SIKAPI PANDEMI COVID-19, IGI TANGERANG SELATAN LAKSANAKAN PELATIHAN VIRTUAL

0
997

Salah satu dampak munculnya pandemi Covid-19 adalah adanya kebijakan pemerintah agar semua kegiatan dilaksanakan dari rumah, seperti bekerja dan belajar. Di kalangan pendidikan kebijakan ini mengharuskan guru mengajar dari rumah dan siswa belajar di rumah masing-masing. Menjembatani hal ini guru “dipaksa” untuk menggunakan teknologi pembelajaran jarak jauh (PJJ) yaitu internet. Sementara sebagian guru masih mengalami kebingungan tentang cara yang harus ia lakukan dalam PJJ tersebut.

Menyikapi hal tersebut IGI Tangerang Selatan, Banten telah melaksanakan pelatihan virtual untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi PJJ sekaligus dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2020. Pelatihan dilaksanakan secara daring sejak tanggal 2 – 10 Mei 2020.
Pelatihan ini terselenggara atas kerja sama IGI Kota Tangerang Selatan dengan DitPSMK Kemendikbud, Universitas Pamulang, dan Komunitas Virtual Indonesia (KVI) Banten.

Acara dimulai tanggal 2 Mei 2020 dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan Drs. H. Taryono, M.Si.. Dalam sambutannya Taryono menyampaikan penghargaan kepada seluruh panitia dan peserta yang tetap belajar meskipun dalam kondisi pandemi.
“Saya sangat mengapresiasi semangat bapak dan ibu semua yang terus mengasah diri agar terampil menggunakan perangkat PJJ dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan pembelajaran kepada anak didik di tempat masing-masing,”  tegasnya.

Sementara itu Ketua IGI Kota Tangerang Selatan Drs. Fikron Al Choir, MM., M.Pd. menyatakan bahwa guru merupakan garda terdepan sekaligus sebagai agen perubahan sehingga harus terus belajar.
“Jadilah guru penggerak dan pembelajar. Guru tidak hanya mengubah siswa tetapi juga mampu mengubah zaman,“ demikian Fikron yang juga Pengawas Dindikbud Tangsel ini.

Fikron juga menyampaikan terima kasih kepada Komunitas Virtual Indonesia (KVI) Banten dan DitPSMK Kemendikbud yang telah menyediakan kanal Webexnya untuk penyelenggaraan pelatihan daring ini.
Diinformasikan juga oleh Ketua Penyelenggara, Roch Aksiadi, bahwa peserta yang terdaftar sebanyak 248 orang yang berasal dari Tangerang Selatan dan beberapa daerah lainnya. Bukan hanya dari kalangan guru tetapi juga dosen, pelaksana di P4TK, dsb.

Pelatihan yang bertajuk “Desain PJJ Menyikapi Covid-19” ini menyajikan materi platform PJJ berbasis google, yakni Google Classroom, Google Drive, Google Form, Quizziz dan Quizlet. Masing-masing dibawakan pada tiga hari yang berbeda oleh empat nara sumber yakni Roch Aksiadi, Sofi Sofiana, Abd. Aziz Rofiq, dan Arrizal Muhaimin Yunus.

Sebagai peserta bu Sofie menyatakan sangat antusias mengikuti pelatihan dan memenuhi tugas pemateri sekalipun perlu perjuangan. Peserta lainnya, Ratna Ningrum menyampaikan kepuasannya terhadap pelayanan panitia dan pemateri.
“Sekalipun peserta lebih dari 200 oang namun panitia dan pemateri sangat melayani, memberi informasi, memberi support maupun menjawab pertanyaan-pertanyaan teknis lainnya,” demikian dalam testimoni tertulisnya.

Dalam mengelola peserta, Panitia membaginya dalam tiga kelas, sementara setiap kelas dipecah dalam kelompok kecil dengan anggota 7-10 orang/kelompok. Setiap kali pemateri menyampaikan materinya selalu ada tugas. Tugas-tugas virtual tersebut wajib dikolaborasikan dalam kelompok kecil tersebut. Misalnya dalam pembuatan kelas pada google classroom, pengisian ulangan online pada google form dan mempraktikkan membuat game edukasi Quizziz dan Quizlet.
***

Ref./foto: rofiq

Comments

comments