SINGAPURA, IGI.OR.ID– Ikatan Guru Indonesia (IGI) terus memperluas kiprah dan kontribusinya dalam membangun ekosistem pendidikan berwawasan global. Melalui program IGI Global Partnership and International Networking Program, Pengurus Pusat (PP) IGI Bidang Kerja Sama Luar Negeri mengoordinasikan delegasi sebanyak 24 peserta dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti rangkaian kegiatan EDUtech Asia Singapore 2026 pada 3–5 November 2026.
Mengusung tema Innovation in Education for a Better Asia, kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi IGI untuk memperluas jejaring internasional, menjajaki kemitraan pendidikan lintas negara, menyerap perkembangan inovasi teknologi pendidikan, sekaligus memperkenalkan kapasitas dan praktik baik guru Indonesia di panggung internasional.
Delegasi IGI berasal dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera Utara hingga Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Keberagaman latar belakang dan daerah asal peserta mencerminkan semangat kolaborasi guru Indonesia untuk terus belajar, bertumbuh, dan mengambil bagian dalam perkembangan pendidikan global.
Hari Pertama: Menjelajahi Inovasi EdTech dan Membangun Jejaring Internasional
Rangkaian kegiatan dimulai pada Selasa, 3 November 2026, melalui partisipasi delegasi IGI dalam program yang diselenggarakan EduSpaze, akselerator teknologi pendidikan di Singapura yang didukung oleh Enterprise Singapore dan merupakan bagian dari Spaze Ventures.Dalam agenda EdTech Exploration, peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal berbagai inovasi dan solusi teknologi pendidikan yang berkembang di kawasan Asia. Kegiatan dilanjutkan dengan AI in Education Leadership Workshop, yang memberikan perspektif mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dalam kepemimpinan dan transformasi pendidikan.
Hari pertama ditutup dengan Regional Networking Dinner, sebuah forum pertemuan dan jejaring yang mempertemukan para pendidik, pemimpin pendidikan, serta pelaku industri teknologi pendidikan dari berbagai negara. Melalui forum ini, delegasi IGI berkesempatan membangun komunikasi, bertukar gagasan, dan membuka peluang kolaborasi internasional.
Hari Kedua: Mempererat Hubungan dengan Sekolah Indonesia Singapura
Pada Rabu, 4 November 2026, delegasi IGI melaksanakan kunjungan kelembagaan ke Sekolah Indonesia Singapura (SIS). Kunjungan ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat hubungan antarlembaga pendidikan Indonesia di luar negeri sekaligus membuka peluang kerja sama dalam pengembangan profesionalisme guru.
Kehadiran delegasi disambut hangat oleh Kepala Sekolah Indonesia Singapura, Bapak Semuel Kuriake Balubun, M.Pd. Dalam pertemuan tersebut berlangsung sesi berbagi pengalaman dan wawasan mengenai penyelenggaraan pendidikan, pengelolaan sekolah, serta berbagai praktik baik yang dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan pendidikan di Indonesia.
Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas sambutan serta keterbukaan dalam membangun hubungan kelembagaan, PP IGI melalui Kepala Bidang Kerjasama Luar Negeri Ibu Dewi Sri Kusuma menyerahkan plakat kepada Sekolah Indonesia Singapura. Plakat tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum IGI, Dr. Danang Hidayatullah, S.H.I., M.H.
Pertemuan ini juga menjadi langkah awal untuk membangun kemitraan yang lebih berkelanjutan antara IGI dan Sekolah Indonesia Singapura. Pihak sekolah menyampaikan keterbukaan untuk terus menjalin komunikasi dan menjajaki kerja sama dengan IGI pada masa mendatang.
Setelah kunjungan sekolah, delegasi melanjutkan kegiatan dengan mengenal kekayaan sejarah dan budaya Singapura melalui kunjungan ke Masjid Sultan, salah satu ikon sejarah dan kebudayaan Islam di negara tersebut.Pada hari yang sama, peserta juga mengunjungi Sands Expo & Convention Centre, lokasi penyelenggaraan EDUtech Asia 2026. Delegasi mengikuti salah satu sesi seminar, mengamati area Explore Stage, serta mengunjungi berbagai stan pameran teknologi pendidikan. Pengalaman tersebut memberikan gambaran langsung mengenai perkembangan teknologi dan inovasi yang berpotensi diadaptasi untuk menjawab kebutuhan pembelajaran di Indonesia.
Hari Ketiga: Guru Indonesia Tampil di Panggung Pendidikan Internasional
Puncak partisipasi IGI berlangsung pada Kamis, 5 November 2026, dalam rangkaian konferensi dan pameran EDUtech Asia 2026 di Sands Expo & Convention Centre.
EDUtech Asia merupakan forum pertemuan internasional yang mempertemukan pendidik, pemimpin sekolah, akademisi, pengambil kebijakan, serta pelaku industri teknologi pendidikan untuk berbagi gagasan dan mengeksplorasi masa depan pembelajaran.
Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah pertukaran plakat antara IGI dan EduSpaze sebagai simbol apresiasi dan awal penguatan hubungan kemitraan. Dalam kesempatan tersebut, IGI menerima plakat penghargaan bertuliskan Appreciation – Ecosystem Partner dari EduSpaze.Apresiasi ini menjadi penanda penting bagi langkah IGI dalam memperluas keterlibatan di ekosistem teknologi pendidikan regional. Kedua pihak memiliki semangat yang sejalan dalam mendorong penguatan ekosistem edtech, memperluas kolaborasi, dan menghadirkan inovasi pendidikan yang relevan bagi kawasan Asia Tenggara, termasuk melalui peluang kemitraan dengan berbagai pihak di Indonesia.
Kebanggaan tersendiri hadir ketika tiga anggota IGI memperoleh kesempatan menjadi presenter dalam sesi Show & Tell. Ketiganya membawakan gagasan dan praktik baik pendidikan yang merepresentasikan kekayaan perspektif guru Indonesia.
Tiga topik yang dipresentasikan meliputi:
- How AI Empowers Teachers to Create Human-Centred Learning, yang membahas pemanfaatan perangkat AI praktis untuk menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan berpusat pada peserta didik, mengintegrasikan AI dalam praktik pembelajaran, serta memberdayakan guru agar mampu memanfaatkan teknologi secara etis dengan tetap mengembangkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis.
- Rooting Education in Cultural Wisdom, Branching into AI Futures, yang mengangkat pentingnya menjadikan kearifan budaya sebagai fondasi dalam menghadapi perkembangan teknologi. Presentasi ini menghubungkan nilai-nilai kearifan lokal, pemikiran Ki Hadjar Dewantara tentang kodrat zaman, serta pemanfaatan AI untuk membangun pembelajaran yang tetap berakar pada nilai kemanusiaan dan karakter.
- Implementing STEM Through Integrated Project-Based Learning, yang mengeksplorasi penerapan pembelajaran berbasis proyek terintegrasi untuk menggabungkan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) ke dalam pengalaman belajar autentik. Pendekatan ini mendorong kreativitas, kolaborasi, berpikir kritis, dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik.
Ketiga presentasi tersebut menunjukkan bahwa guru Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memiliki kapasitas untuk menghasilkan gagasan, mengembangkan inovasi, dan berbagi praktik pembelajaran yang relevan dengan tantangan pendidikan masa depan.
Kehadiran para presenter IGI dalam forum internasional ini sekaligus mempertegas pentingnya membangun kepercayaan diri dan kompetensi global guru Indonesia agar dapat berkontribusi dalam percakapan pendidikan dunia.
Lebih dari Sekadar Perjalanan: Membangun Pengalaman dan Persaudaraan Global
Di antara padatnya agenda konferensi, kunjungan kelembagaan, dan kegiatan jejaring, delegasi IGI juga berkesempatan mengenal berbagai destinasi ikonik Singapura serta menikmati pengalaman budaya setempat.
Momen kebersamaan selama perjalanan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan ini. Para peserta tidak hanya membawa pulang pengetahuan dan wawasan baru, tetapi juga persahabatan, inspirasi, serta semangat kolaborasi lintas daerah.
Keberagaman peserta dari berbagai wilayah Indonesia menjadi kekuatan tersendiri. Pertemuan dan interaksi selama tiga hari memperlihatkan bahwa kolaborasi dapat tumbuh ketika guru memiliki ruang untuk saling berbagi, belajar, dan bergerak bersama.
Komitmen IGI untuk Terus Bertumbuh di Tingkat Global
PP IGI Bidang Kerja Sama Luar Negeri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan IGI Global Partnership and International Networking Program di Singapura.
Evaluasi terhadap seluruh rangkaian kegiatan juga menjadi bagian penting untuk memastikan program-program internasional IGI berikutnya dapat berjalan lebih optimal, terarah, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi anggota serta dunia pendidikan Indonesia.
Keikutsertaan IGI dalam EDUtech Asia Singapore 2026 bukan sekadar partisipasi dalam sebuah konferensi internasional. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam membangun kepercayaan, memperluas jejaring, memperkuat kemitraan, dan menghadirkan guru Indonesia sebagai bagian dari komunitas pendidikan global.
Sebagaimana semangat IGI, Sharing and Growing Together, perjalanan ini menjadi pengingat bahwa kemajuan pendidikan tidak dapat dibangun sendiri. Dibutuhkan keterbukaan untuk belajar, keberanian untuk berkolaborasi, dan komitmen untuk terus menghadirkan perubahan.
Tiga hari di Singapura mungkin telah berakhir, tetapi gagasan, kemitraan, dan semangat kolaborasi yang tumbuh di dalamnya akan menjadi awal bagi perjalanan yang lebih besar.
Learn. Connect. Innovate. Shape the Future.
Ikatan Guru Indonesia (IGI)
Sharing and Growing Together.
Singapura, 3–5 November 2026
Penulis: Riksa Suci Imaniah - Sekretaris Bidang Kerjasama Luar Negeri PP IGI
3 speakers EduTech dari IGI



Tanggapan & Komentar Pembaca (0)
Tulis Tanggapan Anda