Tamiang Layang, Barito Timur — Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, menjadi ajang kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan organisasi profesi guru. Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (PP IGI) turut mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan tersebut atas undangan langsung Bupati Barito Timur, M. Yamin.

Rombongan PP IGI yang terdiri dari Ketua Umum Danang Hidayatullah, Sekretaris Jenderal Jasmin Suryadi, anggota Dewan Kehormatan, Rusnani dan Anggota Dewan Pembina, Yuserto, anggota bidang advokasi dan perlindungan guru, Hj. Noor Baety, serta perwakilan dari PW Kalimantan Tengah dan PW Kalimantan Selatan, hadir dalam berbagai agenda yang berlangsung di Tamiang Layang pada Minggu (3/5/2026).
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, penuh semangat, dan sarat makna. Kegiatan diawali dengan Apel Hardiknas yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi inspiratif bertajuk Ngobrol Pendidikan di Barito Timur (NGOPI BARTIM), yang menjadi ruang bertukar gagasan antara pemangku kepentingan pendidikan di daerah.

Tidak hanya itu, PP IGI juga turut menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait pencegahan penyalahgunaan narkotika pada anak usia sekolah. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan sehat bagi generasi muda.
Sebagai simbol komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, dilakukan pula penanaman pohon pelindung di Kantor Dinas Pendidikan Barito Timur. Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan pembukaan Turnamen Volly IGI CUP yang diikuti oleh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) se-Kabupaten Barito Timur.

Menariknya, seluruh rangkaian ide dan gagasan kegiatan ini tidak hadir begitu saja. Inisiatif tersebut didorong secara aktif oleh Pengurus IGI Kabupaten Barito Timur dibawah komando Yuli Rinawaty, yang kemudian mendapatkan dukungan penuh serta fasilitasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur. Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara organisasi profesi dan pemerintah mampu melahirkan program-program yang berdampak langsung bagi dunia pendidikan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PP IGI, Danang Hidayatullah, menegaskan bahwa fokus utama IGI adalah peningkatan kompetensi guru sebagai kunci utama peningkatan kualitas pendidikan. Ia juga menyoroti bahwa saat ini terdapat banyak organisasi guru di Indonesia, dan setiap guru memiliki hak untuk memilih organisasi yang paling sesuai sebagai tempat bernaung dan berkembang.
Lebih lanjut, Danang menyampaikan bahwa dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam tumbuh dan berkembangnya berbagai kegiatan positif yang diinisiasi oleh IGI. Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bergandengan tangan dan memperkuat sinergi. “Mari kita bersama-sama bergandengan tangan, bersinergi, untuk mewujudkan pendidikan Barito Timur yang lebih baik,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Komandan Kodim, Komandan Batalyon, Kepala Kejaksaan Negeri, Kapolres, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, serta Kepala Dinas Pendidikan. Selain PP IGI, organisasi profesi guru lain yang hadir adalah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Tengah.

Kehadiran lintas unsur pimpinan daerah tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan pendidikan yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan di Barito Timur.
Rangkaian kegiatan PP IGI di Barito Timur ditutup dengan suasana hangat dan penuh keakraban melalui ramah tamah antara pengurus IGI dan Bupati Barito Timur di Pendopo Rumah Jabatan Bupati. Momentum ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam membangun pendidikan daerah yang lebih maju dan kolaboratif.
Sekretaris Jenderal PP IGI, Jasmin Suryadi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Barito Timur atas kepercayaan dan sambutan hangat yang diberikan kepada PP IGI. “Sinergi ini adalah kekuatan besar untuk mendorong kemajuan pendidikan. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus terjaga dan memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi daerah, tetapi juga bagi pendidikan Indonesia secara luas,” ujarnya.

Peringatan Hardiknas 2026 di Barito Timur menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, dan seluruh pemangku kepentingan mampu menghadirkan gerakan pendidikan yang lebih bermakna dan berdampak.
Mari terus bergerak, berkolaborasi, dan berdampak!
Hardiknas2026 #IGI #KolaborasiPendidikan #NgopiBartim #IGICUP #UntukNegeri









