TOC BANTEN 2016: MELALUI TOC IGI, GURU TAK LAGI ZALIMI PESERTA DIDIK

2
688

Neli Fori Karliana

Ketua IGI Pandeglang Banten

TOC (Training of Coach) IGI wilayah Banten dilaksanakan pada tanggal 26 dan 27 Desember 2016 di GSG DPRD Provinsi Banten. Kegiatan yang diikuti 52 peserta anggota IGI wilayah Banten ini dibuka dengan resmi oleh Asda II Provinsi Banten Ir. Hj. Eneng Nurcahyati. Hal ini membuktikan bahwa keberadaan IGI di Banten mendapat dukungan penuh dari pihak pemerintah daerah yang diwakili oleh Asda II. Sebagaimana yang disampaikan oleh Hj. Eneng dalam sambutannya bahwa guru zaman sekarang sangat dituntut untuk menguasai teknologi baik untuk kepentingan administrasi, menambah ilmu dan wawasan, maupun untuk melakukan proses pembelajaran. Melalui TOC yang disponsori PT Samsung ini sangat diharapkan selain menghasilkan guru-guru yang hebat di bidang teknologi juga menciptakan para trainer baru yang handal sehingga dapat membantu memberikan pelatihan kepada guru-guru yang belum pernah tersentuh pelatihan di seluruh Indonesia. Mengapa IGI harus menyelenggarakan TOC? Jawaban pertanyaan itu sama dengan jawaban atas pertanyaan “Bagaimana agar guru tidak menzalimi peserta didiknya?”

Dalam kegiatan TOC peserta mendapatkan materi yang sangat bagus mulai dari optimalisasi penggunaan tablet A8 produk Samsung, animasi drawing, sparkol, menemu baling, juga PTK. Dengan menguasai materi-materi tersebut dapat dipastikan guru-guru anggota IGI akan dapat memberikan pelayanan pembelajaran kepada peserta didik dengan menarik, kreatif, serta inovatif. Selain itu dapat menjadi trainer untuk berbagi dengan guru-guru lain bukan hanya guru anggota IGI, sesuai dengan moto IGI sharing and growing together.

Dengan mengikuti TOC, guru menjadi melek teknologi sehingga dapat mengikuti langkah peserta didik yang telah terbiasa dengan teknologi dan perkembangannnya. Peserta didik terlahir dan tumbuh di dunia teknologi yang terus berkembang dan semakin canggih, sementara guru terlahir sebelum zaman teknologi seperti sekarang ini. Jika guru tidak menyesuaikan dengan perkembangan kemampuan peserta didik yang sarat dengan teknologi sama halnya guru telah menzalimi peserta didiknya sendiri. Oleh karena itu, TOC IGI adalah wahana yang tepat untuk memfasilitasi guru agar tidak lagi menzalimi peserta didiknya. Memang segala langkah dan kegiatan IGI untuk meningkatkan kompetensi guru tidak dapat diragukan lagi. IGI memang luar biasa, dan IGI paling mengerti dengan kebutuhan guru-guru hebat.

Comments

comments

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here