Tim IGI Antar Bantuan Gempa dan Tsunami Sulteng Bersama Dua Jurnalis Eropa

0
288

Minggu, 30 September 2018, pukul 11.00 WITA tiga kendaraan Tim IGI berangkat dari Makassar menuju Palu. Perjalanan dilakukan via darat karena bandara masih belum dibuka untuk penerbangan komersil.

Pak Farid bersama rombongan tiba di Makassar

Pak Farid, ketua IGI wilayah Sulteng dan 4 Ketua IGI Kabupaten/Kota di Sulteng yang waktu kejadian musibah terjadi sedang berada di arena Rakornas IGI Jakarta, terpaksa pulang lewat Makassar. Ditemui ketika berada di Bandara Soekarno Hatta terlihat wajah mereka harap-harap cemas karena sebagian keluarganya menjadi korban gempa dan tsunami Sulteng. Tampak mereka masih berupaya menghubungi keluarga dan kerabat di daerahnya via handphone, namun sebagian tidak bisa terkoneksi. Kawan-kawan pengurus IGI dari daerah lain yang berjumpa di Bandara pun ikut berbela sungkawa dan ikut menguatkan mereka agar bisa sabar dan tabah menghadapi musibah ini serta mendoakan agar keluarga yang belum bisa dihubungi selamat dari musibah itu.

Pak Farid dan kawan-kawan malam itu mengambil route penerbangan Jakarta – Makassar pukul 22.15 WIB. Tiba di Makasar, Ketum IGI, Muhammad Ramli Rahim yang sudah tiba lebih dulu di Makassar sudah mengkoordinasikan agar keberangkatan mereka lewat jalur darat ke Sulteng disertai dengan bantuan untuk para korban.

Ramli mengungkapkan setelah dibroadcast melalu WA, kurang dari 2 jam, begitu banyak bantuan yg disalurkan melalui Tim IGI yang akan berangkat siang ini ke Palu dari Makassar pada pukul 11.00. “Kami memutuskan untuk menambah 1 unit kendaraan lagi, sehingga menjadi 3 unit. Jika bapak dan ibu masih ingin menyalurkan bantuan terutama tenda dan selimut, silahkan hubung kawan Erfan di +62 821 88344277.” tambahnya.

Keberangkatan tim IGI juga disertai dua orang Jurnalis dari Eropa yang dijumpai pak Farid di Bandara Soeta tadi malam. Mereka akan dikawal oleh kawan Erfan yang punya keluarga di Palu. Rumahnya hancur dan keluarganya tidur di tenda dalam kondisi hujan deras.

Semoga saudara kita yang mendapat musibah di Palu tabah dan sabar menghadapinya, dan bantuan untuk meringankan korban segera datang.

 

Comments

comments