H. Aramsah, M.Pd Nahkodai IGI Kabupaten Kutai Timur

0
1557

Reportase Sismanto HS*)

Sabtu, 19 November 2016 pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Kutai Timur punya hajat mengadakan musyawarah daerah di ruang Hexagonal YPPSB – PT. Kaltim Prima Coal dengan agenda utama menentukan ketua Ikatan Guru Indonesia Kabupaten Kutai Timur. Kegiatan yang dibuka tanpa seremonial pejabat, berlangsung secara hikmat dengan dihadiri oleh anggota- anggota Ikatan Guru Indonesia yang ada di kabupaten Kutai Timur.

Sismanto, M. Pd., ketua panitia musda ketika ditanya di sela-sela padatnya acara musda tentang tidak adanya pejabat yang membuka menyampaikan pernyataan “Kami tidak ingin terlalu fokus mengundang pejabat sehingga esensi dari kegiatan musda tidak terpenuhi. IGI hadir untuk memberikan kontribusi nyata tentang perlunya peningkatan mutu guru di kabupaten Kutai Timur, namun demikian IGI siap bersinergi dengan pemerintah baik diminta ataupun tidak untuk peningkatan kompetensi guru”

Pada kegiatan tersebut, secara aklamasi peserta musda menyepakati H. Aramsah, M. Pd, yang juga sebagai kepala MIN 1 Teluk Lingga-Kutai Timur terpilih sebagai ketua Ikatan Guru Indonesia Kabupaten Kutai Timur. Disamping ketua terpilih disepakati pula Anik Yusanti, M. Pd sebagai sekretaris dan Hj. Ani Purwati, S. IP., M. Pd sebagai bendahara IGI Kabupaten Kutai Timur.

Dalam kesempatan tersebut Imam Wahyudi, S. Si, M. Pd yang akrab dipanggil dengan Gus Imam, Waketum Regional Kalimantan yang hadir sebagai perwakilan Pengurus Pusat IGI memberikan ucapan selamat kepada ketua terpilih H. Aramsah, M. Pd. Sebagai ketua IGI Kabupaten Kutai Timur.

Dalam sambutannya Gus Imam menyatakan “IGI hadir dari, oleh dan untuk guru. Pengurus organisasi profesi guru seharusnya memang dipimpin oleh guru seperti IGI ini, bukan dipimpin oleh pejabat, pengelola yayasan dan bahkan politisi yang syarat dengan kepentingan tertentu. Bila organisasi profesi itu dipimpin oleh orang yang profesinya sebagai guru, maka organisasi tersebut bisa berjalan secara profesional dan independen. Sehingga guru akan menjadi subjek dalam menjalankan organisasi profesinya”.

*) Analis kebijakan pendidikan, Trainer Nasional dan Dirut Banyumili Travel

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here