SAGUSAKU IGI Penggerak Guru Menulis

0
84

Kegiatan Spectaculer SAGUSAKU IGI di 23 Kabupaten/ Kota Wilayah Provinsi Nangroe Aceh Darusalam berlangsung pada tanggal 6 s.d. 30 September 2018. Kegiatan roadshow dalam bentuk workshop menulis buku hingga terbit dijalankan secara estapet dimulai dari Kota Banda Aceh dan berakhir di Kabupaten Simeulue. Untuk mendatangkan pelatih disponsori oleh SAMSUNG dan Pengurus Pusat IGI dalam pengadaan tiket pesawat.

Workshop Spektakuler Roadshow SAGUSAKU dilaksanakan di Kabupaten Pidie Jaya pada tanggal 8 dan 9 September 2018 tepatnya di Aula SMAN Unggul Pidie Jaya dengan Pelatih Bapak Teddy Handika dari Sumatera Selatan. Ini merupakan SAGUSAKU ke dua yang dilaksanakan (SAGUSAKU PIJAY II), sebelumnya telah dilaksanakan kegiatan yang sama di Kabupaten Pidie Jaya pada tanggal 15 dan 16 Agustus 2018 bersama Pelatih Ibu Masdiana. Walaupun telah dilaksanakan baru satu bulan yang lalu antusias guru tetap besar. Peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 86 guru dari jenjang SD, SMP, dan SMA sederajat yang berada di Kabupaten Pidie Jaya.

Ketua IGI Daerah Kabupaten Pidie Jaya, Asnawi, M.Pd menyampaikan sambuatannya pada pembukaan kegiatan bahwa peserta kegiatan merupakan utusan dari KKG/ MGMP dari berbagai jenjang pendidikan. Diharapkan dari hasil kegiatan ini guru yang berhasil menerbitkan buku bisa menjadi penggerak kegiatan menulis buku di kegiatan KKG/ MGMP masing-masing. Pada awalnya ada 91 guru yang disiapkan untuk hadir, tetapi karena ada agenda lain beberapa guru tidak bisa hadir pada saat kegiatan hari ini berlangsung. Sehingga jumlah peserta yang dapat hadir pada kegiatan hari ini adalah 86 guru.

Kegiatan Workshop dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie Jaya, Bapak Saiful, M.Pd yang menyampaikan banyak harapan kepada guru untuk bisa tampil di even nasional dan mampu pergi ke luar daerah untuk berbagi ilmu. Besar harapannya untuk ke depan semua guru yang hadir di sini bisa membekali diri menjadi penulis buku dan mampu menjadi Pelatih Nasional untuk berbagi ilmu ke seluruh pelosok tanah air.

Di Pidie Jaya sudah dilaksanakan kegatan pendampingan siswa menulis melalui gerakan Aceh Cerdas, ketika kami dari pihak Dinas Pendidikan meminta guru untuk mendampinig siswa, timbul pertanyaan “Apakah pendampingnya pernah menulis?” Bukti nyata dari kegiatan menulis adalah terbitnya buku yang ditulis oleh guru. Sehingga melalui kegiatan SAGUSAKU ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie Jaya sangat menaruh harapan besar untuk menghasilkan Guru yang punya bukti nyata bisa menulis. Kadisdik mengharapkan ada komitmen guru menjadikan dirinya contoh yang bisa dibanggakan bagi siswa. Kebencian Allah, ketika kita mengatakan tetapi kita tidak melaksanankannya. Jangan sampai kita mengajak siswa untuk menulis, tetapi kita sendiri tidak melaksanakan kegiatan menulis.

Guru di Pidie Jaya bisa lebih daripada guru dari daerah lain, setelah kegiatan ini Kadisdik berjanji akan mencari mitra untuk mempublikasikan karya guru yang telah berhasil menyelesaikan naskah bukunya. Apa yang telah dilakukan hari ini merupakan awal, hari ini merupakan langkah awal dalam menulis. Sehingga pada akhirnya akan mewujudkan Guru Penulis yang punya bukti nyata dengan menghasilakn banyak buku.

Ditulis Oleh:
Teddy Handika, S.Pd., M.T.
Guru SMAN 1 Gunung Megang, Kab. Muara Enim SUMSEL
Pelatih Nasional SAGUSAKU IGI

Comments

comments