulisan cerdas Prof. Rhenald Kasali dalam buku The Strawberry Generation. Tinggal bagaimana kita, guru dan orangtua anak mengarahkan teknologi pada kebermanfaatan positif.

Sebelumnya guru harus mampu menanam dan menguatkan siswa melalui asuhan nilai-nilai spiritual. Doktrin spiritual membuat siswa memiliki filterasi dampak negatif teknologi, sekaligus memberi kecerdasan emosi yang membuat mereka benar dalam bertutur dan bersikap. Karena itu, SADAR IGI tidak bosan menghadirkan kembali tema spiritual untuk pembinaan siswa di sekolah. Kami mengundang *Ibu Elis Nurhayati, S.Pd., M.Pd* dari SMA Negeri 16 Garut Jawa Barat. Bu Elis memiliki pendekatan yang bukan hanya saya saja penasaran, tapi kita semua pemirsa SADAR, pendekatan IBHKODA dan 3T untuk membekali motivasi hidup siswa. Edisi 110, SADAR IGI akan dipandu oleh *Ibu Fientje Watak* dari SMP Katolik Maiyella Poigar Sulawesi Utara.

Tidak lengkap rasanya jika hanya menunggu kami unggah di youtube. Mari ikut diskusi langsung bersama kami melalui video conference WebEx SADAR IGI Edisi 110 yang berlangsung pada 30 Oktober 2019 mulai pukul 19.00 WIB. Akses kami melalui :
www.psmk.webex.com
Room Number : 574 731 543
Password : 12345

Kami tunggu kehadiran guru cerdas Indonesia di acara kebanggaan kita bersama.

SADAR IGI ; Tayangan Edukasi Menginspirasi Negeri

Aceh, 28 Oktober 2019
Koordinator IGI

Khairuddin

Comments

comments