IGI Genjot Kompotensi Guru Melalui Kegiatan SADAR

0
432
Guru SMK Ranti Mula, Bogor, Umi Tira lestari

BOGOR – Ikatan Guru Indonesia (IGI) tak pernah berhenti berinovasi mengupayakan terlahirnya guru-guru dengan kompotensi mumpuni.

Salah satu cara yang dilakukan untuk meningkatkan kompotensi guru melalui kegiatan Saracehan Dalam Jaringan atau dikenal dengan istilah SADAR IGI. Sebuah konsep pelatihan guru dengan memanfaatkan kecanggihan tekhnologi.

“Semacam video conference. Pelatihan yang tidak lagi terbatas ruang dan waktu,” kata pengelolah SADAR, Umi Tira Lestari, Rabu 1 November 2017.

Kegiatan SADAR secara rutin dilakukan setiap Rabu malam. Tiap kegiatan mengangkat tema dan narasumber yang berbeda-beda.

Umi Tira menjelaskan, upaya peningkatan guru tak bisa hanya berharap pada pelatihan formal dalam satu ruangan. Melalui kegiatan SADAR, kompotensi guru bisa terus bertambah setiap waktu tanpa harus meninggalkan rumah.

“Kalau nunggu pelatihan sering tidak dikirim. Gimana caranya tambah kompotensi guru tapi tidak meninggalkan rumah. Ini sudah SADAR ke 36 dari tahun kedua,” katanya.

Program SADAR ini adalah hasil kerjasama dengan The Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO). Sebuah organisasi internasional yang dimaksudkan untuk memajukan kerjasama di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan di daerah Asia Tenggara.

Dalam sekali kegiatan, SADAR ini bisa menampung hingga 1000 guru sekaligus. Hanya saja, masalah utama bagi guru adalah ketersediaan kouta internet.

“Siapa saja bisa ikut. Semua guru itu berbaur didalam, pembicara pun itu ikhlaskan ilmunya, kegiatan sukarela,” ujar Umi Tira yang saat ini mengajar di SMK Ranti Mula, Bogor.

Ketua umum IGI, Muhammad Ramli Rahim dalam beberapa kesempatan menegaskan, upaya peningkatan kualitas dan kompotensi guru akan terus dilakukan. Selain kegiatan SADAR ada sejumlah kegiatan serupa lainnya yang muaranya bagaimana melahirkan guru kompoten.

Comments

comments